LIONTIN
Liburan panjang telah usai,semua siswa harus kembali ke bangku sekolah untuk melanjutkan aktifitas menuntut ilmu demi masa depan mereka,bergelut dengan buku dan seabreg pekerjaan rumah lainnya.
Indra dengan penuh semangat mengayuh
sepeda balapnya menuju sekolah,ia harus sampai disekolah pagi pagi
sekali karena hari ini dimulainya tahun ajaran baru,pemuda ini tidak mau
terlambat mengikuti upacara bendera sekaligus penentuan jurusan dan
kelasnya,apalagi pemuda ini terlibat langsung dalam kegiatan osis,hari
ini semua pengurus OSIS akan melakukan ospek terhadap siswa baru
disekolah,sebagai ketua OSIS gak lucu kalau dia malah telat ,lagi asyik
asyiknya menagayuh sepedanya,tiba-tiba saja ia dikejutkan suara klakson
mobil yang melaju kencang dari arah belakang,
" Astaghfirullah..."sambil mengucap istighfar,Indra melihat mobil itu melaju melewatinya seraya meninggalkan debu dibelakangnya.
sambil mengeleng-gelengkan kepala Indra
kembali melanjutkan perjalanan,ia tidak habis pikir kenapa orang orang
berada selalu mementingkan diri sendiri tanpa memperhatikan kepentingan
orang lain yang tentu saja juga mempunyai hak yang sama dengan mereka
dijalan raya.
tidak terasa Indra sampai juga digerbang
sekolah,sambil menuntun sepeda bututnya keparkiran,ia melihat
pekarangan sekolah sudah dipenuhi oleh para siswa,baik siswa lama maupun
siswa baru,rata rata wajah mereka terlihat cerah dan memperlihatkan
bersemangat,ada yang bergerombol seraya menceritakan pengalaman mereka
disaat liburan maupun yang asyik cuci mata mengoda para siswa baru.Indra
hanya tersenyum melihat kelakuan para teman temannya,bel masih 30 menit
lagi,Indra memutuskan melangkahkan kakinya kekantin,walaupun dirumah
dia sudah sarapan yang disediakan oleh Ibunya,dia hanya ingin mencari
segelas teh manis untuk membasahi tenggorokannya yang kering karena
harus mengayuh sepeda kesekolah,begitu sampai dipintu kantin,para
penghuni kantin langsung menyambutnya dengan ramah,memang tidak
diragukan lagi,pemuda tampan ini sangat familiar dengan seluruh penghuni
sekolah,pintar,ramah,ganteng serta terkenal sebagai ketua yang
bijaksana memimpin para anggotanya di organisasi sekolah OSIS.
" Jiaahhh....baru nongol ne
anak....teriak Butet dengan suara cemprengnya,cewek cantik ini tertawa
ngakak begitu Melihat Indra melewati mejanya seraya mencomot sebuah
bakwan yang ada didepannya,sebetulnya ni anak namanya bagus
Agustianti,tapi entah kenapa dipanggil Butet,apa masih darah Batak atau
bagaimana,Indra juga tidak tahu,tapi kalau benar,berarti si Butet ini
termasuk Batak yang cantik....hehehehehehehehee
"...Kasihan tuh liza dah gelisah
menunggu arjunanya.....sambung surya tidak kalah kerasnya seraya melirik
kesudut kantin tempat Liza terlihat tertunduk malu,wajahnya bersemu
merah,tidak bisa dipungkiri walaupun Indra pernah mengatakan hubungan
mereka tidak lebih dari hubungan sahabat,tapi hatinya masih menyimpan
perasaan yang tidak bisa diungkapkannya.
Seperti biasa pemuda ganteng ini hanya
tersenyum menanggapi canda teman temannya,dengan perlahan dia justru
melangkah dan duduk didepan Liza,kontan saja tindakannya ini menambah
riuhnya sorak dan tawa isi kantin.
" Dah lama za..? tanya Indra sambil mengunyah Bakwan yang dicomotnya tadi.
" Hadeuhhh.....dia malah nanya....cipika cipiki napa sech? teriak Butet lagi yang disambut suara tertawa teman2nya...
" Apaan sech..? jawab Liza,Wajahnya bertambah merah,matanya indahnya melotot kearah Butet.
" Beuhh...marah ni yee? sambut Butet lagi
" Udah....jangan dilayani Za...kayak gak tau aja kalau mereka suka bercanda...sambut Indra
" Nah lo....dibelain sang pangeran.....sambung Butet tetap semangat menggoda Liza.
" Syirik aja kamu Tet....kalau mau cipika cipiki,tuh ada Surya yang ku jamin pasti mau tuh....balas Liza
"Wooow.....mau bangeeetttt......sambut Surya tiba tiba...
" Bahh....kau cium aja tuh tiang....Balas Butet dengan sewot begitu ia melihat Surya mendekatinya,
kejadian ini menambah suasana kantin
bertambah riuh oleh suara tawa para penghuninya,sehingga tidak terasa
bel pun berbunyi,para siswa pun beranjak kelapangan untuk mengikuti
upacara bendera yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah.ucapapan
selamat datang dan selamat belajar tidak lupa diasampaikan sebagai
pelengkap pidato singkat yang disampaikan kepala sekolah sekaligus
penutup upacara pagi hari ini,semua siswa kembali memasuki kelas mereka
masing masing sesuai dengan penentuan yang diumumkan,sedangkan para
siswa baru masih tetap tinggal dilapangan untuk mengikuti ospek
/inagurasi penyambutan siswa baru yang diadakan oleh pengurus
OSIS,setelah meletakkan tasnya dikelas,Indra pun melangkahkan kakinya
kelapangan,begitu sampai dilapangan semua mata siswa baru melirik
kepadanya,khususnya para siswa wanita,mereka kagum dan terpesona dengan
ketampanan pemuda ini.
" Adik adik semua....kenalkan ini ketua
OSIS kita,namanya Kak Indra..."Meggy memperkenalkan Indra kepada semua
siswa baru yang mengikuti ospek.
" Selamat pagi Adik adik....kakak
ucapkan selamat datang dan selamat bergabung disekolah kita yang
tercinta ini,kakak harapkan adik adik betah dalam menimba ilmu
disini,adapun kegiatan ospek ini hanya sekedar pengenalan,jadi tidak ada
yang namanya tindakan plonco - ploncoan,jadi kakak harap semuanya bisa
mengikuti dengan penuh semangat....Indra memberikan sambutan.
" Baik kaaaakkkk......sambut Para siswa dengan serentak
" Oke....silahkan kalian lanjutkan
kegiatannya,kakak mohon maaf karena tidak bisa mendampingi adik-adik
semua,karena kakak masih ada keperluan keruangan kepala
sekolah....sambung Indra kembali.
" Baik kaaaakkkk.....Balas mereka
kembali,setelah memberikan sambutan Indra dan Liza melangkahkan menuju
keruangan kepala sekolah,tapi baru 15 menit,tiba tiba saja terdengar
keributan diluar,semua siswa berlari kelapangan termasuk Indra,disampai
disana mereka melihat Surya yang juga merupakan salah satu anggota OSIS
terkapar dilapangan,Indra langsung mendekati untuk melihat apa
sebenarnya yang telah terjadi.
" Ada apa ini? tanya Indra kepada salah seorang siswi yng terlihat berdiri didekat Surya..
" Ne setan kurang ajar banget...sahut siswi itu dengan ketus.
" Ehh kamu yang sopan dong ngomongnya....sambut Liza begitu mendengar kata kata tidak sopan yang meluncur dari mulut siswi itu.
" Napa lo? gak suka? masalah buat lo....? sahut siswi itu bertambah kurang ajar
Indra hanya terdiam,bukan karena
mendengar kata-kata siswi itu,tapi dia terpaku sewaktu melihat dileher
siswi itu melingkar sebuah kalung dengan liontin berbentuk kepala
Harimau.
" ngapain lo ngeliat - liat gw? kali ini siswi itu bertanya kepada Indra
"....Apa lo juga mau terkapar kayak ne cowok? tanya siswi itu lagi yang membuat Indra tersadar dari keterpakuannya.
" Apa yang telah dia lakukan? tanya Indra perlahan
" Ne setan telah kurang ajar megang2
kalung gw,sekarang mungkin kalung,besok dia pasti menyentuh bahagian
tubuh gw yang lain,emang kalian pikir gw cewek apaan? sahut siswi itu
dengan ketus.
" Hmmm....emangnya tu kalung kamu dapat darimana? tanya Indra kembali
" Mau ngapain lo nanya nanya? kalung...kalung gw....urusan apa lo mau tau gw dapat darimana?
Indra kembali terdiam,ia teringat
peristiwa tadi pagi,sekilas ia melihat kalau pengendara mobil yang
hampir menyerempetnya tadi pagi adalah siswi ini,tidak heran kalau
sikapnya kurang sopan.
" Ya udah....kamu kembali kebarisan,yang
lain bantu Surya bawa keruang UKS ' ujar Indra perlahan seraya
membalikkan badannya,Liza yang melihat kelakuan Indra mengikuti langkah
pemuda itu,ia merasa heran melihat tingkah Indra yang mendadak
aneh.segala macam praduga berkecamuk didadanya,jangan jangan Indra
tertarik kepada gadis itu,rasa cemburu menyelinap kedalam dada gadis ini
yang menambah kebencianya terhadap siswi kurang ajar itu.
" Ada apa sech ndra? tanya gadis itu
" Nggak ada apa apa kok....sahut Indra
" kamu terlihat aneh gitu...
" Ahh...itu hanya dugaan kamu saja..
" Hmm....kamu suka ma cewek itu ya? selidik Liza dengan nada cemburu
" Apaan sech? Tanya Indra seraya melirik kearah Liza dengan tajam
".....Percayalah....nggak ada apa apa kok.....sambung Indra kembali
"Ya udah kalau gitu....aku mau balik ke
kelas...." sahut Liza Lirih,gadis ini langsung membalikkan badannya
meninggalkan Indra yang masih terduduk diam dilapangan basket,pemuda ini
masih belum percaya dengan penglihatannya barusan,tidak menunggu lama
untuk menemukan orang yang digambarkan oleh kakeknya lewat mimpi,tapi ia
masih ragu apakah betul gadis kaya dan sombong itu adalah reinkarnasi
adiknya?karena sifat dan tingkah lakunya sangat bertolak
belakang,Almarhumah adiknya sangat lembut,sopan dan sangat santun baik
dalam tutur kata maupun dalam pergaulannya,sedangkan gadis itu sangat
sombong dan tidak mempunyai sopan santun sama sekali.disaat Indra larut
dalam lamunannya,ia tidak menyadari kalau ada sepasang mata yang
menatapnya dari jauh,jujur saja sejak pertama kali melihat pemuda
ini,pemilik mata itu yang tak lain gadis angkuh itu merasakan sesuatu
yang ganjil dihatinya,ia merasa sangat mengenal sosok pemuda itu,tapi ia
tidak ingat dimana,apa lagi ia dan keluarganya baru saja pindah dari
kota Jakarta,jadi mustahil rasanya dia pernah bertemu pemuda
ini,walaupun sudah berulangkali membantah kata hatinya,tapi tetap saja
ia merasa pemuda itu pernah ia lihat enntah dimana.
Nama Gadis ini Desy,dia anak semata
wayang dari seorang pengusaha kaya yang sedang mencoba mengembangkan
bisnis nya dikota pekanbaru,dikarenakan prospek bisnis sangat bagus
dibumi lancang kuning ini,pengusaha yang bernama Cakra adi buana ini
memboyong istri dan anak semata wayangnya,jadi sebetulnya tidak heran
kalau Dessy terlihat angkuh dan sombong dikarenakan ia selalu merasa
kesepian,kedua orang tua nya terlalu sibuk dalam urusan pekerjaan
membuat Gadis ini melampiaskan rasa sepinya dengan tingkah sombongnya
dengan tujuan mencari perhatian orang disekitar,ditambah pengaruh
pergaulan kota metropolitan membuat pribadi Dessy makin sulit buat
dijangkau dan ditebak,padahal didalam hatinya,gadis ini sangat rindu
kasih sayang.
Dengan perlahan gadis itu mendekati Indra yang masih larut dalam lamunannya.
" Hai....sapa gadis itu seraya duduk didekat Indra
" Ehh....Hai juga.....sahut Indra
kaget,ia tidak mengira orang yang barusan dilamuninnya tiba tiba saja
sudah duduk disampingnya.
" Ngapain lo disini...? tanya gadis itu
" Nggak...cuma lagi duduk duduk aja....
" Ahh...lo jangan bohong,dari tadi gw perhatikan elo ngelamun disini,mang lo mikirin apa sech? ngelamun jorok ye...??
Indra hanya tersenyum mendengar celutukan gadis itu
" Oh ya...gw Dessy....kalau gak salah nama lo tadi Indra ya? tanya gadis itu lagi
" Iya....
"Hmm....gw penasaran ma pertanyaan lo
tadi,napa lo nanya masalah kalung gw?sorry kalau tadi gw agak kasar,abis
gw eneg ma teman lo tadi yang seenaknya aja nyentuh kalung kesayangan
gw..sambung gadis itu.
" gak sech...aku hanya penasaran aja,itu
kalung kamu dapat darimana? karena kalung itu mengingatkan ku kepada
almarhumah Adik bungsu ku yang sudah meninggal beberapa tahun yang
lalu,karena dimasa hidupnya dia selalu memakai kalung persis seperti
kalung yang kamu pakai,berliontinkan kepala harimau,kalung itu pemberian
Almarhum Ayah kami,jadi disaat melihat kamu memakai kalung itu,kontan
saja aku terbawa oleh kenangan itu.
" Hmmm....gitu ya? sahut gadis itu seraya manggut manggut.
" kalau kamu tidak keberatan,apa kamu mau menjawab pertanyaan ku tadi..? tanya indra kembali
" Kisahnya lumayan panjang sech,tapi
yang jelas ne liontin gw dapat dari seorang pria tua yang gw temuin lagi
kelaparan,karena kasihan tu orang gw beliin nasi bungkus dari warung
nasi dekat - deakat situ,awalnya sech gw gak mikirin imbalan karena bagi
gw harga sebubgkus nasi warteg gak seberapamtapi disaat kakek tua
memberikan liontin ini sebagai ucapan terimakasih,gak tau kenapa gw
langsung suka,ya udah langsung aja gw satuin ma kalung pemberian
bokap....jawab gadis itu dengan panjang lebar.
".....ehh ngapain lo senyum senyum?
tanya gadis itu tiba -tiba begitu menyadari Indra sepertinya lagi
menahan senyum geli mendengar ucapannya
" Gak sech....cuma aku mau nanya...bokap itu apa sech..? tanya indra kembali
" Ooo....Bokap tu artinya papa
gw...wahh katro' juga lo....sambut Dessy sambil mengetuk kepala Indra
pake buku yang lagi dipegangnya.
Tapi tanpa disadari,ada sepasang mata
yang memperhatikan mereka dari jauh dengan pandangan
cemburu,yaahh....Liza mendadak kembali kelapangan untuk menemui
Indra,tapi langkahnya terhenti ketika melihat Indra dan Dessy sedang
duduk dan ngobrol dengan akrab berdua dipinggir lapangan.,tanpa pikir
panjang ia kembali balik arah,ia merasa tidak sanggup melihat keakraban
pemuda yang dicintainya dengan gadis yang baru saja dikenal dan sangat
dibencinya karena kesombongan dan keangkuhannya itu.
dengan perasaan gundah ia kembali kekelas,Butet yang melihat ekspresi wajah Liza pun mendekat
" Ngapo dikau menung aje,dah macam
oghang kematian laki je...? tanya Butet menggunakan logat melayu Riau
yang merupakan bahasa sehari harinya dirumah bersama Liza,karena memang
mereka tinggal disatu komplek perumahan ( bingung khan? nama Butet tapi
logat melayu..hehehehehehe)
" Tak ada apo2...aku cuma penat je...sahut Liza
" Alaaahh...aku pula nak dikau bohongi,aku juga liat pemandangan dilapangan tu....sambung Butet
" Apa hubungannya ma aku? tanya Liza
" Liza...aku ni tak bodoh...aku tau
dikau ne cinta ma Si Indra khan?tapi dikau mesti sadar kalau si Indra tu
bukan milik dikau je...hampir semua gadis disekolah ni bermimpi jadi
kekasih pemuda tampan tu......seharusnya dikau bersyukur,dari sekian
banyak gadis,dia malah dekat ,ma dikau sampai kami semua iri melihat
kebersamaan kalian.....
" Tapi dia hnaya anggap aku sahabat...tak lebih....sahut Liza dengan lirih.
" Entahlah....aku juga tak tau nak cakap
apa lagi....sahabat dikau tu memang misterius,dia tidak pernah
menampakan wajah menyukai salah satu dari kita,kebaikan nya kepada kita
semua tak ada bedanya....kita semua diperlakukan sama.....sambung Butet
lagi seraya menghela nafasnya sendiri.
" Iya Tet....entah sampai kapan aku akan sanggup menahan gejolak dihati ku.....sahut Liza
" Biarlah waktu yang akan menentukan kepada siapa hati pemuda tu akan berlabuh....jawab Butet berfilsafat bak penyair kesiangan.
"...Udah ahh....kekantin yuk...lapar
lagi nech...sambung Butet seraya menarik tangan Liza agar bangkit dari
kursinya,dengan perasaan malas dan perasaan yang galau Liza pun
mengikuti langkah sahabatnya ini kekantin Pak Taswir.
kembali kelapangan basket tempat indra
dan Dessy yang masih terlihat ngobrol,seorang pemuda yang kelihatannya
juga anak orang berada mendekati mereka, pemuda ini juga merupakan siswa
baru seangkatan dengan Dessy,pemuda inilah yang tadi menjegal Surya
dari belakang tanpa disadari oleh surya disaat Acara ospek dilapangan
sekolah sehingga surya terkapar dihalaman,walaupun semua siswa melihat
kejadian itu,tapi tidak satupun yang buka mulut kenapa Surya bisa
terkapar karena terkena tendangan Dessy,padahal mereka tahu kalau Joe
nama pemuda ini ikut andil mencelakakan surya karena perasaan senasib
serta ketidak senangan mereka melihat kelakuan surya yang mereka nilai
sangat lancang menyentuh dada seorang gadis hanya gara - gara merasa
diri senior disekolah itu,sebetulnya surya bukan tipe cowok kurang
ajar,hanya saja ia punya sifat usil dan urakan,sehingga tidak menyadari
bahwa kelakuannya ini sering dinilai orang lain sebagai sikap kurang
ajar.
" Hai....asyik banget sech ngobrolnya,kantin yuk....ngapain juga ngobrol gak jelas dipinggir
lapangan gini....ujar joey seraya melirik sinis kearah Indra
" Gakk....gw cuma ngobrol aja ma ne anak.....sahut Dessy santai
" Hadeuhh....it's useless conversation....sambut joey sambil mencibir kearah Indra
" Come on....dont say like that....Dessy
membalas dengan ekspresi merasa tidak enak karena jelas joey menyindir
keberadaan indra didekatnya yang memang jauh berbeda penampilannya
dengan joey yang terlihat elegant sedangkan Indra hanya berpenampilan
sederhana,walaupun ketampanan mereka sebanding.Indra yang mendengar
percakapan dengan bahasa asing itu hanya tersenyum,karena mereka sadari
kalau indra sangat mengerti dan jago dalam pelajaran yang satu itu.tapi
ia memilih pura-pura tidak mengerti karena ia menilai tidak ada gunanya
melayani sindiran joey yang jelas jelas merendahkannya.
"Oke dech...kapan kapan kita sambung
lagi ya....gw ma joey mo kekantin,abis gw laper banget karena tadi pagi
gak sempat sarapan,cuma minum jus jeruk ma sepotong roti
doang.....sambung dessy sebelum mengikuti langkah Joey kekantin,Indra
hanya menggannguk pelan,tiba tiba saja firasatnya merasa tidak enak
begitu melihat gelagat joey yang sepertinya punya niat jelek terhadap
Dessy,tapi dia tidak bisa membuktikan dugaannya,ia hanya bisa memandang
mereka yang makin jauh meninggalkan nya.
akhirnya indra pun beranjak meninggalkan lapangan,ia berniat melihat keadaan surya diruangan UKS
Ternyata Surya sudah siuman,tapi masih terlihat masih lemah.
" sebetulnya bagaimana kejadiannya sampai kamu babak belur seperti ini? indra mencoba mengajukan pertanyaan kearah Surya
" Awalnya biasa biasa aja,aku
menjalankan tugas dari kamu dengan baik,tapi disaat aku memeriksa
barisan,aku tertarik dengan liontin yang dipakai cewek itu,liontinnya
unik banget,biasanya cewek suka memakai liontin emas yang berbentuk hati
atau nama nya,tapi cewek itu malah memakai liontin berbentuk kepala
harimau Ndra...sahut surya dengan perlahan sambil meringgis menahan
sakit dikepalanya.
" Lalu...? tanya Indra kembali
" Entah kekuatan apa yang mengerakkan
tangan ku langsung saja memegang liontin yang dipakainya,tiba-tiba saja
gadis itu menendang perut ku,disaat aku terkejut karena tidak siap
menerima serangan mendadak itu,aku merasa sebuah pukulan keras juga
mengenai kepala ku sehingga penglihatan ku langsung gelap,tapi aku yakin
ada seseorang yang membantu gadis itu dengan menjegalku dari
belakang,tapi aku tidak sempat melihat pelakunya karena aku sudah keburu
pingsan dan begitu sadar sudah berada diruangan ini....jawab surya
kembali
"Hmm....gitu ya? Indra sudah bisa
menerka apa sebenarnya yang sudah terjadi,ia yakin kalaun pelaku nya
tidak lain adalah joey karena melihat keakraban Dessy dengan Pemuda
itu,tapi sayangnya ia tidak punya bukti karena semua siswa yang ada
dilapangan satupun tidak ada yang mengaku melihat siapa pelakunya.dari
cerita surya ini menambah kecurigaan indra terhadap Joey kalau pemuda
itu bukan pemuda baik baik...Indra bertekad akan menyelidiki siapa
sebetulnya Joey,berdasarkan data yang ada di tata usaha,joey tidak
diketahui latar belakang keluarganya,yang mereka tahu Joey adalah anak
seorang pengusaha barang antik.
begitu bel pulang berbunyi,semua siswa
berhamburan keluar sekolah,Indra pun terlihat menuntun sepedanya keluar
pekarangan sekolah,Liza yang melihat Indra keluar berusaha mengejar dan
mensejajarkan langkahnya dengan langkah Indra
" Ndra....kerumah ku yuk....mama katanya pengen masakin masakan kesukaan kamu,sekalian ngobrol katanya.....
" Waduhh....aku harus pulang za...tadi
Ibu menyuruhku pulang cepat karena harus mengantikan beliau tuk
berdagang dipasar,khan kamu tau kalau kehidupan kami tergantung dari
berdagang dipasar,sampaikan saja permohonan maaf ku pada mama mu...insya
Allah lain waktu aku pasti akan menghadiri undangan mama kamu....sahut
Indra dengan halus
" Ya udah dech....sampaikan juga salam ku buat Ibu...balas Liza dengan perasaan kecewa.
" Oke ..aku duluan ya...sambung Indra
seraya menaiki sepedanya,tapi begitu keluar dari pekarangan,matanya
melihat Joey dan Dessy bergandengan menaiki mobil milik joey,sedangkan
mobil milik dessy dibawa oleh sopirnya yang disuruh sang mama menjemput
mobil kesekolah karena mau dipake ke acara kondangan disebuah hotel
berbintang yang ternama dikota Pekanbaru.tanpa menoleh sedikitpun mereka
melaju melewati indra dengan meninggalkan debu dibelakang,Perasaan
indra makin tidak menentu,tapi dia bisa berbuat apa? karena
kecurigaannya terhadap Joey belum terbukti.....sambil merenung Indra
kembali mengayuh sepedanya agar bisa secepatnya tiba dirumah,kasihan
kalau ibunya kelamaan menunggunya dipasar.
***********************************************************************************
Sehabis sholat maghrib,Indra duduk
didepan rumahnya,tiba -tiba ia melihat Hendri tetangganya
mendekat,sambil mengucapkan salam Hendri langsung mengambil tempat duduk
disamping Indra
" Tumben kamu kemari Ndri...ada apa nech? tanya indra begitu Hendri menjejakkan pantatnya dikursi
" Oo...sebetulnya aku mau nagajak kau keluar Ndra....sahut Hendri
" Mau ngajak kemana? tanya indra penasaran
" Aku mau ngajak kau nyari hadiah buat pacar ku....
" Jiahh....laku juga akhirnya? Indra terttawa meledek
" Sialan kau ndra...kau pikir aku gak
laku apa? gini gini aku gak jelek - jelek amat...pastilah ada cewek yang
mau aku pacari...sahut Hendri dengan sewot.
" Oke lah....aku ganti baju ma izin ma ibu dulu ya....sahut indra seraya melangkah kedalam
" Buruan ya.....!! teriak hendri lagi
" Iyaa....tunggu bentar... jawab Indra dari dalam.
" ....Bu....Indra keluar bentar ya.....Indra pamit sambil mencium tangan wanita parobaya itu
" Iya....hati hati dijalan...pulangnnya jangan kemalaman,biar besok tidak telat kesekolah....Jawab wanita itu.
" Iya Bu....Assalamaumalaikum....sahut Indra mengucapkan salam
" Wa alaikum salam....
Denganmenggunakan sepeda motor milik
Hendri,kedua pemuda itu membelah dan ikut berbaur dijalanan kota
pekanbaru untuk menuju sebuah Mall dikota Bertuah ini,pas diperempatan
lampu merah Tambusai-soekarno hatta,tiba -tiba mata indra melihat sebuah
mobil disampingnya,ia merasa mengenal pengemudi kendaraan
itu,yah....itu Gito...salah satu penjahat yang pernah menyandera liza
tempo hari ( Baca Sahabat sejati ),entah bagaimana Laki laki itu bisa
bebas berkeliaran didunia luar,sebab setahu Indra laki laki itu dan
komplotannya sudah diringkus oleh POLDA SUMBAR dan Sedang menghuni LP
Muara Padang,yang membuat Indra terkejut ketika ia melihat Joey diantara
pria brangasan yang berada didalam mobil itu,firasatnya makin merasa
tidak enak,karena ia merasa ada yang tidak beres dengan joey ,disaat
indra masih bergelut dengan rasa penasarannya,traffic light sudah hijau
dan mobil itu pun meluncur meninggalkan mereka.
" Ndri....ikuti mobil itu....Perintah Indra menyuruh Hendri membelok untuk mengikuti mobil yang barusan dilihatnya.
" Ada apa sich Ndra..? tanya Hendri penasaramn karena tiba tiba saja Indra menyuruhnya mengikuti mobil didepannya.
" Udah...ikuti aja...nanti aku ceritain....
"Suka suka dikau lah.....jawab Hendri
seraya memacu motornya mengejar mobil yang ditunjukin Indra,mobil itu
terus melaju menyusuri jalan Arengka /Soekarno Hatta mengarah ke kejalan
Riau ujung dan baru berhenti disebuah rumah mewah,dari mobil itu keluar
beberapa orang laki-laki mengandeng 3 orang wanita cantik,tampaknya
mereka sedang dalam kondisi mabuk berat,Gito yang mengendarai mobil
begitu turun melirik kiri kanan seolah kuatir diikuti sebelum menutup
pintu pagar Rumah itu,Indra dan Hendri dan berhenti tidak jauh dari
rumah itu memutuskan menunggu diwarung kecil dengan berpura pura membeli
minuman ringan,sambil bertanya siapa pemilik rumah itu,ternyata
berdasarkan keterangan pemilik warung, pemilik rumah itu adalah Broto
seno,seorang pengusaha Barang antik,rumah itu baru saja dibeli broto
dari pemilik lamanya sekitar 6 bulan yang lalu,dan tidak pernah terlihat
keluar kecuali pada pagi hari dan malamnya selalu saja ada tamu yang
datang berkunjung, setelah mendapat keterangan,Hendri dan Indra pun
beranjak pergi tapi belum jauh,Indra memutuskan turun kembali dan
berjalan kearah samping rumah,ia mencoba melihat sekeliling dan setelah
dirasa aman,Indra beranjak mendekati pagar samping Rumah itu dan sekali
lompat dia sudah berada didalam pekarangan,dengan mengendap endap Pemuda
itu berusaha mengintip kegiatan yang ada didalam rumah
tersebut,diruangan tamu terlihat joey dan beberapa pria sedang berbicara
dengan serius.Indra mencoba menajamkan pedengarannya untuk mengetahui
isi pembicaraan mereka.
" Boss...apa rencana kita selanjutnya? Gito membuka pembicaraan
" Hmmm....buat sementara kamu bantu dulu
teman teman kamu mengedarkan INEX di club club malam dikota ini,jangan
sampai kegiatan kalian ini tercium oleh pihak berwajib,kalau perlu
kalian peralat semua pelayan diclub itu untuk membantu kalian
mengedarkan kepada semua tamu...sahut seorang pria parobaya yang
dipanggil Boss itu.
"....lalu bagaimana dengan dendam saya boss? tanya Gito lagi
" Itu kita urus belakangan,yang penting
kamu jangan meniru kelakuan ceroboh boss mu itu,bekerja gak pake
otak....sahut Pria itu lagi
" Dan kamu joey....bagaimana keadaan
disekolah kamu?Broto pun mengajukan pertanyaan kepada Joey yang duduk
tidak jauh dari para pria itu..
" Masih penjajakan pa...sahut Joey santai
" Apa kamu sudah melihat peluang untuk mengembangkan bisnis disekolah itu...??
" Sipp....joey udah berhasil
mempengaruhi beberapa cecunguk kaya disekolah itu untuk mengkosumsi
barang kita pa....tinggal menunggu mereka datang dan mengemis kepada
kita......
" Bagus.....itu baru anak Papa....Broto memberikan pujian
" Lalu.....peluang untuk mendapatkan wanita disekolah itu bagaimana?
" Gampang banget pa....rata rata
ceweknya mudah diperdaya hanya dengan modal dikit,mereka sudah bisa
digaet pa....joey gitu lho......sahut joey bangga
" bagus...kamu gaet dan jerat mereka
agar bisa kita jadikan komoditi,Mr Frans udah beberapa kali nelpon papa
minta pesanan gadisnya dikirim secepatnya....beliau berani bayar mahal
untuk satu perawan,jadi jangan kamu rusak semua...ngerti?
" Sipp dech pa....oh ya...Joey minta
uang lagi dong...Joey janji mau traktir cewek disekolah Joey
pa...anaknya cantik dan juga anak orang kaya....sapa tau besok bisa juga
dimanfaatkan pa....hehehehehehehe....' sahut joey sambil tertawa
ngakak.
" Ya udah....besok papa transfer kerekening kamu....
" Thank's pa.....sahut Joey sambil menagambil minuman diatas meja dan langsung menenggaknya
Indra yang mendengar diluar jadi
terperangah karena feeling dan firasatnya tidak meleset,Joey ternyata
adalah anak Broto seno,diluar dugaan mereka adalah jaringan pengedar
Narkoba dan human trafficking ( penjual wanita ke luar negeri
),firasatnya mengatakan kalau cewek yang dimaksud Joey adalah Dessy,hal
ini makin membuat Indra bertekad menyelamatkan dessy dari niat jelek
joey,tapi sampai sekarang Indra belum menemukan jalan untuk memberi
tahukan hal ini kepada dessy,sebab pasti bukan pekerjaan mudah untuk
meyakinkan gadis itu dikarenakan indra belum begitu mengenal gadis itu
lebih dekat,setelah pembicaraan itu selesai,Gito dan beberapa pria
lainnya langsung keluar,Indra yang melihat kondisi ini langsung melompat
keluar agar keberadaannya tidak diketahui,ia kembali ketempat hendri
yang menunggunya.
" kamu ngapain sich ndra? Tanya Hendri begitu Indra mendekatinya
" jalan aja dulu,nanti kuceritakan
diperjalanan,bukankah kamu mau membelikan hadiah buat pacar kamu? jawab
indra sambil menaiki motor Hendri,belum beberapa jauh mereka
bergerak,mobil yang dikendarai Gito lewat dan mendahului mereka.
" kamu ingat gak kasus yang menimpa aku kemaren? tanya Indra
" Kasus penculikan teman sekolah kamu itu ya? lalu apa hubungannya dengan tindakan kamu barusan? tanya hendri kembali
" Salah satu penjahat itu baru saja
melewati kita,dan yang paling mengejutkan...anak pemilik rumah itu
adalah salah satu murid baru disekolah ku...jawab Indra
" Terus..?
" Mereka adalah komplotan pengedar
Narkoba dan penculik wanita untuk diperjual belikan ke luar
negeri....papar Indra panjang lebar
" waduhh....serem juga ya? lalu kamu mau
ngapain? mau sok jadi pahlawan mencegah perbuatan mereka? udah
dech...jangan coba coba jadi pahlawan kesiangan,biarin aja itu menjadi
tugas pihak kepolisian.....
" Iya sech...tapi aku gak bisa
membiarkan begitu saja,apa lagi tadi aku mendengar kalau mereka sudah
masuk kesekolah sekolah untuk mengedarkan narkoba serta berusaha
menjerat cewek disekolah itu untuk mereka jual....
" Astaghfirullah....kalau gitu,sebaiknya kita laporkan saja kepihak kepolisian....
" Tidak segampang itu Ndri..polisi tidak akan percaya dengan omongan kita karean kita tidak mempunyai bukti kuat...jawab indra
" Lalu...apa yang akan kamu lakukan? hendri malah balik bertanya
" Aku akan mencoba menyelidiki dan
mengumpulkan bukti agar kita bisa melaporkan mereka kepada pihak yang
berwajib.....sambung Indra
" Kita udah nyampe...mendingan kita
lupain aja kejadian barusan....sahut Indra seraya memarkirkan motornya
diarea parkiran Mall dan mengajak Indra memasuki untuk mencari kado yang
akan mereka beli,setelah dapat,Hendri mengajak indra masuk kesebuah
restoran untuk sekedar mengisi perut karena ia tahu kalau Indra sedari
tadi belum makan,baru setelah itu mereka meninggalkan mall untuk kembali
kerumah,sepanjang perjalanan Indra hanya diam,otaknya berfikir mencari
cara bagaimana mengatasi hal ini,tapi sesampainya dirumah pun tetap saja
pikirannya buntu.ia tidak menemukan solusi,akhirnya ia memutuskan untuk
berwudhu untuk menjalankan kewajibannya sebagai muslim melaksanakan
sholat Isya,sedangkan sang ibu terlihat sudah tidur,Indra merasa tidak
enak membangunkan sang ibu yang terlihat sangat kelelahan sehabis
berdagang seharian dipasar.
akhirnya selesai sholat,Indrapun beranjak keperaduannya untuk tidur karena besok pagi dia harus sekolah.
Sementara itu disebuah rumah mewah lainnya dipusat kota
pekanbaru,Dessy terlihat sedang melamun dibalkon rumahnya,ia tidak habis pikir
dengan kejadian yang dialaminya tadi pagi disekolah,kenapa dihari pertama dia
sudah mengalami suatu kejadian yang menjengkelkan,sebetulnya ia tidak ada niat
mencelakakan surya,tapi entah kenapa begitu cowok itu menyentuh liontinnya,reflex
saja anggota tubuhnya bergerak melakukan tendangan kearah perut cowok
itu,ditambah lagi ia juga heran kenapa ia bisa begitu saja percaya dengan
Joey,padahal ia baru saja mengenal cowok itu,hanya gara gara cowok itu
membantunya,walaupun hati kecilnya sangat membenci tindakan joey yang membokong
surya dari belakang,tapi dengan pintarnya cowok itu berkilah kalau tindakannya
juga reflex karena ia tidak suka jika ada yang merendahkan wanita didepannya
telah membuat Dessy bisa menerima alasan joey dan pesona joey yang terlihat
elegant telah mambuat gadis ini tertarik dan entah kenapa ia merasa ada suatu
perasaan aneh kepada cowok itu,sehingga bisa merubah perasaan Dessy yang pada
awalnya justru tertarik kepada sesosok Pemuda lain yang tidak kalah menawannya
dari Joey,yaitu sang ketua OSIS.pemuda itu sangat sederhana,tapi disaat pemuda
itu menanyakan soal liontinnya,timbul rasa antipati karena dessy mengganggap
pemuda itu sudah masuk kelingkaran zona pribadinya.
“
mikirin apa sech cy? Kok dari tadi mama liat kamu tu asyik ngelamun aja,sampai
sampai kamu tidak menyadari kehadiran mama? Tiba tiba saja dessy dikejutkan
oleh suara sang mama yang ternyata sudah lama duduk disampingnya
“
Ahh gak kok ma….Ecy gak ge ngelamun kok….
“
Alaaahh…..mama juga pernah muda kok kayak kamu,jadi mama tau kalau kamu tu
pasti lagi mikirin sesuatu,mikirin cowok ya? Tebak sang mama
“
Iddihhhh….apaan sech ma? Gak lah…..dessy kembali berkilah
“
Ciyussss?
“
Huahahahahahaha….ihh mama sok gaul dech,sok imut…..Dessy tertawa ngakak
mendengar celutukan mama nya
“
Masa sech putrid mama yang cantik ini gak ada yang naksir? Ledek wanita itu
lagi
“
Ada sech ma….ahh mama mo tau aja…!! Dessy menjawab dengan malu malu
“
Eits…..ngomongin apa sech? Tiba tiba saja sang papa ikut nimbrung
“
Hmmm….anak gadis kita lagi jatuh cinta pa…falling in love in first sight
kayaknya….jawab sang mama
“
Oh ya? Anak mana? Tapi anak baik baik khan?
“
Baik sech pa….bokapnya pengusaha barang antik….Dessy menjawab dengan tersipu
“
mantap tuh….kapan kapan kenalin ma papa dan mama ya!!
“
Hadeuhh…apaan sech? Orang ecy baru kenal kok….lagian belum tentu dia naksir Ecy….
“
Pasti dia naksir….mana ada yang bisa menahan pesona kecantikan putrid kesayangan
Cakra Adi Buana? Sahut Pak Cakra sang papa kembali menggoda putri tunggalnya ini.
“
Ihhh….papa genit dech ahh….balas dessy seraya mencubit Sang papa.
Tentu
saja sikap manja gadis ini membuat kedua orang tuanya tertawa
senang,walaupun
sudah remaja tapi tetap saja sifatnya kolokan,mereka menyadari bahwa
putri tunggal mereka itu sangat kesepian dikarenakan sang istri
dilarang dokter untuk melahirkan lagi pasca lahirnya Dessy,ditambah
karena
kesibukan mereka membuat Dessy selalu tinggal sendiri,pernah mereka
berniat
mengadopsi anak dari panti asuhan,tapi Dessy malah menolak karena kuatir
kasih
sayang orang tuanya berkurang,sejak kejadian itu mereka tidak pernah
lagi berniat
mengadopsi anak.
“ Udah ahh….ecy mau tidur,besok harus sekolah…..met malam
pa,met malam ma…..Dessy mencium kedua orang tuanya sebelum beranjak kekamar
pribadinya,tapi anehnya matanya justru tidak bisa terpejam,lagi lagi ingatannya
melayang layang,tiba tiba wajah Indra terpampang dimatanya,justru ini membuat
gadis ini bertambah benci karena kenapa bukan wajah Joey yang datang tapi malah
wajah indra….gadis ini berusaha membuang wajah itu dari ingatannya tapi tidak
berhasil,karena kecapekan,akhirnya gadis itupun terlelap dalam dunia mimpi.
*****************************************************************
Hari pun berlalu dengan cepat,masa
orientasi siswa baru sudah berakhir dan kegiatan belajarpun sudah
kembali berjalan normal,tapi sampai saat ini Indra masih belum bisa
menemukan jalan untuk mendekati dessy karena Joey tidak pernah lepas
dari sisi gadis itu,kalaupun berpapasan,Gadis itu justru membuang
muka,seolah tidak sudi melihatnya,mau tidak mau Indra hanya bisa
memandang dari kejauhan,tentu saja tingkah Indra ini tidak lepas dari
pandangan Liza,rasa cemburu makin bergejolak didada gadis ini,ia yakin
kalau Indra menyukai gadis angkuh itu,tapi ia tidak bisa dan tidak punya
hak melarang Indra menyukai siapapun karena karena ia hanya dianggap
sahabat saja,tidak lebih...!!
" Lagi lagi ku lihat kamu memandangi gadis itu,apa sech yang membuat kamu tertarik Ndra? tanya Liza dengan nada cemburu
" Gak ada...Jawab Indra singkat
" Tapi kenapa kamu selalu saja memandangi nya? kamu suka dia? apa gak ada gadis lain disekolah ini yang bisa membuat kamu tertarik? tanya Liza lagi
" Maksud kamu tu apa sech za? demi Allah aku tidak naksir gadis itu,tapi kamu ingat gak dengan cerita ku tempo hari kalau suatu saat aku akan menemukan orang yang merupakan titisan Almarhumah adik ku? ciri cirinya dia memakai liontin kepala harimau,dan gadis itu memakai liontin persis dengan yang pernah dipakai adikku...
" Hanya karena dia memakai liontin seperti kepunyaan adik mu bukan berarti gadis itu adalah titisan adik mu,karena liontin seperti itu banyak ditemui dipasar bawah sana,kalau aku memakainya,apa aku juga titisan adik kamu? gak khan? apa lagi sifatnya jauh bertolak belakang.....Liza memberikan argumentasi dengan ketus,hatinya semakin perih dan kebenciannya kepda Dessy semakin besar,karena ia tidak rela kalau pemuda yang dicintainya jatuh cinta kepada gadis yang dibencinya itu.
" Huuffth....entahlah Za....biarlah waktu yang akan membuktikannya,tapi bukan itu saja yang membuat aku selalu mengikuti gadis itu tapi pemuda yang disampingnya....Jawab Indra seraya menghela nafas dengan pelan
" Kenapa dengan cowok itu? tanya Liza penasaran
Indra kemudian menceritakan apa yang dilihat dan disengarnya beberapa waktu yang lalu,keterangan Indra itu membuat Liza terbelalak karena saking kagetnya
" kalau gitu,kenapa kamu tidak cerita kepada kepala sekolah biar anak itu ditindak....tanya Liza
" itulah susahnya Za karena aku belum punya cukup bukti....
" Hmm....lalu apa rencana kamu selanjutnya? tanya Liza kembali
" Alu sudah meminta anak yang lain untuk memantau semua siswa disekolah ini,jika mereka menemukan kejanggalan agar segera melaporkan kepadaku,tapi saat ini aku belum berhasil mendapatkan bukti kalau narkoba sudah masuk kesekolah ini....
Belum selesai Indra melanjutkan perkataannya,ia dikejutkan dengan teriakan dibelakang sekolah,Indra dan beberapa siswa lainnya pun bergegas menuju kearah suara teriakan,sesampai disana ia melihat Rony salah satu murid kelas 2 IPA kejang kejang dengan mulut berbuih,ternyata ia over dosis,dugaan Indra tidak meleset kalau Narkoba sudah masuk kesekolahnya,tapi apa boleh buat,ia tidak cukup bukti untuk mengarahkan tuduhan kepada joey sebagai biang kerok dari kejadian ini.pemuda itu hanya bisa terpaku diam dengan dada bergemuruh menahan emosi,dengan dibantu beberapa siswa yang lain,Ronny mereka angkat kedalam mobil kepala sekolah untuk dilarikan kerumah sakit guna mendapat pertolongan,belum selesai Indra mengatasi masalah ini,sudut matanya melihat suatu kejadian yang janggal.,ia melihat Dessy sedang bertengkar hebat dengan Joey,perang mulut terjadi diantara mereka berdua,dan disaat itu sebuah mobil berhenti dan beberapa pria keluar dari mobil itu,mereka menarik Dessy dengan paksa yang diikuti oleh joey dan dalam sekejap mereka kembali melaju meninggalkan pekarangan sekolah,kejadian itu tentu saja membuat beberapa siswa melihat terpekik,tanpa menunggu lama Indra menyambar kunci mobil Liza yang dipegang gadis itu,dengan beberapa anggota Osis mereka berusaha mengejar para penculik itu,pengejaran mereka berujung disebuah gudang dipinggir kota,dengan paksa para pria itu menarik dessy turun,sedangkan joey hanya tertawa puas melihat gadis itu meronta ronta,Indra yang melihat kejadian itu langsung melompat turun.
" Woy....lepasin gadis...!! itu teriaknya dengan keras
" Wah...ada pahlawan kesiangan ne menyambangi kita...balas joey dengan sinis
" Boss...itu anak yang membuat kami tertangkap tempo hari....Gito yang berada diantara mereka menyela perkataan joey
" Oh ya? ini toh anak kampung yang kamu ceritakan kemaren? tunggu apa lagi? sikaaaattt....perintah joey kepada semua anak buahnya.
tanpa menunggu lama para penjahat itu serentak bergerak mengepung indra dan teman temannya,tentu saja ini mendapat perlawanan sengit dari para siswa ini,dengan sekuat tenaga mereka berusaha mengelakkan semua serangan lawan,Indra yang melihat teman temannya sudah mulai kewalahan melompat dengan menerjang musuh,kakinya seperti baling baling menghantam siapa saja yang berusaha mendekatinya,emosinya sudah sampai diubun ubun,satu persatu lawan mulai tumbang terkena pukulan GALUIK HARIMAU nya,tubuhnya melompat dengan lincah bak harimau mengamuk,Joey yang melihat anak buahnya tumbang satu persatu bergerak cepat menyambar Dessy yang terduduk dilantai dengan mulut dan tangan terikat,ia menodongkan senjata kearah Indra
" Kalau kamu berani bergerak,kepala gadis ini akan ku lobangi....ancam pemuda itu dengan senyum licik
" Keparat...lepaskan gadis itu...Teriak indra,ia langsung teringat dengan kejadian yang menimpa Liza tempo hari,disaat kebimbangan melandanya,ia melihat Dessy meronta dengan keras dengan mencoba menginjak kaki joey dengan keras,karena kesakitan ia melepaskan cekalannya dari dessy,kesempatan ini tidak disia siakan gadis itu,dengan kaki yang tidak terikat,ia mencoba melakukan tendangan tapi...Doorrr....sebuah letusan menghentikan gerakan gadis itu,dengan perut berlumuran darah tertembus peluru gadis itu rebah ketanah,indra yang melihat kejaadian itu langsung berlari memburu tubuh desssy yang terkapar ditanah,kesempatan itu tidak disia siakan oleh Joey,pemuda pengecut itu langsung melarikan diri diikuti oleh anak buahnya yang telah babak belur dihajar Indra dan teman temannya.
" Surya....kau bawa gadis ini kerumah sakit cepat...perintah Indra kepada Surya yang melongo melihat kejadian itu,dengan cekatan ia pun membopong tubuh dessy dan memasukkannya kedalam Mobil,sedangkan Indra dengan kecepatan tinggi berusaha mengejar joey,dengan lompatan tinggi ia sudah berada didepan Joey dan gerombolannya,Joey yang melihat Indra sudah berada dihadapannya langsung mengarahkan tembakan kearah Indra,tentu saja Indra yang sudah siaga menghadapi kemungkinan yang akan terjadi bergerak cepat mengelakkan peluru yang diarahkan kepadanya,belum sempat Joey menyadari apa yang terjadi tiba tiba saja Pukulan Indra mendarat diwajahnya,Indra sudah tidak mau menunggu lama,serangan demi serangan nya berlabuh ditubuh Joey,ia bertekad akan menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat,dalam waktu singkat putra Broto itu sudah terkapar ditanah tidak sadarkan diri dengan wajah babak belur terkena pukulan Indra,anak buah joey yang melihat kejadian itu berusaha akan membantu tapi tiba tiba sebuah tembakan terdengar dibelakang mereka
" Angkat tangan....jangan ada yang bergerak,kami dari kepolisian tidak akan segan menembak kalian ditempat jika ada yang berani bergerak.....ucap suara perwira polisi yang memimpin operasi penyergapan itu,Indra dan semua yang ada disitu langsung menolehkan wajahnya,alangkah terkejutnya pemuda itu ketika melihat siapa yang barusan berbicara....ternyata ia adalah...Iptu Riko..!!
ia juga melihat Liza ada diaantara para polisi itu
" Bang Riko? kok abang bisa ada disini? bukannya abang tugas di POLDA SUMBAR? tanya Indra dengan kaget tidak menyangka kehadiran perwira polisi yang sudah dikenalnya itu ( baca Sahabat Sejati )
" Nanti aja kita cerita dikantor...jawab polisi muda itu sambil tersenyum
" Za...gimana ceritanya kamu bisa bersama Bang Riko? Indra mengalihkan pertanyaan kepada LIza
" Tadinya aku juga tidak menyangka akan bertemu Bang Riko dikantor polisi,aku bersama para guru yang kuatir dengan keselamatan kamu sepakat melaporkan hal ini kepada pihak berwajib menyangkut kasus yang menimpa Ronny dan penculikan Dessy,walaupun aku benci kepada gadis itu,tapi akal sehatku mengalahkan kebencianku karena aku tidak mau ada orang lain merasakan apa yang pernah aku rasakan dulu....ternyata disana sudah ada bang Riko,langsung saja beliau memerintahkan para polisi itu bergerak mengejar kemari...jawab liza
" Lalu....kalian tau darimana lokasi ini? tanya Indra penasaran
" Tadi aku sempat menghubungi surya,dari dialah kami tahu keberadaan kamu....
" Ooo...ya udah,sekarang sebaiknya kita kerumah sakit karena Dessy terkena tembakan....Indra langsung menarik Liza untuk mengikutinya
" bang...kami duluan...teriak Indra sambil berlari kejalan raya untuk menyetop kendaraan umum dengan tujuan kerumah sakit
" Oke...nanti kita ketemu dirumah sakit...jawab iptu Riko yang masih sibuk menyelidiki kasus ini dilapangan bersama polisi lainnya.
sesampainya dirumah sakit,ternyata kedua orang tua Gadis itu sudah berada dirumah sakit,wajah mereka terlihat cemas mengingat musibah yang menimpa anak gadisnya,Indra dan liza langsung mendekati mereka
" Siang pak.....kami temannya dessy,bagaimana keadaannya sekarang? tanya Indra
" Sekarang dia masih mendapat pertolongan para medis di UGD....
belum sempat Indra mengajukan pertanyaan,ia melihat dokter mendekati mereka
" Maaf....orang tua Dessy andriani yang mana? tanya dokter itu
" Saya dokter....sahut Pak Cakra dengan cepat
" Begini pak,putri bapak banyak mengeluarkan darah dari lukanya,sedangkan stok kami dirumah sakit ini sangat terbatas,mau tidak mau kita harus menunggu darah dari PMI agar kita bisa melanjutkan operasi terhadap Putri bapak,kecuali ada yang berniat mendonorkan darahnya....sahut dokter itu sambil melihat kesemua yang ada ditempat itu.
" Kalau boleh tau...golongan darahnya apa dokter? tanya Indra memotong keterangan dokter
" golongan darahnya A...jawab dokter singkat
" Apakah ada keluarga yang mempunyai golongan darah tersebut? sambung dokter kembali.
" Golongan putri saya sama dengan saya dokter....Pak Cakra menjawab pertanyaan dokter
".....Tapi belakangan ini,saya divonis menderita diabetes....sambung pria itu kembali
" Wah sayang sekali pak...bapak tidak diperbolehkan mendonorkan darah bapak buat pasien......tegas sang dokter
" Lalu bagaimana nasib anak saya dok? tanya pak Cakra kembali
" Yah...seperti keterangan saya tadi,kita terpaksa harus menunggu darah dari PMI......sahut sang Dokter
" Darah saya saja Dokter....tiba tiba saja percakapan orang tua Dessy dengan dokter terhenti ketika Indra menyela pembicaan mereka
" Oh ya? kamu siapa? tanya dokter kembali
"Saya teman sekolahnya,kebetulan golongan darah saya A...jawab Indra singkat
" Hmm...baiklah....mari kita periksa,kalau memang cocok,kita lakukan operasi secepatnya....sahut dokter seraya membawa Indra keruangan Laboratorium untuk memeriksa golongan darahnya,ternyata Golongan darah Indra sama persis dengan Dessy,sehingga Indra diperkenankan mendonorkan darahnya buat menolong nyawa gadis itu,setelah selesai Dokter langsung memerintahakan agar Dessy secepatnya dibawa keruang operasi,sedangkan Indra dipersilahkan istirahat tapi pemuda itu malah pamit mau menemui orang tua Dessy diluar,sesampainya diluar,ternyata Iptu Riko sudahberada disana sedang berbicara dengan orang tua Dessy,pembicaraan mereka terputus disaat Indra mendekat
" Hmm....dah selesai? tanya perwira polisi itu
" Udah bang...jawab Indra singkat
" Indra...indra.......kenapa sech kamu tu selalu saja berada disaat yang tidak tepat? bukan nya abang sudah pernah mengingatkan kamu agar menjauhi masalah...? cecar perwira muda itu sambil menjitak kepala Indra
" Bang....gimana aku bisa tinggal diam kalau ada teman aku yang terkena masalah seperti ini? jawab Indra meringis menahan sakit karena dijitak Iptu Riko
" Maaf....Bapak mengenal anak ini? tanya Pak Cakra ketika melihat keakraban antara Iptu Riko dengan Indra
" Ooo...ceritanya panjang pak cakra...sahut Iptu Riko sambil menjelaskan apa hubungannya dengan Indra dari awal sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menjadi saudara angkat.
Pak Cakra yang mendengar penjelasan Iptu Riko tidak henti hentinya melirik kearah Indra dan Liza yang duduk menjauh dari mereka,timbul rasa kagum dari hati pria parobaya itu ketika mendengar kesetia kawanan dan ketulusan pemuda itu dan baru saja ditunjukkan pemuda itu dengan mendonorkan darahnya buat putri semata wayangnya...hanya rasa syukur yang dipanjatkan oleh kedua orang dessy karena mereka dipertemukan dengan anak anak baik yang telah rela mempertaruhkan jiwanya demi menyelamatkan putri mereka.
satu jam kemudian pintu ruangan operasi terbuka dan dessy pun didorong menuju ruangan ICU untuk mendapatkan perawatan selanjutnya,walaupun operasinya berjalan dengan lancar tapi gadis itu masih belum sadar dari komanya,dokter berusaha menenangkan kedua orang tua Dessy agar tetap berdoa demi keselamatan putri mereka,sedangkan Iptu Riko beserta yang lain pun pamit kepada orang tua dessy yang dijawab dengan anggukan lemah kedua pasangan suami istri itu,Indra yang berencana mau pulang malah ditarik iptu Riko menaiki mobilnya
" Mau kemana kita bang? tanya Indra heran
" Ya kekantor polisi lah....kamu tu harus mempertanggung jawabkan kelakuan kamu yang telah mencampuri urusan kepolisian....jawab Iptu Riko dengan keras
" Bukan ikut campur bang,tapi ini darurat,Indra terpaksa bertindak sendiri bersama teman teman karena melihat penculikan itu terjadi didepan mata kami....jawab Indra berusaha menerangkan awal tindakannya
" Iya sech...tapi kenapa kalian tidak melaporkan kepada polisi? sahut iptu Riko lagi
" Keburu telat bang....bantah Indra
"...Oh ya....kembali kepertanyaan Indra tadi,kok abang ada dikota Ini? tiba tiba indra teringat dengan pertanyaan nya tadi.
" Ooo...Abang dipindah tugaskan kesini,apa lagi salah satu Napi ada yang kabur dari LP Muara Padang,.disinyalir dia lari kekota pekanbaru ini...
" Iya bang....Indra melihat nya bergabung dalam komplotan yang menculik Dessy tadi siang,mereka adalah komplotan pengedar Narkoba dan komplotan perdagangan manusia keluar negeri bang?
" Iya...sayang keparat itu berhasil lagi melarikan diri saat disergap,tapi pimpinan komplotan yang bernama Broto itu sudah kita amankan...
" Beuhh...Perwira polisi bisa juga kelabakan ma bandit bernama Gito itu....huahahahahahahaha.....Indra tertawa ngakak
" Aduhh....tawanya terhenti disaat jitakan Iptu Riko kembali mendarat dikepalanya
" Rasain...emang enak? ledek Iptu Riko sewaktu melihat Indra meringis kesakitan
tentu saja ekspresi Indra membuat teman temannya yang juga berada diatas mobil itu tertawa ngakak..
******************************************************************
Sementara itu,diruangan ICU,terlihat seorang gadis sedang bergelut dengan maut,tubuhnya dipenuhi oleh selang infus dan berbagai alat yang terhubung kesebuah alat yang berada didekatnya,sang mama terlihat sedang sujud diatas sajadah meminta dan berdoa kepada Allah agar putrinya diberikan kesembuhan dan bangkit dari komanya,sedsngkan sang papa terlihat terduduk lesu dipojok kamar,tergambar dari wajah tua itu kepenatan yang sangat dalam,tapi tidak ada satupun yang mengetahui apa yang terjadi dialam bawah sadar Dessy,didalam tidur panjangnya,ia merasa terbang kesebuah tempat asing yang belum pernah dijumpainya,ia melihat sebuah pondok kayu terletak tidak jauh dari tempatnya berdirimkarena penasaran,gadis ini pun melangkahkan kakinya mendekati pondok itu,belum sempat ia mengucap salam,ia mendengar suara menyuruhnya masuk
" Lagi lagi ku lihat kamu memandangi gadis itu,apa sech yang membuat kamu tertarik Ndra? tanya Liza dengan nada cemburu
" Gak ada...Jawab Indra singkat
" Tapi kenapa kamu selalu saja memandangi nya? kamu suka dia? apa gak ada gadis lain disekolah ini yang bisa membuat kamu tertarik? tanya Liza lagi
" Maksud kamu tu apa sech za? demi Allah aku tidak naksir gadis itu,tapi kamu ingat gak dengan cerita ku tempo hari kalau suatu saat aku akan menemukan orang yang merupakan titisan Almarhumah adik ku? ciri cirinya dia memakai liontin kepala harimau,dan gadis itu memakai liontin persis dengan yang pernah dipakai adikku...
" Hanya karena dia memakai liontin seperti kepunyaan adik mu bukan berarti gadis itu adalah titisan adik mu,karena liontin seperti itu banyak ditemui dipasar bawah sana,kalau aku memakainya,apa aku juga titisan adik kamu? gak khan? apa lagi sifatnya jauh bertolak belakang.....Liza memberikan argumentasi dengan ketus,hatinya semakin perih dan kebenciannya kepda Dessy semakin besar,karena ia tidak rela kalau pemuda yang dicintainya jatuh cinta kepada gadis yang dibencinya itu.
" Huuffth....entahlah Za....biarlah waktu yang akan membuktikannya,tapi bukan itu saja yang membuat aku selalu mengikuti gadis itu tapi pemuda yang disampingnya....Jawab Indra seraya menghela nafas dengan pelan
" Kenapa dengan cowok itu? tanya Liza penasaran
Indra kemudian menceritakan apa yang dilihat dan disengarnya beberapa waktu yang lalu,keterangan Indra itu membuat Liza terbelalak karena saking kagetnya
" kalau gitu,kenapa kamu tidak cerita kepada kepala sekolah biar anak itu ditindak....tanya Liza
" itulah susahnya Za karena aku belum punya cukup bukti....
" Hmm....lalu apa rencana kamu selanjutnya? tanya Liza kembali
" Alu sudah meminta anak yang lain untuk memantau semua siswa disekolah ini,jika mereka menemukan kejanggalan agar segera melaporkan kepadaku,tapi saat ini aku belum berhasil mendapatkan bukti kalau narkoba sudah masuk kesekolah ini....
Belum selesai Indra melanjutkan perkataannya,ia dikejutkan dengan teriakan dibelakang sekolah,Indra dan beberapa siswa lainnya pun bergegas menuju kearah suara teriakan,sesampai disana ia melihat Rony salah satu murid kelas 2 IPA kejang kejang dengan mulut berbuih,ternyata ia over dosis,dugaan Indra tidak meleset kalau Narkoba sudah masuk kesekolahnya,tapi apa boleh buat,ia tidak cukup bukti untuk mengarahkan tuduhan kepada joey sebagai biang kerok dari kejadian ini.pemuda itu hanya bisa terpaku diam dengan dada bergemuruh menahan emosi,dengan dibantu beberapa siswa yang lain,Ronny mereka angkat kedalam mobil kepala sekolah untuk dilarikan kerumah sakit guna mendapat pertolongan,belum selesai Indra mengatasi masalah ini,sudut matanya melihat suatu kejadian yang janggal.,ia melihat Dessy sedang bertengkar hebat dengan Joey,perang mulut terjadi diantara mereka berdua,dan disaat itu sebuah mobil berhenti dan beberapa pria keluar dari mobil itu,mereka menarik Dessy dengan paksa yang diikuti oleh joey dan dalam sekejap mereka kembali melaju meninggalkan pekarangan sekolah,kejadian itu tentu saja membuat beberapa siswa melihat terpekik,tanpa menunggu lama Indra menyambar kunci mobil Liza yang dipegang gadis itu,dengan beberapa anggota Osis mereka berusaha mengejar para penculik itu,pengejaran mereka berujung disebuah gudang dipinggir kota,dengan paksa para pria itu menarik dessy turun,sedangkan joey hanya tertawa puas melihat gadis itu meronta ronta,Indra yang melihat kejadian itu langsung melompat turun.
" Woy....lepasin gadis...!! itu teriaknya dengan keras
" Wah...ada pahlawan kesiangan ne menyambangi kita...balas joey dengan sinis
" Boss...itu anak yang membuat kami tertangkap tempo hari....Gito yang berada diantara mereka menyela perkataan joey
" Oh ya? ini toh anak kampung yang kamu ceritakan kemaren? tunggu apa lagi? sikaaaattt....perintah joey kepada semua anak buahnya.
tanpa menunggu lama para penjahat itu serentak bergerak mengepung indra dan teman temannya,tentu saja ini mendapat perlawanan sengit dari para siswa ini,dengan sekuat tenaga mereka berusaha mengelakkan semua serangan lawan,Indra yang melihat teman temannya sudah mulai kewalahan melompat dengan menerjang musuh,kakinya seperti baling baling menghantam siapa saja yang berusaha mendekatinya,emosinya sudah sampai diubun ubun,satu persatu lawan mulai tumbang terkena pukulan GALUIK HARIMAU nya,tubuhnya melompat dengan lincah bak harimau mengamuk,Joey yang melihat anak buahnya tumbang satu persatu bergerak cepat menyambar Dessy yang terduduk dilantai dengan mulut dan tangan terikat,ia menodongkan senjata kearah Indra
" Kalau kamu berani bergerak,kepala gadis ini akan ku lobangi....ancam pemuda itu dengan senyum licik
" Keparat...lepaskan gadis itu...Teriak indra,ia langsung teringat dengan kejadian yang menimpa Liza tempo hari,disaat kebimbangan melandanya,ia melihat Dessy meronta dengan keras dengan mencoba menginjak kaki joey dengan keras,karena kesakitan ia melepaskan cekalannya dari dessy,kesempatan ini tidak disia siakan gadis itu,dengan kaki yang tidak terikat,ia mencoba melakukan tendangan tapi...Doorrr....sebuah letusan menghentikan gerakan gadis itu,dengan perut berlumuran darah tertembus peluru gadis itu rebah ketanah,indra yang melihat kejaadian itu langsung berlari memburu tubuh desssy yang terkapar ditanah,kesempatan itu tidak disia siakan oleh Joey,pemuda pengecut itu langsung melarikan diri diikuti oleh anak buahnya yang telah babak belur dihajar Indra dan teman temannya.
" Surya....kau bawa gadis ini kerumah sakit cepat...perintah Indra kepada Surya yang melongo melihat kejadian itu,dengan cekatan ia pun membopong tubuh dessy dan memasukkannya kedalam Mobil,sedangkan Indra dengan kecepatan tinggi berusaha mengejar joey,dengan lompatan tinggi ia sudah berada didepan Joey dan gerombolannya,Joey yang melihat Indra sudah berada dihadapannya langsung mengarahkan tembakan kearah Indra,tentu saja Indra yang sudah siaga menghadapi kemungkinan yang akan terjadi bergerak cepat mengelakkan peluru yang diarahkan kepadanya,belum sempat Joey menyadari apa yang terjadi tiba tiba saja Pukulan Indra mendarat diwajahnya,Indra sudah tidak mau menunggu lama,serangan demi serangan nya berlabuh ditubuh Joey,ia bertekad akan menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat,dalam waktu singkat putra Broto itu sudah terkapar ditanah tidak sadarkan diri dengan wajah babak belur terkena pukulan Indra,anak buah joey yang melihat kejadian itu berusaha akan membantu tapi tiba tiba sebuah tembakan terdengar dibelakang mereka
" Angkat tangan....jangan ada yang bergerak,kami dari kepolisian tidak akan segan menembak kalian ditempat jika ada yang berani bergerak.....ucap suara perwira polisi yang memimpin operasi penyergapan itu,Indra dan semua yang ada disitu langsung menolehkan wajahnya,alangkah terkejutnya pemuda itu ketika melihat siapa yang barusan berbicara....ternyata ia adalah...Iptu Riko..!!
ia juga melihat Liza ada diaantara para polisi itu
" Bang Riko? kok abang bisa ada disini? bukannya abang tugas di POLDA SUMBAR? tanya Indra dengan kaget tidak menyangka kehadiran perwira polisi yang sudah dikenalnya itu ( baca Sahabat Sejati )
" Nanti aja kita cerita dikantor...jawab polisi muda itu sambil tersenyum
" Za...gimana ceritanya kamu bisa bersama Bang Riko? Indra mengalihkan pertanyaan kepada LIza
" Tadinya aku juga tidak menyangka akan bertemu Bang Riko dikantor polisi,aku bersama para guru yang kuatir dengan keselamatan kamu sepakat melaporkan hal ini kepada pihak berwajib menyangkut kasus yang menimpa Ronny dan penculikan Dessy,walaupun aku benci kepada gadis itu,tapi akal sehatku mengalahkan kebencianku karena aku tidak mau ada orang lain merasakan apa yang pernah aku rasakan dulu....ternyata disana sudah ada bang Riko,langsung saja beliau memerintahkan para polisi itu bergerak mengejar kemari...jawab liza
" Lalu....kalian tau darimana lokasi ini? tanya Indra penasaran
" Tadi aku sempat menghubungi surya,dari dialah kami tahu keberadaan kamu....
" Ooo...ya udah,sekarang sebaiknya kita kerumah sakit karena Dessy terkena tembakan....Indra langsung menarik Liza untuk mengikutinya
" bang...kami duluan...teriak Indra sambil berlari kejalan raya untuk menyetop kendaraan umum dengan tujuan kerumah sakit
" Oke...nanti kita ketemu dirumah sakit...jawab iptu Riko yang masih sibuk menyelidiki kasus ini dilapangan bersama polisi lainnya.
sesampainya dirumah sakit,ternyata kedua orang tua Gadis itu sudah berada dirumah sakit,wajah mereka terlihat cemas mengingat musibah yang menimpa anak gadisnya,Indra dan liza langsung mendekati mereka
" Siang pak.....kami temannya dessy,bagaimana keadaannya sekarang? tanya Indra
" Sekarang dia masih mendapat pertolongan para medis di UGD....
belum sempat Indra mengajukan pertanyaan,ia melihat dokter mendekati mereka
" Maaf....orang tua Dessy andriani yang mana? tanya dokter itu
" Saya dokter....sahut Pak Cakra dengan cepat
" Begini pak,putri bapak banyak mengeluarkan darah dari lukanya,sedangkan stok kami dirumah sakit ini sangat terbatas,mau tidak mau kita harus menunggu darah dari PMI agar kita bisa melanjutkan operasi terhadap Putri bapak,kecuali ada yang berniat mendonorkan darahnya....sahut dokter itu sambil melihat kesemua yang ada ditempat itu.
" Kalau boleh tau...golongan darahnya apa dokter? tanya Indra memotong keterangan dokter
" golongan darahnya A...jawab dokter singkat
" Apakah ada keluarga yang mempunyai golongan darah tersebut? sambung dokter kembali.
" Golongan putri saya sama dengan saya dokter....Pak Cakra menjawab pertanyaan dokter
".....Tapi belakangan ini,saya divonis menderita diabetes....sambung pria itu kembali
" Wah sayang sekali pak...bapak tidak diperbolehkan mendonorkan darah bapak buat pasien......tegas sang dokter
" Lalu bagaimana nasib anak saya dok? tanya pak Cakra kembali
" Yah...seperti keterangan saya tadi,kita terpaksa harus menunggu darah dari PMI......sahut sang Dokter
" Darah saya saja Dokter....tiba tiba saja percakapan orang tua Dessy dengan dokter terhenti ketika Indra menyela pembicaan mereka
" Oh ya? kamu siapa? tanya dokter kembali
"Saya teman sekolahnya,kebetulan golongan darah saya A...jawab Indra singkat
" Hmm...baiklah....mari kita periksa,kalau memang cocok,kita lakukan operasi secepatnya....sahut dokter seraya membawa Indra keruangan Laboratorium untuk memeriksa golongan darahnya,ternyata Golongan darah Indra sama persis dengan Dessy,sehingga Indra diperkenankan mendonorkan darahnya buat menolong nyawa gadis itu,setelah selesai Dokter langsung memerintahakan agar Dessy secepatnya dibawa keruang operasi,sedangkan Indra dipersilahkan istirahat tapi pemuda itu malah pamit mau menemui orang tua Dessy diluar,sesampainya diluar,ternyata Iptu Riko sudahberada disana sedang berbicara dengan orang tua Dessy,pembicaraan mereka terputus disaat Indra mendekat
" Hmm....dah selesai? tanya perwira polisi itu
" Udah bang...jawab Indra singkat
" Indra...indra.......kenapa sech kamu tu selalu saja berada disaat yang tidak tepat? bukan nya abang sudah pernah mengingatkan kamu agar menjauhi masalah...? cecar perwira muda itu sambil menjitak kepala Indra
" Bang....gimana aku bisa tinggal diam kalau ada teman aku yang terkena masalah seperti ini? jawab Indra meringis menahan sakit karena dijitak Iptu Riko
" Maaf....Bapak mengenal anak ini? tanya Pak Cakra ketika melihat keakraban antara Iptu Riko dengan Indra
" Ooo...ceritanya panjang pak cakra...sahut Iptu Riko sambil menjelaskan apa hubungannya dengan Indra dari awal sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menjadi saudara angkat.
Pak Cakra yang mendengar penjelasan Iptu Riko tidak henti hentinya melirik kearah Indra dan Liza yang duduk menjauh dari mereka,timbul rasa kagum dari hati pria parobaya itu ketika mendengar kesetia kawanan dan ketulusan pemuda itu dan baru saja ditunjukkan pemuda itu dengan mendonorkan darahnya buat putri semata wayangnya...hanya rasa syukur yang dipanjatkan oleh kedua orang dessy karena mereka dipertemukan dengan anak anak baik yang telah rela mempertaruhkan jiwanya demi menyelamatkan putri mereka.
satu jam kemudian pintu ruangan operasi terbuka dan dessy pun didorong menuju ruangan ICU untuk mendapatkan perawatan selanjutnya,walaupun operasinya berjalan dengan lancar tapi gadis itu masih belum sadar dari komanya,dokter berusaha menenangkan kedua orang tua Dessy agar tetap berdoa demi keselamatan putri mereka,sedangkan Iptu Riko beserta yang lain pun pamit kepada orang tua dessy yang dijawab dengan anggukan lemah kedua pasangan suami istri itu,Indra yang berencana mau pulang malah ditarik iptu Riko menaiki mobilnya
" Mau kemana kita bang? tanya Indra heran
" Ya kekantor polisi lah....kamu tu harus mempertanggung jawabkan kelakuan kamu yang telah mencampuri urusan kepolisian....jawab Iptu Riko dengan keras
" Bukan ikut campur bang,tapi ini darurat,Indra terpaksa bertindak sendiri bersama teman teman karena melihat penculikan itu terjadi didepan mata kami....jawab Indra berusaha menerangkan awal tindakannya
" Iya sech...tapi kenapa kalian tidak melaporkan kepada polisi? sahut iptu Riko lagi
" Keburu telat bang....bantah Indra
"...Oh ya....kembali kepertanyaan Indra tadi,kok abang ada dikota Ini? tiba tiba indra teringat dengan pertanyaan nya tadi.
" Ooo...Abang dipindah tugaskan kesini,apa lagi salah satu Napi ada yang kabur dari LP Muara Padang,.disinyalir dia lari kekota pekanbaru ini...
" Iya bang....Indra melihat nya bergabung dalam komplotan yang menculik Dessy tadi siang,mereka adalah komplotan pengedar Narkoba dan komplotan perdagangan manusia keluar negeri bang?
" Iya...sayang keparat itu berhasil lagi melarikan diri saat disergap,tapi pimpinan komplotan yang bernama Broto itu sudah kita amankan...
" Beuhh...Perwira polisi bisa juga kelabakan ma bandit bernama Gito itu....huahahahahahahaha.....Indra tertawa ngakak
" Aduhh....tawanya terhenti disaat jitakan Iptu Riko kembali mendarat dikepalanya
" Rasain...emang enak? ledek Iptu Riko sewaktu melihat Indra meringis kesakitan
tentu saja ekspresi Indra membuat teman temannya yang juga berada diatas mobil itu tertawa ngakak..
******************************************************************
Sementara itu,diruangan ICU,terlihat seorang gadis sedang bergelut dengan maut,tubuhnya dipenuhi oleh selang infus dan berbagai alat yang terhubung kesebuah alat yang berada didekatnya,sang mama terlihat sedang sujud diatas sajadah meminta dan berdoa kepada Allah agar putrinya diberikan kesembuhan dan bangkit dari komanya,sedsngkan sang papa terlihat terduduk lesu dipojok kamar,tergambar dari wajah tua itu kepenatan yang sangat dalam,tapi tidak ada satupun yang mengetahui apa yang terjadi dialam bawah sadar Dessy,didalam tidur panjangnya,ia merasa terbang kesebuah tempat asing yang belum pernah dijumpainya,ia melihat sebuah pondok kayu terletak tidak jauh dari tempatnya berdirimkarena penasaran,gadis ini pun melangkahkan kakinya mendekati pondok itu,belum sempat ia mengucap salam,ia mendengar suara menyuruhnya masuk
" Busyeet....gw ada dimana nech? kayak
dilereng gunung gitu...lagian ne penghuni pondok tau aja kedatangan
gw....bisik gadis ini dengan heran sambil melangkahkan kakinya masuk
kedalam pondok,ia melihat sesosok tubuh sedang duduk diatas
sajadahmkeliatannya baru habis sholat.
tanpa berkata kata,gadis ini duduk
disebuah bangku yang ada didalam pondok itu,ia mencoba mengira ngira
siapa gerangan orang itu.
" Tidak usah heran cu...kakek sudah lama
menunggu kedatangan kamu......sipemilik pondok seolah tau isi kepala
Dessy,alangkah kagetnya gadis ini begitu sepemilik pkindok ini berbalik
menghadap kearahnya,ternyata dia adalah pria tua yang pernah ditemuinya
di pinggir jalan dijakarta dan orang yang sama yang telah memberi nya
sebuah liontin berbentuk kepala harimau.
" Kok kakek ada disini? dan ini ada dimana..???tanya gadis itu dengan perasaan takjub
" Disinilah rumah kakek cu..kita sekarang berada dilereng gunung Sago .jawab sikakek itu sambil tersenyum.
" Gunung Sago? belum pernah dengar
tuch,,,kalau gunung merapi pernah dengar sech...di jogja sana...Gadis
itu bertanya karena merasa asing dengan nama gunung yang disebutkan
kakkek misterius itu
" Heheheheehe....Gunung Merapi itu ada 2
dinusantara ini Cu,yang pertama adalah Gunung yang cucu sebutin
tadi,gunung itu dianggap sebagai paku bumi dipulau jawa,sedangkan yang
kedua adanya di ranah minang sumatera barat,gunung ini dianggap sebagai
paku bumi alam minang kabau karena berdasarkan tambo digunung itulah
asal muasal nenek moyang orang minang,nah...gunung ini terletak diantara
gunung singgalang dan gunung sago...." sikakek menjawab dengan panjang
lebar
" Hahhh? gw lagi disumatera barat? kok
bisa? gw khan tinggal dikota pekanbaru? bagaimana caranya gw bisa nyampe
disini? tanya gadis itu dengan ekspresi wajah tidak mengerti
" Kalau Allah berkehendak...tidak ada
yang tidak mungkin...seperti halnya cucu pernah bertemu kakek dijakarta
dulu ....sahut pria tua iitu kembali
" Lalu.....buat apa gw disini? tanya gadis itu lagi
" Cucu ditakdirkan Allah untuk
memperdalam ajaran islam ditempat ini sekalian kakek akan bercerita
kenapa kakek memberikan liontin kepala harimau itu kepada cucu...
" karena sebagai ucapan terimakasih khan? sambar gadis itu
" Bukan...heheheheheehhe....nanti saja kakek ceritakan,sebaiknya kita makan malam dulu...kakek sudah lapar cu......
" Terimaksih kek...saya dah makan sahut
gadis sudah mulai sopan,tidak menggunakan kata 'GW" lagi,gadis itu
mencoba menolak dengan halus tawaran kakek itu agar sikakek tidak
tersinggung,sebab ia membayangkan makanan yang ada dibawah tudung saji
itu adalah makanan kampung yang jauh berbeda dengan makanan yang ada
dirumahnya yang pasti jauh lebih enak.
ternyata dugaannya benar,yang ada
dibawah tudung saji itu hanya sebakul nasi yang masih panas,rebusan daun
singkong dan goreng hewan yang mirip dengan ULAR...
" heheheheeh....ini bukan ular cu....ini
namanya belut,sejenis ikan yang hidupnya dalam lumpur disawah......tiba
tiba saja kakek itu menjawab keraguan gadis itu,seolah pria tua ini
bisa membaca isi kepala sigadis.
walaupun dessy sudah makan sebelum tidur
tadi,tapi entah kenapa sewaktu melihat pria tua itu makan dengan
lahap,tiba tiba saja perutnya langsung keroncongan,dan lagi lagi sikakek
ini bisa membaca isi hati Dessy,ia memberikan sebuah piring kehadapan
gadis ini,dengan malu malu,dessy mengambil nasi dan sepotong
belut,dengan perasaan masih ragu,ia mencoba mencicipi rasa daging belut
itu,ternyata rasanya enak dan gurih,sehingga tanpa disadari Dessy malah
nambah dan makan dengan tak kalah lahapnya dengan sikakek.
selesai makan,sikakek mengajak dessy keluar pondok untuk mencari udara segar
mereka sengaja duduk diatas sebuah
bangku lebar mirip sebuah dipan atau lebih dikenal dipulau jawa dengan
sebutan bale bale...dengan duduk saling berhadapan,sikakek mulai
bercerita sambil melinting rokok nipah ditangannya
" Dulu kakek punya tiga orang anak laki
laki,dan semuanya telah berkeluarga dan mempunyai keturunan,nah kalung
yang cucu pakai itu adalah milik kakek yang kakek wariskan kepada
sepasang kakak beradik yang merupakan putra putri dari anak kakek yang
tengah,tapi karena umur manusia ada ditangan Allah,cucu kakek yang
perempuan terlebih dahulu dipanggil menghadap kehadiran Nya,sehingga
kalung itu kakek ambil dan kakek simpan kembali,sampai akhirnya kakek
bertemu dengan kamu cu....karena dalam penglihatan kakek,kamu adalah
reinkarnasi dari cucu perempuan kakek,yang artinya kamu adalah pewaris
sah kalung itu,dan suatu saat kamu akan dipertemukan kembali dengan
kakak laki lakimu......kakek tu menghentikan perkataannya karena ia
melihat mimik wajah dessy seolah pengen mengatakan sesuatu
" Itu jelas gak mungkin kek...karena saya anak tunggal dan tidak punya kakak laki laki....sahut Dessy
" Secara lahir kamu memang anak tunggal
tapi secra bathin kamu adalah adik kandung dari cucu laki laki
kakek....jawab pria tua itu..
" Lalu...siapa cucu laki laki kakek itu?
dan dimana aku bisa menjumpainya? memang tidak dipungkiri kek,saya
sudah lama memimipikan mempunyai seorang kakak laki laki karena kadang
kadang saya iri melihat teman2 saya mempunyai abang yang
melindunginyamsedangkan saya hanya anak semata wayang....
" suatu saat kalian akan dipertemukan
oleh kalung itu,karena dia juga mempunyai kalung yang sama dengan
mu,tentu saja kamu harus melanjutkan cita cita kakek agar kalian
berjuang menegakkan keadilan dibumi Allah ini....sikakek menjawab
kebimbangan dessy yang mulai bertanya tanya sipa gerangan cucu laki laki
pria tua ini,sempat ia berfikir kalau Indra adalah orangnya tapi
langsung dibantahnya sendiri karena berdasarkan cerita pemuda itu
adiknya punya kalung yang mirip dengan miliknya tapi belum tentu kalung
yang sama karena Indra bercerita kalau kalung milik adiknya adalah
hadiah dari Ayahnya,jadi mustahil kalau orang yang dimaksud kakek ini
adalah Indra apalagi ia tidak melihat Pemuda itu memakai kalung
,sedangkan sikakek mengatakan kalau cucu laki lakinya juga memakai
kalung berbentuk kepala harimau.
" Hehehehehe.....orang yang barusan kamu pikirkan itulah cucu kakek....pria tua itu menjawab keraguan dessy
" Hahhh? masa sech kek? tanya dessy seolah tidak mempercayai pendengarannya.
kakek tua itu hanya tertawa pelan seraya menganggukkan kepalanya.
" Hehehehehe.....orang yang barusan kamu pikirkan itulah cucu kakek....pria tua itu menjawab keraguan dessy
" Hahhh? masa sech kek? tanya dessy seolah tidak mempercayai pendengarannya.
kakek tua itu hanya tertawa pelan seraya menganggukkan kepalanya.
" Apa maksud kakek saya harus menegakkan
kebenaran? bagaimana caranya? sedangkan saya hanya wanita yang tidak
punya kelebihan apa apa,dan saya juga tidak bisa bela diri....sambung
dessy kembali
" Itu juga salah satu tujuan kakek mengundang cucu kesini,kakek akan mengajari mu ilmu silat...
" Ilmu silat?waduhhh...kok malah mirip cerita......
" cerita wiro sableng maksud kamu? tanya sikakek memotong kata kata dessy
" Kok kakek tau ? tanya dessy heran
" Jawabanmu sama dengan cucu laki laki
kakek disaat kakek mengatakan hal yang sama kepadanya,makanya kakek
bertambah yakin kalau kalian memang sepasang HARIMAU
SAGO...heheheheeheheheheh......sahut sikakek sambil tertawa terkekeh
menampakkan giginya yang masih utuh tidak termakan usia.
" Tapi....itu pasti memakan waktu yang
lama,sedangkan saya belum meminta izin kepada orang tua saya,pasti nanti
mereka akan kelabakan mencari saya kek......Dessy mencoba mengutarakan
ganjalan dihatinya
" Insya Allah orang tua kamu akan
mengizinkan kamu tinggal disini bersama kakek,karena kakek sudah meminta
izin dari kedua orang tua kamu....jawab sikakek meyakinkan Dessy dari
keraguannya.
" lagian....kakek akan mencoba membekali
kamu dengan ajaran islam yang merupakan dasar bagimu untuk belajar ilmu
silat yang kakek beri nama GALUIK HARIMAU,setelah semuanya telah kamu
kuasai,insya Allah kamu akan mudah menyerap ilmu silat yang kakek
ajarkan kepada mu,kakek hanya akan memberikan gerakan dasarnya
saja,selanjutnya kamu akan mendapat kan lanjutannya dengan sendirinya
sesuai dengan gerakan dan serangan musuh,kamu akan bergerak secara
reflek tanpa kamu sadari......sambung pria itu kembali.
" Lalu...apa yang harus saya lakukan kek? Dessy kembali mengajukan pertanyaan
" ambil wudhu...lakukan sholat sunat dua
rakaat dan lanjutkan membaca Al quran yang ada disamping mu...setelah
itu baru kakek akan membekali kamu dengan pelajaran syariat dan hakikat
sebagai landasan bagi mu menuju makrifatullah.apa bila sudah mencapai
tingkat yang namanya Makrifat,pelajaran apapun yang kamu terima akan
gampang kamu kuasai tanpa memakan vwaktu yang lama.
Setelah mendengar perkataan
sikakek,dessy pun beranjak mengambil wudhu dipancuran kecil yang ada
disamping pondok itu,mulutnya terasa bergetar hebat disaat melafaskan
takbiratul ikhram,karena sudah lama sekali dia tidak pernah melakukan
sholat,tapi begitu ia mulai melafaskan bacaan sholat dan ayat ayat suci
Al Quran,ia merasakan ketenangan yang selama ini tidak pernah ia
rasakan.ia sangat khusu; ketika kakek tua itu mulai mengajarinya inti
ilmu hakikat dan ajaibnya ia langsung bisa menguasai gerakan gerakan
silat yang diperagakan kakek itu,tanpa mengenal waktu ia terus berlatih
sepanjang malam sehingga tanpa terasa azan subuh mulai terdengar dari
surau diperkampunganl dikaki gunung sago,sikakek menyudahi pelajarannya
dan menyuruh Dessy berhenti dan mengajaknya sholat subuh
berjamaah,selesai sholat,Dessy merasa matanya sangat mengantuk sehingga
ia pun tertidur dengan nyenyak,sedangkan sikakek hanya tersenyum sebelum
ia menghilang dari pandangan dan Disaat ia terbangun,ia mendapati
dirinya terbaring disebuah tempat tidur rumah sakit,ia menolehkan
kepalanya ia melihat kedua orang tuanya tertidur disampingnya" Pa...ma.....ecy ada dimana? tanya gadis itu lirih membangunkan kedua orang tuanya
" Alhamdulillah...akhirnya kamu sadar juga nak...teriak sang mama dengan mata berlinang bahagia karena doanya dikabulkan Allah,putrinya sudah sadar dari komanya
" Kamu berada dirumah sakit nak,sudah seminggu kamu koma karena luka serius yang kamu alami....jawab sang Papa pelan
Dessy yang mendengar keterangan kedua orang tuanya,terdiam mengingat kejadian yang telah dialaminya.
" Untung saja ada teman kamu yang bersedia mendonorkan darahnya buat menolong jiwa kamu nak....lanjut sang papa menjelaskan
" siapa orang itu pa? tanya Dessy penasaran
" kalau tidak salah namanya.....Indra " jawab sang papa
" Indra? ya Allah....dimana pemuda itu sekarang? tanya Dessy seolah disentakkan dari lamunannya,ia langsung teringat kalau pemuda itulah yang menyelamatkannya,sebelum pingsan ia melihat betapa paniknya pemuda itu melihat kondisinya dan ia juga teringat dengan perkataan si kakek yang ditemuinya dialam bawah sadarnya.
" Sebentar lagi dia pasti kesini,selama kamu koma,pemuda itu selalu mengunjungi dan papa lihat dimatanya ada kesedihan yang sangat dalam melihat kondisimu,disini tidak jarang dia juga ikut menjaga mu bersama seorang gadis kalau tidak salah namanya Liza.kadang disaat malam,mama melihat pemuda itu sholat malam dengan khusu',mulutnya selalu komat kamit mendoakan kesembuhan kamu.....yang menjadi ganjalan dihati mama,apa hubungan mu dengan pemuda itu? apa dia pemuda yang kamu ceritakan dulu? sang mama menjelaskan dengan panjang lebar
" bukan ma...justru pemuda yang cy cintai adalah pemuda yang telah mencelakai Cy....jawab gadis itu dengan Lirih.
" sedangkan Indra adalah ketua OSIS disekolah Cy...sambung gadis itu lagi
" tapi kenapa perhatiannya begitu besar kepada kamu? tanya pak cakra
" Indra dulu pernah punya adik perempuan yang meninggal karena sakit,jadi ia mengganggap ecy seperti adiknya,tapi selama itu Cy selalu menjauhi dan telah menyakiti perasaannya,ternyata justru dia yang menyelamatkan jiwa Cy.....Dessy menjelaskan dengan mata berlinang air mata,dihatinya timbul penyesalan karena telah menyakiti hati pemuda itu dengan sikap arogannya hanya karena menilai Indra sudah masuk kedalam lingkaran zona pribadinya.
"Assalamulaikum....tiba tiba terdengar suara mengucap salam seiring pintu terbuka,
" Wa alaikum salam ....Dessy dan kedua orang tuanya menjawab salam serya menolehkan wajah kearah suara itu,ternyata yang datang adalah Indra dan Liza.
" Alhamdulillah....kamu sudah sadar....Indra langsung menyalami dessy ketika menyadari kalau gadis itu telah bangkit dari komanya
" Terimakasih ya Ndra....kamu sudah menyelamatkan nyawa ku...bisik Dessy pelan,tentu saja mendengar ucapan dessy barusan,membuat Liza tersentak karena gadis yang selalu mengucapkan kata " Elo dan kata Gw" sekarang malah bisa mengucapkan kata kata yang sopan dan bisa berterimakasih.
" Aku mohon maaf kepada kalian berdua karena sikap ku yang menjengkelkan kalian,selama ini aku selalu bersikap angkuh dan merendahkan kalian hanya karena kalian berasal bukan dari kota metropolitan,tapi siapa yang menyangka kalau justru kalian lah yang menyelamatkan ku dari kejahatan Joey....imbuh dessy sambil menangis.
" sudahlah Des...kami sudah memaafkan dirimu,yang penting sekarang kamu harus sehat dulu,tidak usah berfikir yang macam macam.....jawab Indra pelan yang diamini oleh Liza dan kedua orang ttua Dessy
" Ndra...apakah aku boleh meminta sesuatu? tanya Dessy kembali
" Kamu mau minta apa? kalau aku sanggup,Insya Allah akan kukabulkan...jawab Indra
" Boleh aku memanggil kamu dengan sebutan...ABANG? apa kamu mau menjadi kakak laki laki ku? tanya Dessy mengejutkan semua yang berada disitu.
" Ten....tentu saja boleh,malahan aku merasa senang kalau kamu mau mengganggap aku sebagai Abang mu...jawab Indra terbata bata menahan keharuannya,tentu saja Liza dan kedua Orang tua Dessy jadi bengong
" Bolehkan ma..pa...kalau Indra menjadi kakak laki laki ku? Dessy balik mengajukan permintaan kepada kedua orang tuanya
" Tentu saja boleh,apa lagi Indra sudahmendonorkan darahnya kepada kamu,otomatis darah indra sudah menyatu dengan darahmu,artinya kalian sudah menjadi saudara....sahut pak cakra mengizinkan Dessy dan Indra menjadi saudara dan ini diamini oleh Istrinya.
" Bang....ada yang kirim salam buat abang...dessy berkata perlahan
" Siapa? tanya Indra dengan heran
" Dekatkan telinga mu kesini,biar kubisikkan siapa yang kirim salam....jawab dessy.dengan rasa penasaran Indra pun mendekatkan telinganya kemulut Dessy
" Atuk kirim salam,katanya ini sudah saatnya kita melanjutkan tugas kita....bisik dessy perlahan.kontan saja wajah Indra berubah
" Ka...kamu ketemu atuk? dimana? tanya Indra dengan mimik wajah heran
" Lereng Gunung sago....jawab dessy sambil tersenyum,Indra jadi terdiam,karena ia sudah bisa menduga dimana dan kapan dessy bertemu dengan kakeknya,padahal gadis ini dalam keadaan koma,pasti gadis ini bertemu dialam bawah sadarnya.
Liza yang melihat kejadian itu hanya bisa melongo,ia tidak mengerti dan tidak tahu apa sebenarnya yang dibisikkan Dessy kepada Indra sehingga bisa membuat wajah Indra berubah pucat seperti itu,tapi Liza tidak mau ambil pusing dengan apa yang mereka bicarakan,karena keraguan dan kecemburuannya selama ini terkikis habis disaat Dessy meminta Indra menjadi kakaknya,berarti saingannya dan rivalnya untuk merebut hati Indra berkurang satu orang.
tidak lama kemudian ruangan itu sudah ramai dikunjungi oleh teman teman sekolah mereka,dan Iptu Riko pun terlihat hadir disitu asyik beramah tamah dengan orang tua dessy.kegembiraan dan gelak tawa mewarnai hari bahagia itu,Dessypun terlihat gembira tanpa menghiraukan keadaannya yang baru saja bangkit dari koma,wajahnya tampak berseri seri sambil melirik kerah Indra yang tiada hentinya mengenggam jarinya,ia bahagia karena mimpinya untuk mempunyai seorang kakak telah terkabulkan,ganteng dan jago bela diri dan dipastikan akan selalu menjaganya dari bahaya,dan itu sudah terbukti.
******************************************************************
berhubung penulis dah ngantuk berat,kopi pun udah habis 4 Gelas,maka penulis memutuskan menyudahi cerita sampai disini....!!
tunggu kelanjutan kisah sepasang Harimau Sago ini di episode berikutnya
See You all....!! ditunggu koment nya..!!
Bye...bye...!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar