Kali
ini penulis ingin berbagi pengalaman yang pernah dialami penulis disaat masih
duduk dibangku sekolah menengah ( SMA )
kala
itu lagi liburan sekolah,buat mengisi liburan,penulis berniat pulang kampong/mudik,penulis
berangkat sendiri menggunakan bus antar kota ( AKDP ),setelah semua penumpang
penuh,bus pun berangkat,didalam bus ternyata bukan hanya penduduk
pribumi,karena penulis melihat seorang cewek Bule ikut naik dan duduk dikursi
pas didepan penulis,walaupun penulis pernah belajar bahasa inggris tapi penulis
belom punya keberanian buat mempraktekannya,apa lagi disaat itu si cewek
keasyikan dengerin music dari walkmannya ( saat itu blom ada iPod ),ditengah
keasyikannya,seorang wanita tua yang kebetulan duduk berdampingan dengan cewek bule
itu dengan pede nya menegur sibule,mungkin karena si ibu merasa sebagai orang
timur yang menjunjung tinggi nilai kesopanan,sayangnya si ibu menggunakan
bahasa minang,isi dialog nya kira kira seperti ini
“
Kama kau piak? ( mau kemana kamu upik ? ) Tanya si ibu dengan PD
Sibule
yang merasa ada yang mengajak nya ngobrol membuka headphonenya,tapi karena ibu
menggunakan bahasa Minang yang notabene adalah bahasa yang cukup asing
ditelinganya hanya diam melongo.
“Ondehh…manga
dak bajawek tanyo amak piak? Sombong bana kau mah..indak tau kau kalau Indonesia
ko alah merdeka? Ulando alah bakirok dari nagari ko,jadi jan dibaok an juo
sifat ongeh tu…( Waduhhh….kok pertanyaan emak tidak dijawab upik? Sombong sekali
kamu,apa kamu tidak tahu kalau Indonesia sudah merdeka? Belanda sudah kabur
dari negeri ini,jadi jangan angkuhlah…) Tanya ibu seraya ngomel ngomel karena
pertanyaannya tidak dijawab si bule
Si
bule yang merasa tidak enak karena melihat si ibu ini ngomel ngomel,akhir buka
mulut juga
“
I’m so sorry mom…what are u talking about? I can’t see ur point / understand,if u don’t mind,please
speak in Indonesia..” jawab si bule
Sekarang
gentian si ibu yang melongo mendengar ucapan cewek bule itu
“
Samha samha tidhak ngerti khan? Sedikit sedikit saya bisa bicara Indonesia….sambung
si bule menggunakan bahasa Indonesia yang masih berlepotan,kontan saja semua
penumpang termasuk sopir dan kondektur tertawa ngakak mendengar percakapan aneh
2 generasi dan Negara yang berbeda itu,penulis yang mendengar percakapan itu
akhirnya memberanikan diri memulai percakapan dengan cewek bule itu yang
belakangan diketahui bernama Melissa,doi warga Negara Australia yang sedang
brerlibur ke Indonesia….
Ternyata
hal itu lah yang membuat keberanian penulis timbul untuk menggunakan bahasa
inggris karena guru penulis pernah mengatakan bahwa to learn English depends of
practice yang artinya buntuk belajar bahasa inggris dibutuhkan latihan.
Hehehehehehehehe……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar