Minggu, 02 Februari 2014

NASEHAT BUAT MUSLIMAH


Orang-orang yang sadar akan cepatnya waktu berlalu, mereka adalah orang-orang yang mendapatkan taufik dari Allah sehingga waktu mereka benar-benar bermanfaat. Dari Abdullah Ibnu Mas’ud RA bahwasanya dia berkata: “Tidaklah aku menyesali sesuatu, seperti penyesalanku atas suatu hari yang berlalu dengan terbenamnya matahari, semakin berkurang umurku tetapi tidak bertambah amalanku.”
Beberapa hal yang harus diketahui muslimah tentang bagaimana memanfaatkan waktu adalah sebagai berikut.
1. Membaca bacaan yang bermanfaat
Hendaklah memperbanyak membaca Al-Qur’anul Karim dan menghafal serta mendengarkannya. Rasul Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an sedang dia terbata-bata dalam membacanya serta kesulitan dalam membacanya maka dia mendapatkan dua pahala, sedangkan orang yang membaca dengan mahir maka dia bersama para penulis kitab (malaikat) yang mulia lagi berbakti.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
2. Berdzikir kepada Allah
Ini adalah amalan yang mudah, setiap orang mampu melakukannya, baik orang kaya maupun miskin, orang yang berilmu maupun jahil, laki-laki maupun wanita, besar ataupun kecil.
hendaknya banyak berdzikir kepada Allah dalam setiap keadaan, dan jadikanlah berdzikir sebagai amalan yang mengisi hari-harimu, lebih-lebih lagi hal itu merupakan amalan yang amat mudah dilakukan.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan perbedaan antara orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir, seperti perbedaan antara orang yang hidup dan orang yang mati. Sabda Rasul Shalallahu ‘alaihi wa sallam :
“Barangsiapa yang bangun di malam hari kemudian mengucapkan:
Laa ilaha illallahu wah dahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamdu biyadihil khair yuhyii wayumiitu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadiir. SubhaanAllahi Walhamdulillaahi walaa ilaha illallahu waAllaahu akbar walaa haula wala quwwata illaa billaahi.
kemudian dia berdo’a : Allaahummagfirli.
(Ya Allah ampunilah aku) niscaya akan diterima do’ anya. Dan jika dia berwudhu (untuk shalat) niscaya diterima shalatnya”. (HR. Al-Bukhari).
3. Mendidik anak-anak
Sebagai seorang muslimah mendidik anak-anak merupakan amanah dan tanggung jawab yang agung. Hal ini dikarenakan laki-laki lebih banyak kesibukannya di luar rumah daripada wanita. Selain itu, seorang wanita mempunyai kecenderungan untuk lebih dekat kepada anak-anaknya dan lebih banyak waktunya tinggal di rumah.
4. Memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari yang mungkar
Kewajiban untuk beramar ma’ruf nahi mungkar tidak hanya menjadi tanggung jawab laki-laki muslim tetapi juga menjadi bagian dari tugas bagi seorang muslimah.
Dari Abu Said Al-Khudri RA dia berkata:
“Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang-siapa di antara kalian melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisan (nasihat). Dan jika tidak mampu maka hendaklah meng-ubahnya dengan hati (tidak senang dengan kemungkaran itu) dan itulah selemah-lemah iman’.” (HR. Muslim).
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan wanita muslimah dalam menjaga waktunya yaitu,
a. Hendaklah senantiasa merasa diawasi Allah Ta’ala dan takut kepadaNya.
Seorang wanita muslimah yang merasa diawasi oleh Allah SWT, takut kepadaNya, dan mengharapkan pengampunanNya tentunya tidak mungkin akan menyia-nyiakan waktunya tanpa faedah. Bahkan dia lebih semangat untuk mengoreksi dirinya setiap saat dan kesempatan.
b. Wanita muslimah hendaklah mengetahui waktu dan tempat yang mempunyai keutamaan.
Wanita muslimah perlu mengambil faedah, dengan mengetahui waktu-waktu dan tempat-tempat yang mempunyai keutamaan. Misalnya, kapan dilipatganda-kannya pahala setiap amalan. Di antaranya adalah sepertiga akhir malam. Ia merupakan waktu yang utama dan waktu dikabulkannya do’a.
c. Wanita muslimah hendaknya mengetahui kewajiban-kewajibannya.
Di antaranya kewajiban kepada Rabb-nya, kewajiban kepada orang tuanya, kewajiban kepada suaminya, kewajiban terhadap anaknya, kewajiban terhadap kaum kerabatnya, kewajiban terhadap tetangga, kewajiban terhadap saudara dan temannya, dan kewajiban terhadap masyarakatnya.
Wanita muslimah harus mendirikan shalat lima waktu tepat pada waktunya. Tidak melalaikan waktu-waktu shalat tersebut karena disibukkan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, atau tugas sebagai ibu dan istri. Sebab shalat merupakan tiang agama, siapa yang menegakkannya berarti dia menegakkan agama, dan siapa yang meninggalkan-nya berarti dia telah merobohkan agama. Shalat juga merupakan amal yang paling utama dan amal pertama yang akan di hisab besok di akhirat.
Diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud RA dia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW apakah amal yang paling utama?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya, kemudian apa lagi? Beliau menjawab, ” Berbakti kepada orang tua.” Aku bertanya, kemudian apa lagi? Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (Muttafaq Alaih).
Wanita muslimah yang taat tidak merasa cukup hanya melaksanakan shalat wajib lima waktu, tetapi juga melaksanakan shalat-shalat sunnah rawatib dan nawafil (sunnah secara mutlak), sesuai dengan kesempatan dan kesanggupannya, seperti shalat dhuha dan shalat tahajud. Sebab shalat-shalat sunah ini dapat mendekatkan hamba kepada Rabb -nya, mendatangkan kecintaan Allah dan ridhaNya, menjadikannya termasuk orang-orang yang shalih, taat dan beruntung.
Sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadist qudsy Allah berfirman: “Hambaku senantiasa mendekatkan diri kepadaKu dengan melaksanakan shalat-shalat nafilah hingga Aku mencintainya. Jika Aku sudah mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya, dengannya dia mendengar, Aku menjadi penglihatannya, dengannya dia melihat, Aku menjadi tangannya, dengannya dia bertindak, Aku menjadi kakinya, dengannya dia berjalan. Jika dia memohon kepadaKu maka Aku benar-benar akan memberinya dan Jika dia meminta perlindungan kepadaKu maka Aku benar-benar akan melindunginya”. (HR.Al-Bukhari).
Hal lain yang merupakan kewajiban seorang wanita muslimah adalahjangan lupa memohon taufik kepada Allah untuk mewujudkankan semua itu.
d. Hendaklah seorang wanita muslimah memilih majlis yang baik.
Seorang manusia sesuai tabiatnya tidak mungkin hidup sendiri bahkan dia harus mempunyai teman duduk, dan yang paling ideal adalah teman duduk yang mempunyai akhlak yang mulia. Sebagaimana sabda Nabi Shalallau ‘alahi wa sallam :
“Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah seperti pembawa minyak wangi dengan seorang pandai besi”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Mudah-mudahan Allah Taala memberi kekuatan kepada kita agar senantiasa dapat menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Amin
Maraji: Kaifa Taqdhi Al-Maratul Muslimah Waqtaha: Sulaiman Ibnu Muhammad, Risalah Ila Kulli Muslim: Abdullah Ibnu Jarullah Ibrahim Al-Jarullah, Syakhshiyah Al-Mar’ah Al-Muslimah: Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimy dan Hadits Arba’in An-Nawawi.

BERPAKAIN TAPI TELANJANG

Segala puji bagi Allah Robbul’Alamin, yang berfirman di dalam kitab-Nya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaaan Allah ta’ala, mudah-mudahan mereka selalu ingat“ ( Al-A’raf : 26 )
Telah nampak tanda-tanda akhir suatu zaman, hari kiamat kian dekat. Kita lihat di sekeliling kita, betapa banyak wanita muslimah berlalu-lalang di jalan-jalan tanpa rasa malu sedikitpun menanggalkan pakaian identitasnya. Amatlah sulit dibedakan antara wanita muslimah dan wanita kafirah. Mereka baru diketahui identitasnya setelah dibuka KTPnya. Na’udzubillahimin dzaalik !
Kita diingatkan sabda Rosululloh shalallahu’alaihi wasallam :
“Pada akhir ummatku nanti akan ada wanita-wanita yang berpakaian namun (hakekatnya) telanjang. Di atas kepala mereka seperti terdapat bongkol ( punuk ) unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka itu adalah kaum wanita yang terkutuk“. Di dalam hadist lain terdapat tambahan: “Mereka tidak akan masuk syurga dan juga tidak akan memperoleh baunya syurga, padahal baunya jannah itu dapat dicium dari perjalanan ( jarak ) sekian dan sekian “ (HR. At-Thabrani) dalam “Al-Mu’jam As-Shagir” hal 232 dari hadist Ibnu Amru dengan sanad shahih.
Ibnul Abdil Barr berkata : “ Yang dimaksud Nabi Salallahu’alaihi wasallam adalah kaum wanita yang mengenakan pakaian yang tipis, yang dapat mensifati ( menggambarkan ) bentuk tubuhnya dan tidak dapat menutup atau menyembunyikannya. Mereka itu tetap berpakaian namanya, akan tetapi pada hakekatnya telanjang”.
Dalam kitab protokolat yahudi yang disampaikan oleh seorang tokoh misionaris yahudi yang terkenal yaitu Samuel Zweber, dia mengatakan : “Kita tidak bisa mengeluarkan umat Islam dari agamanya untuk berpindah agama lain, akan tetapi yang akan kita lakukan adalah menjauhkan umat Islam dari ajaran agamanya, sehingga yang ada nantinya adalah generasi-generasi yang jauh dan bodoh terhadap ajaran Islam, umat Islam yang asing dengan Islam itu sendiri, sehingga nantinya mereka justru bangga dengan pola pikir budaya barat dan bertingkah laku seperti orang-orang barat.”
Apa yang disampaikan oleh tokoh misionaris tadi ternyata sekarang mulai kita lihat dan rasakan. Kaum muslimah dijadikan sasaran musuh-musuh Allah ta’ala. Apalagi ditambah propaganda dari mass media, baik itu berupa media cetak maupun media elektronik. Dan itulah ujian bagi kaum muslimah sekarang.
Maka adalah mustahil apabila sebuah keluarga menginginkan untuk mencetak putra-putrinya menjadi generasi-generasi yang sholeh dan sholehah, apabila dirumah masih terdapat televisi, sebab televisi itu bukanlah sarana pendidikan, akan tetapi televisi adalah sarana pembodohan!
Televisi mengajarkan untuk berpakaian jahiliyah, televisi mencontohkan adab-adab dan perilaku seperti orang barat, cara makan, cara berbicara, cara duduk, cara tertawa sampai pada cara pola pikir yang jahiliyah. Sinetron televisi hanya mengajarkan kepada seorang muslimah atau seorang istri untuk pintar cerewet dan pintar ngeyel pada suami.
Maka ujian kaum muslimah sekarang ini adalah ujian yang sangat berat. Karena ditangan para muslimahlah generasi-generasi umat Islam akan dididik. Ingat sebuah sya’ir arab: “ Al ummu madrasatun “. Ibu adalah madrasah ( sekolah ) pertama bagi putra-putrinya. Bagaimana seorang ibu dapat mendidik putra-putrinya dengan baik kalau dirinya sendiri masih berpakaian jahiliyah, telanjang, dilaknat Allah ta’ala dan RosulNya ?!
Pakaian muslimah sekarang kebanyakan adalah pakaian jahiliyah, dilaknat Allah ta’ala dan RosulNya. Berpakaian tapi telanjang. Kainnya sangat tipis …… dan ketat. Bahkan jika tertiup anginpun dapat terbang. Ukurannya lebih pantas untuk dipakaikan kepada anak kecil. Padahal kalau ditinjau dari segi kesehatan, pakaian yang seperti itu justru mengganggu jalannya peredaran darah, untuk bergerakpun sulit. Apalagi memakai celana jeans ketat, atasnya memakai kaos lengan panjang ketat, tipis transparan tampak lekuk tubuh dan warna kulitnya. Mereka itulah para wanita yang digambarkan oleh Rosululloh Salallahu ‘alaihi wasalam, tidak akan mencium baunya syurga, padahal baunya syurga itu dapat dicium pada jarak sekian dan sekian. Dan mereka itulah para wanita yang dilaknat oleh Allah ta’ala dan RosulNya. Tidak akan bisa merasakan nikmatnya syurga ( jannah ) yang telah dijanjikan Allah ta’ala.
Mereka muslimah, saudara kita. Tapi mereka enggan dan malu untuk menampakkan identitasnya sebagai seorang muslimah. Enggan dan malu untuk berakhlaq sebagai seorang muslimah. Kita lihat disekeliling kita, muslimah-muslimah, mulai dari yang barui menginjak remaja sampai ibu-ibu, mereka berpakaian, tapi mereka lebih suka dan lebih bangga memakai pakaian jahiliyah, mereka lebih suka dan lebih bangga menampakkan gaya seperti orang-orang barat, orang-orang kafir.
Islam tidak menafikkan keindahan, akan tetapi keindahan itu harus sesuai dengan syari’at Islam.
Wanita didalam pandangan Islam adalah mulia. Dia adalah aurat yang wajib untuk ditutupi ketika berada diluar rumah. Tidak pantas baginya untuk bertabarruj, tidak layak kecantikan dan keindahannya dipamerkan dan dijual murah untuk dinikmati semua orang. Karena seorang muslimah adalah wanita mulia, dia tidaklah sama dengan wanita kafirah atau musyrikin yang rendah, hina lagi dilaknat Allah ta’ala.
Islam telah memerintahkan kepada para muslimah untuk berpakaian seperti yang diperintahkan Allah ta’ala didalam surat An-nuur : 31 : “ Katakanlah kepada wanita yang beriman : “ Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang ( biasa ) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka…” Dan juga Allah ta’ala perintahkan dalam surat Al Ahzab : 59 “ Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “ Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. “ Yang demikian itu supaya mereka lebih dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah ta’ala adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ”
Tidak ada ajaran didalam agama manapun yang mampu menjaga kehormatan seorang wanita, selain didalam ajaran Islam.
“ Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah ta’ala dan seruan RosulNya apabila Rosul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah ta’ala membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan “ ( Al-Anfal : 24 ).
Wallahu ta’ala a’lamu bisshowab

CINTA TIDAK SEKEDAR COKLAT

Hari-hari gini nggak sedikit remaja ngerubung mall dan toko-toko suvenir. Nggak sekadar window shopping atau cuci mata, mereka udah megang duit untuk beli kartu cinta, setangkai kembang, dan sebatang coklat. Tiga barang itu memang sudah lengket banget dengan V-Day dan tanda kasih sayang.
Sobat muda muslim sudah banyak yang nggak mikir lagi gimana sejarahnya Valentien Day apalagi soal boleh nggaknya kita-kita yang muslim ikut terjun merayakannya. Pokoknya seru, bisa berkasih sayang, bisa ekspresikan rasa cinta, dan pastinya dapat something special dari someone.
Nggak Ragu Lagi
Sudah deh, kita udah sering banget ngebahas soal sejarah V-Day itu. Banyak banget hal-hal yang datang dari luar Islam. Ada campuran mitologi bangsa Yunani dan agama Kristen. Ada dewa asmara, yang bersayap dan terbang ke mana-mana bawa panah amor (cinta). Dewa asmara ini konon ngebidik pria dan wanita biar jatuh cinta. Katanya sih!.
And so on dalam sejarahnya, V-Day juga identik dengan budaya Nasrani. Yang katanya ada pendeta bernama St. Valentine yang menikahkan secara diam-diam para pemuda dan pemudi padahal dibawah ancaman kekaisaran Romawi.
Jadi, mau apalagi? Dilihat dari sana sini V-Day itu nggak bisa dihalalkan. Kelewat banyak yang haramnya, lho! Mulai dari menyerupai orang kafir, merayakan hari raya mereka, sampai ekspresi cinta dan kasih sayang yang nggak syar’i. Allah Swt. berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi al-Kitab, niscaya mereka akan mengem-balikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” (QS. Ali Imran [3]: 100)
Bukan Sebatang Coklat
Sobat, lagian kalo dipikir, sempit banget kalo cinta itu kudu diekspresikan hanya pada hari tertentu, katakanlah pas V-Day. Berarti selama 364 hari dalam setahun kemana aja tuh cinta berlari? Bukannya cinta itu kudu tumbuh dan berkembang setiap hari? Kapan pun, seorang remaja muslim kan kudu menebar cinta dan kasih sayang pada sesama.
Yup, Islam itu agama yang ngajak umatnya untuk love and care pada sesama. Sabda Nabi shalallahu’alaihi wasallam: “Orang yang berbelas kasih akan dikasihi oleh Allah Yang Maha Pengasih, maka kasihilah penduduk bumi niscaya engkau akan dikasihi oleh penduduk langit.” (HR Abu Daud)
Jangan lupa, Allah Ta’ala itu kan zat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukan dewa yang haus darah. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan sebuah hadits yang indah: “Allah menciptakan kasih sayang dalam seratus bagian, kemudian menetapkan 99 bagian di sisi-Nya dan menurunkan satu bagian ke bumi, dari satu bagian inilah semua makhluk saling mengasihi hingga seekor kuda mengangkat kaki dari anaknya karena khawatir menginjaknya.”
Tuh, berkat cinta dan kasih sayang sampai-sampai induk hewan pun nggak meng-injak anaknya. So, pendek banget kalo cinta cuma diekspresikan dalam sebatang coklat, atau kartu cinta, apalagi boneka Teddy Bear.
Malah seringkali terjadi kasih sayang yang nggak pas. Contohnya begini, ada remaja yang bisa menyatakan cinta pada seseorang, tapi nggak pernah bilang sayang sama ortu. Bisa ngasih coklat pada doinya, tapi nggak pernah ngasih sesuatu yang istimewa untuk bundanya. Siap anter-jemput si dia setiap saat (persis tukang ojek), tapi pasang muka bete kalo disuruh nemenin ibu ke pasar.
Sobat, jangan berani bilang cinta dan kasih sayang sebelum kamu-kamu bener-bener cinta pada Allah, RasulNya dan Jihad fi sabilillah. Pasalnya, tiga perkara itu yang kudu dicintai bener-bener sebelum cinta kepada yang laen. Yang tak kalah pentingnya yakni cinta kepada ortu. Tentang cinta pada ortu pernah ditanyakan oleh seseorang pada Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang lebih berhak aku layani dengan baik?” Rasulullah saw. menjawab, “Ibumu” (Rasulullah mengulangnya tiga kali) lalu menjawab “kemudian ayahmu.” (HR Bukhari)
Sobat, cinta itu lebih luas dari sebatang coklat, lebih indah dari selembar kartu Valentine, apalagi disamakan dengan boneka. Cinta itu kudu dibarengi dengan pengorbanan, dan pengorbanan yang paling utama adalah tunduk pada perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Orang yang berani tunduk pada Allah Ta’ala berarti dia bakal siap berkasih sayang dengan sepenuh hati dan pastinya bertanggung jawab.
Tapi orang yang nggak mau cinta pada Allah Ta’ala, nggak ada jaminan tuh orang bakal bertanggung jawab. Lha, Allah aja udah dia khianati apalagi yang laen? Tul, nggak? Apalagi sewaktu pacaran udah minta macem-macem; peluk, cium, eh minta hubungan layaknya suami-istri lagi. Wah, tendang aja kalo ada cowok or cewek yang kayak begitu.
So, jangan blinded by love deh. Buta karena cinta. Ati-ati dan waspada!
Penjajahan Barat dan Kapitalisme
Disadari atau tidak, aneka perayaan V-Day yang marak pada setiap tanggal 14 Febuari, sebenarnya adalah produk penjajahan Barat dan Kapitalisme. Barat bukan aja berhasil ngejajah umat muslim secara politik dan ekonomi, tapi juga secara budaya. Buktinya, apa yang lagi tren di Barat selalu di-copy dan di-paste sama anak-anak muslim. Termasuk V-Day ini, padahal banyak yang tidak tahu akar sejarahnya dan juga hukumnya dalam pandangan Islam. Malah, di beberapa kota di tanah air, mulai disemarakkan juga pesta Halloween oleh kalangan muda.
Efek yang lebih parah dari penjajahan budaya ini adalah rusaknya moral bahkan akidah umat Islam. Di kalangan muda, pacaran udah dianggap “rukun”-nya jadi anak muda. Bukan sekadar pacaran, tapi aktivitas dalam pacaran yang mendekati zina juga udah dianggap lumrah. Wah ini sudah kelewat batas!
Kapitalisme Barat juga menyusupkan penjajahan ekonominya lewat budaya. Para pengusaha diuntungkan berat lho dengan adanya V-Day. Aneka produk yang terkait dengan V-Day laris manis; coklat, kartu ucapan, boneka-boneka, sampai hotel-hotel. Jadi sebetulnya siapa yang diuntungkan? Pastinya para pengusaha.
Sobat, udah waktunya deh buka perasaan dan pikiran, bahwa ada agenda terselubung yang berbahaya di balik selebrasi V-Day. Bahwa hari berkasih sayang udah dimanipulasi sedemikian canggihnya oleh kaum imperialis untuk memperdaya anak-anak muslim nan lugu. Para remaja dan pemuda muslim yang awam dari agamanya, terus dimanjakan dengan perayaan-perayaan seperti ini.
Bukan sekadar keyakinan, tapi moralnya juga ikut dibombardir oleh budaya liberal Barat, yakni pergaulan bebas. Kasih sayang yang sebenarnya karunia Allah dinodai dengan aktivitas pacaran sampai hubungan bebas yang kebablasan. Di negara-negara Barat, perayaan V-Day memang nggak lepas dari seks pranikah. Maka di Inggris, pekan Valentine dijadikan bagian dari kampanye penggunaan alat kontrasepsi; kondom. Karena begitu tingginya aktivitas seks pranikah (baca: zina) pada saat itu. Tapi supaya tetep terkesan romantis, di’bungkus’lah oleh coklat dan setangkai mawar.
Sobat, nyadar dong, bahwa kita tuh sudah kelamaan dijajah oleh musuh-musuh Islam. Benteng kita udah dijebol luar dan dalam. Saatnya bangkit melawan penjajahan budaya Barat. Ngaji deh yang semangat. Pelajari Islam dengan seksama, yakini bahwa Islam itu sistem kehidupan yang benar, ideologi yang keren dan nggak ada yang sekeren Islam. Buktikan kalo ada yang lain. Sebab, kata Nabi.: “Islam itu tinggi dan tak ada yang setinggi Islam.”
Apa yang dikerjakan oleh banyak orang belum tentu kebenaran. Karena kebenaran tidak ditampakkan oleh banyaknya pengikut, tapi sumber kedatangannya. Meski sekarang orang yang menentang V-Day dan memper-juangkan syariat Islam nggak sebanyak kalangan pro Barat, tapi kebenaran itu ada pada mereka. Karena kebenaran itu datang dari Allah (al-Quran) dan RasulNya (as-Sunnah). Kalo nggak percaya pada Allah Ta’ala dan RasulNya, lalu percaya pada siapa lagi, dong? Sungguh terlalu!

KATA LUCU CINTA

kata lucu cinta untuk anda semua. bagi anda yang sedang mencari kata lucu cinta kami persembahkan kata lucu cinta hanya untuk anda. kata lucu cinta ini sengaja kami persembahkan untuk anda yang sedang di landa cinta. dengan kata lucu cinta di bawah ini anda bisa tertawa dengan kekasih anda.

supaya kita bisa
Kuterpana memandang matamu
nafasku pun berhenti
jantungku berdegup keras
benarkah semua yang kurasakan ini?
kuberanikan diri bertanya padamu…
kau kentut ya?
Duh aduh emang asik punya pacar tetangga, ntar tidur dirumahmu yang :P
Budi kencing di kamar mandi umum, berhubung nggak ada uang kembaliannya, penjaganya berkata, maaf mas nggak ada kembaliannya sebaiknya mas kencing lagi deh!
When i see baby, i remember “TEDDY BEAR DOLL”.
When i see a little girl, i remember “BARBIE DOLL”.
But when i see u, i remember “PANADOL”
Kubuka paha itu lebar-lebar, trus kujilati dgn lembut dan perlahan-lahan, kugigit pelan-pelan, trus ku emut-emut… AAACH… betapa nikmat nya PAHA AYAM
Sabar itu capek
sabar itu pegel
sabar itu emosi
sabar itu kesel
sabar itu susah.
Tapiiii…
Sabar itu INDAH..
Indahnya kapan??
SABAR
Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda…kebohongan adalah kejujuran yang tertunda
“Barang siapa yang menghambur-hamburkan SMS-mu dan menggunakan Pulsamu dengan sia-sia maka merugilah mereka dihari penagihannya”. (An-Nokia ; ayat 3310).
Saya mengatakan kepada dokter, saya patah kaki di dua tempat. Dia mengatakan kepada saya untuk tidak pergi ke dua tempat itu. (Henny Youngman)
Saya bukan seorang vegetarian karena saya menyukai hewan; Saya seorang vegetarian karena saya benci tanaman. (A. Whitney Brown )

membaca kata lucu cinta memang bisa memberi hiburan. anda akan terhibur dengan kata lucu cinta di bawah ini. selamat mengikuti:


semoga anda terhibur dengan kata lucu cinta sajian dari kami. semoga anda terhibur

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ARTI DAN PENGERTIANNYA

Seperti yang telah kita ketahui kita hidup di dalam suatu negara yang mempunyai sistem yang jelas dan teratur. Semua individu adalah bagian penting dalam suatu negara. Setiap individu punya hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik. Pendidikan kewarganegaraan sangatlah penting bukan hanya membangun kecintaan terhadap negara tapi juga menyadarkan setiap warga negara atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang baikpendidikan kewarganegaraan
Pengertian Kewarganegaraan
Istilah kewarganegaraan memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dan warga negara. Kewarganegaraan diartikan segala jenis hubungan dengan suatu negara yang mengakibatkan adanya kewajiban negara itu untuk melindungi orang yang bersangkutan. Adapun menurut Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia, kewarganegaraan adalah segala ikhwal yang berhubungan dengan negara.
Pengertian kewarganegaraan dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut:
a. Kewarganegaraan dalam arti yuridis dan sosiologis
- Kewarganegaraan dalam arti yuridis ditandai dengan adanya ikatan hukum anatara orang-orang dengan negara.
- Kewarganegaraan dalam arti sosiologis, tidak ditandai dengan ikatan hukum, tetapi ikatan emosionak, seperti ikartan perasaan, ikatan keturunan, ikatan nasib, ikatan sejarah, dan ikatan tanah air.
b. Kewarganegaraan dalam arti formil dan materil.
- Kewarganegaraan dalam arti formil menunjukkan pada tempat kewarganegaraan. Dalam sistematika hukum, masalah kewarganegaraan berada pada hukum publik.
- Kewarganegaraan dalam arti materil menunjukkan pada akibat hukum dari status kewarganegaraan, yaitu adanya hak dan kewajiban warga negare
Pendidikan Kewarganegaraan
Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara.
Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.
• Standar isi pendidikan kewarganegaraan adalah pengembangan :
1. nilai-nilai cinta tanah air;
2. kesadaran berbangsa dan bernegara;
3. keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara;
4. nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia dan lingkungan hidup;
5. kerelaan berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara, serta
6. kemampuan awal bela negara.
• Pengembangan standar isi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dijabarkan dalam rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan.
• Rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi materi dan kegiatan bersifat fisik dan nonfisik.
• Pengembangan rambu-rambu materi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri sesuai lingkup penyelenggara pendidikan kewarganegaraan.
Demikianlah artikel kita tentang pendidikan kewarganegaraan. Semoga dengan artikel singkat di atas kita lebih bisa memahami tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan

MENULIS MENJAUHKAN SISWA DARI PENGARUH NARKOBA


Kegiatan tulis-menulis dapat menjauhkan siswa dari segala macam pengaruh narkoba dan zat adiktif lainnya. Menulis juga melatih mental siswa untuk selalu berpikir positif dan optimis menjalani hidup.

“Kalau lagi galau dan dirundung masalah, jangan cari pelarian ke narkoba, tapi menulislah,” ujar Muhammad Subhan, pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di hadapan siswa SMA Negeri 1 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/1), dalam kegiatan penyuluhan narkoba bersama Tim Polres Tanah Datar di sekolah itu.

Pada kesempatan tersebut Muhammad Subhan memberikan bimbingan kepenulisan kepada siswa SMA Negeri 1 Rambatan dan mengarahkan mereka untuk menyukai kegiatan tulis-menulis.

“Kegiatan apa pun, sebelum mencintai kegiatan itu, harus dimulai oleh rasa suka. Begitupun menulis, mulailah menyukainya sehingga kelak benar-benar menjadi kegiatan bermanfaat,” kata penulis novel “Rinai Kabut Singgalang” itu.

Menurutnya, keterampilan menulis sangat penting bagi siswa. Nanti, setelah siswa masuk ke jenjang perguruan  tinggi, tugas yang paling banyak diberikan dosen kepada mereka adalah menulis makalah hingga menulis penelitian sebagai tugas akhir.

“Jika tidak punya keterampilan menulis sejak dini, setelah menjadi mahasiswa banyak yang kelabakan karena tidak mampu menulis,” papar alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padangpanjang itu.

Promotor acara, Destia Sastra, dari LSM Ciba Tanah Datar mengungkapkan, penyuluhan bahaya narkoba tersebut bekerjasama dengan Polres Tanah Datar serta sekolah-sekolah yang dikunjungi. Tujuannya agar pelajar dapat mengenal jenis-jenis narkotika serta bahayanya.

“Selain penyuluhan narkoba, juga diisi dengan materi bimbingan menulis dari Tim FAM Indonesia,” katanya.

Kopdar ke-15 FAM Surabaya

Di Surabaya, FAM Cabang Surabaya mengadakan silaturahim bersama pengurus dan anggotanya dengan tajuk ‘Kopi Darat (Kopdar) ke-15’. FAM Surabaya salah satu kepengurusan FAM Indonesia yang aktif menggelar pertemuan dan diskusi kepenulisan.

Kopdar tersebut berlangsung di gazebo kampus Unitomo Surabaya, Ahad (26/1), dihadiri pengurus dan anggota FAM Surabaya. Di antara yang hadir adalah para penulis buku antologi cerpen “Meraih Impian” yang penerbitannya digagas FAM Surabaya.

Menurut Koordinator FAM Surabaya Yudha Prima, dalam pertemuan itu para penulis buku “Meraih Impian” bercerita tentang proses kreatif mereka.

Salah seorang penulis, Arta Laras, yang masih berstatus siswi SMP 15 Surabaya menuturkan, ia menulis karena sumber ide bertebaran di mana-mana. “Bertebarannya sumber ide inilah yang menjadikan menulis itu tidak sulit,” katanya.

Kunjungan FAM Riau
http://www.voa-islam.com/photos4/rojul/SUMBANGKAN%20BUKU.jpg

Sementara itu, Senin (27/1), siang, Koordinator  FAM Wilayah Riau, Surya Hardi (Murdoks), mengunjungi kantor pusat FAM Indonesia di Jalan Mayor Bismo, No. 28, Pare, Kediri, Jawa Timur. Kunjungan perdana Surya Hardi itu dalam rangka silaturahim dan konsolidasi program kerja FAM Riau.

Surya Hardi (Murdoks) datang ke kantor FAM Indonesia didampingi Ardi Susanti (beserta suami), penyair asal Tulungagung yang juga Guru Berprestasi 2013 Tingkat Propinsi Jawa Timur dan pemenang penulisan naskah fragmen terbaik tingkat Jawa Timur selama 5 tahun berturut-turut (2007 sd 2011).

Kunjungan tersebut diterima Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela, bersama beberapa Tim FAM Indonesia di kantor FAM. Kedua penyair ini juga menyumbangkan buku puisi, termasuk tiga jilid buku ‘Puisi Menolak Korupsi’ untuk koleksi perpustakaan FAM Indonesia.

“Selain berkunjung ke kantor FAM, Surya Hardi (Murdoks) sedang melakukan roadshow bersama sejumlah penyair Indonesia dalam rangka menyukseskan acara Puisi Menolak Korupsi,” ujar Aliya Nurlela

Kegiatan tulis-menulis dapat menjauhkan siswa dari segala macam pengaruh narkoba dan zat adiktif lainnya. Menulis juga melatih mental siswa untuk selalu berpikir positif dan optimis menjalani hidup.

“Kalau lagi galau dan dirundung masalah, jangan cari pelarian ke narkoba, tapi menulislah,” ujar Muhammad Subhan, pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di hadapan siswa SMA Negeri 1 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/1), dalam kegiatan penyuluhan narkoba bersama Tim Polres Tanah Datar di sekolah itu.

Pada kesempatan tersebut Muhammad Subhan memberikan bimbingan kepenulisan kepada siswa SMA Negeri 1 Rambatan dan mengarahkan mereka untuk menyukai kegiatan tulis-menulis.

“Kegiatan apa pun, sebelum mencintai kegiatan itu, harus dimulai oleh rasa suka. Begitupun menulis, mulailah menyukainya sehingga kelak benar-benar menjadi kegiatan bermanfaat,” kata penulis novel “Rinai Kabut Singgalang” itu.

Menurutnya, keterampilan menulis sangat penting bagi siswa. Nanti, setelah siswa masuk ke jenjang perguruan  tinggi, tugas yang paling banyak diberikan dosen kepada mereka adalah menulis makalah hingga menulis penelitian sebagai tugas akhir.

“Jika tidak punya keterampilan menulis sejak dini, setelah menjadi mahasiswa banyak yang kelabakan karena tidak mampu menulis,” papar alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padangpanjang itu.

Promotor acara, Destia Sastra, dari LSM Ciba Tanah Datar mengungkapkan, penyuluhan bahaya narkoba tersebut bekerjasama dengan Polres Tanah Datar serta sekolah-sekolah yang dikunjungi. Tujuannya agar pelajar dapat mengenal jenis-jenis narkotika serta bahayanya.

“Selain penyuluhan narkoba, juga diisi dengan materi bimbingan menulis dari Tim FAM Indonesia,” katanya.

Kopdar ke-15 FAM Surabaya

Di Surabaya, FAM Cabang Surabaya mengadakan silaturahim bersama pengurus dan anggotanya dengan tajuk ‘Kopi Darat (Kopdar) ke-15’. FAM Surabaya salah satu kepengurusan FAM Indonesia yang aktif menggelar pertemuan dan diskusi kepenulisan.

Kopdar tersebut berlangsung di gazebo kampus Unitomo Surabaya, Ahad (26/1), dihadiri pengurus dan anggota FAM Surabaya. Di antara yang hadir adalah para penulis buku antologi cerpen “Meraih Impian” yang penerbitannya digagas FAM Surabaya.

Menurut Koordinator FAM Surabaya Yudha Prima, dalam pertemuan itu para penulis buku “Meraih Impian” bercerita tentang proses kreatif mereka.

Salah seorang penulis, Arta Laras, yang masih berstatus siswi SMP 15 Surabaya menuturkan, ia menulis karena sumber ide bertebaran di mana-mana. “Bertebarannya sumber ide inilah yang menjadikan menulis itu tidak sulit,” katanya.

Kunjungan FAM Riau


Sementara itu, Senin (27/1), siang, Koordinator  FAM Wilayah Riau, Surya Hardi (Murdoks), mengunjungi kantor pusat FAM Indonesia di Jalan Mayor Bismo, No. 28, Pare, Kediri, Jawa Timur. Kunjungan perdana Surya Hardi itu dalam rangka silaturahim dan konsolidasi program kerja FAM Riau.

Surya Hardi (Murdoks) datang ke kantor FAM Indonesia didampingi Ardi Susanti (beserta suami), penyair asal Tulungagung yang juga Guru Berprestasi 2013 Tingkat Propinsi Jawa Timur dan pemenang penulisan naskah fragmen terbaik tingkat Jawa Timur selama 5 tahun berturut-turut (2007 sd 2011).

Kunjungan tersebut diterima Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela, bersama beberapa Tim FAM Indonesia di kantor FAM. Kedua penyair ini juga menyumbangkan buku puisi, termasuk tiga jilid buku ‘Puisi Menolak Korupsi’ untuk koleksi perpustakaan FAM Indonesia.

“Selain berkunjung ke kantor FAM, Surya Hardi (Murdoks) sedang melakukan roadshow bersama sejumlah penyair Indonesia dalam rangka menyukseskan acara Puisi Menolak Korupsi,” ujar Aliya Nurlela. (aliyanurlela/FAM Indonesia/voa-islam.com)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/01/28/28848/menulis-jauhkan-siswa-dari-pengaruh-narkoba/#sthash.fpxacU6X.dpuf
Kegiatan tulis-menulis dapat menjauhkan siswa dari segala macam pengaruh narkoba dan zat adiktif lainnya. Menulis juga melatih mental siswa untuk selalu berpikir positif dan optimis menjalani hidup.

“Kalau lagi galau dan dirundung masalah, jangan cari pelarian ke narkoba, tapi menulislah,” ujar Muhammad Subhan, pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di hadapan siswa SMA Negeri 1 Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/1), dalam kegiatan penyuluhan narkoba bersama Tim Polres Tanah Datar di sekolah itu.

Pada kesempatan tersebut Muhammad Subhan memberikan bimbingan kepenulisan kepada siswa SMA Negeri 1 Rambatan dan mengarahkan mereka untuk menyukai kegiatan tulis-menulis.

“Kegiatan apa pun, sebelum mencintai kegiatan itu, harus dimulai oleh rasa suka. Begitupun menulis, mulailah menyukainya sehingga kelak benar-benar menjadi kegiatan bermanfaat,” kata penulis novel “Rinai Kabut Singgalang” itu.

Menurutnya, keterampilan menulis sangat penting bagi siswa. Nanti, setelah siswa masuk ke jenjang perguruan  tinggi, tugas yang paling banyak diberikan dosen kepada mereka adalah menulis makalah hingga menulis penelitian sebagai tugas akhir.

“Jika tidak punya keterampilan menulis sejak dini, setelah menjadi mahasiswa banyak yang kelabakan karena tidak mampu menulis,” papar alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padangpanjang itu.

Promotor acara, Destia Sastra, dari LSM Ciba Tanah Datar mengungkapkan, penyuluhan bahaya narkoba tersebut bekerjasama dengan Polres Tanah Datar serta sekolah-sekolah yang dikunjungi. Tujuannya agar pelajar dapat mengenal jenis-jenis narkotika serta bahayanya.

“Selain penyuluhan narkoba, juga diisi dengan materi bimbingan menulis dari Tim FAM Indonesia,” katanya.

Kopdar ke-15 FAM Surabaya

Di Surabaya, FAM Cabang Surabaya mengadakan silaturahim bersama pengurus dan anggotanya dengan tajuk ‘Kopi Darat (Kopdar) ke-15’. FAM Surabaya salah satu kepengurusan FAM Indonesia yang aktif menggelar pertemuan dan diskusi kepenulisan.

Kopdar tersebut berlangsung di gazebo kampus Unitomo Surabaya, Ahad (26/1), dihadiri pengurus dan anggota FAM Surabaya. Di antara yang hadir adalah para penulis buku antologi cerpen “Meraih Impian” yang penerbitannya digagas FAM Surabaya.

Menurut Koordinator FAM Surabaya Yudha Prima, dalam pertemuan itu para penulis buku “Meraih Impian” bercerita tentang proses kreatif mereka.

Salah seorang penulis, Arta Laras, yang masih berstatus siswi SMP 15 Surabaya menuturkan, ia menulis karena sumber ide bertebaran di mana-mana. “Bertebarannya sumber ide inilah yang menjadikan menulis itu tidak sulit,” katanya.

Kunjungan FAM Riau


Sementara itu, Senin (27/1), siang, Koordinator  FAM Wilayah Riau, Surya Hardi (Murdoks), mengunjungi kantor pusat FAM Indonesia di Jalan Mayor Bismo, No. 28, Pare, Kediri, Jawa Timur. Kunjungan perdana Surya Hardi itu dalam rangka silaturahim dan konsolidasi program kerja FAM Riau.

Surya Hardi (Murdoks) datang ke kantor FAM Indonesia didampingi Ardi Susanti (beserta suami), penyair asal Tulungagung yang juga Guru Berprestasi 2013 Tingkat Propinsi Jawa Timur dan pemenang penulisan naskah fragmen terbaik tingkat Jawa Timur selama 5 tahun berturut-turut (2007 sd 2011).

Kunjungan tersebut diterima Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela, bersama beberapa Tim FAM Indonesia di kantor FAM. Kedua penyair ini juga menyumbangkan buku puisi, termasuk tiga jilid buku ‘Puisi Menolak Korupsi’ untuk koleksi perpustakaan FAM Indonesia.

“Selain berkunjung ke kantor FAM, Surya Hardi (Murdoks) sedang melakukan roadshow bersama sejumlah penyair Indonesia dalam rangka menyukseskan acara Puisi Menolak Korupsi,” ujar Aliya Nurlela. (aliyanurlela/FAM Indonesia/voa-islam.com)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/01/28/28848/menulis-jauhkan-siswa-dari-pengaruh-narkoba/#sthash.fpxacU6X.dpuf

WASPADA MODUS ANAK DURHAKA KEPADA ORANG TUA DEMI PRIA KAFIR

Kisah ini nyata, cerita durjana anak durhaka pada orang tua demi pria kafir.
Adalah Farmidzi Zantman pria bule orang tua Asmirandah yang menemui kisah tragis ini. Ia sempat menaruh curiga terhadap putrinya tersebut yang diduga sudah murtad demi pria kafir yang tak tau sopan santun pada orang tua Asmirandah.
Sebenarnya sejak awal sang ayah, M Farmidji Zantman tidak pernah merestui hubungan anaknya dengan Vanno, meskipun mereka telah menjalaninya selama bertahun-tahun. Namun karena keseriusan dan niat tulus Vanno yang hendak menjadi mualaf dan ingin mempersunting anaknya tersebut, maka Zantman membantu segala sesuatunya yang berkaitan dengan proses Vanno untuk menjadi mualaf.
Beberapa bulan belakangan kehidupan Asmirandah yang biasa disapa dengan Andah dengan Jonas Rivanno penuh lika liku intrik.
Apa saja kedurhakaan Jonas Rivano pada mertuanya ini?
1) Dari mulai kepindahan agama Jonas Rivanno, pernikahan diam – diam, mengakui kebohongan publik yang mereka lakukan di depan media,
2) Mengajukan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama. Namun tidak ada yang pernah menyangka bahwa semuanya akan berakhir seperti ini.
3) Tidak hanya itu Zantman juga menjadi saksi dalam proses sakral yang dilakukan oleh Vanno. Akan tetapi Zantman tidak pernah menyangka kalau ternyata Vanno akan kembali kepada keyakinannya terdahulu, apalagi Andah sang anak juga ikut dikecam karena dianggap telah membohongi publik.
Sebagai orang tua yang patut dihargai menantu, Zantman mengaku bahwa dirinya sangat kecewa dan merasa telah ditipu oleh Vanno.
4) Selain itu Zantman menganggap Vanno telah mempermainkan dan meremehkan keyakinan yang seharusnya dijunjung tinggi olehnya. Zantman yang kala itu ikut menjadi saksi disaat Vanno mengucap dua kalimat syahadat 22 Agustus lalu tidak pernah mengira kalau ternyata apa yang dilakukan Vanno adalah sebuah kepura–puraan.

Namun pada akhirnya Zantman mengaku menyerahkan semua keputusan ditangan Andah.
Zantman merasa malu kepada pihak – pihak yang terkait dan ikut membantu proses pengislaman Vano. Hanya kata maaf yang dapat diucapkan oleh Zantman kepada MUI dan juga DKM Masjid An-Nur.
Mengenai pembatalan pernikahan yang diajukan putrinya tersebut, pria asal Belanda yang memang baru saja kembali ke Indonesia ini menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui sama sekali mengenai masalah tersebut. Itu dikarenakan Andah tidak menceritakan kepada dirinya mengenai pembatalan pernikahan yang diajukannya ke Pengadilan Agama Depok 7 November lalu. Namun, Zantman merasa sudah waktunya ia menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Andah.
"Kalau menurut aku sih sudah, tapi dia (Andah) enggak berani ngomong," tandasnya.

Menurut kabar yang beredar, disebutkan bahwa Asmirandah telah tercatat sebagai anggota jemaat Gereja Tiberias Indonesia setelah di Baptis Selam di Gereja Tiberias Kelapa Gading, Jakarta Utara, oleh Pendeta Dr. Yesaya Pariadji, Gembala Sidang Gereja Tiberias Indonesia.
Disebutkan pula, alasan keputusan Asmirandah berpindah agama yaitu agar supaya ia bisa menikah dengan kekasih hatinya, si Jonas Rivanno itu, yang sangat dicintainya.
Asmirandah dan Jonas Rivanno yang berada di gereja dan beredar melalui jejaring sosial twitter. @william_sancz
Sempat Masuk Islam, Jonnas Rivanno Murtad Lagi

Tak hanya Habb Idrus, keluarga Asmirandah pun ternyata juga merasa tertipu atas pernyataan Rivano yang membantah bahwa dirinya telah masuk Islam. Halai ini bertolak belakang dengan pengakuan Jonas sudah menjadi mualaf.

Sebelumnya, Asmirandah dan Jonas diketahui telah menikah pada 17 Oktober 2013 lalu dan keluarga mengetahui bahwa Rivano sudah memeluk agama Islam pada 21 Agustus 2013.

"Keluarga Asmirandah merasa tertipu oleh Jonas. Mereka sudah membuat pernyataan yang ditandatangani di atas materai," ujar Habib Idrus saat ditemui di Sekretariat FPI DPW Kota Depok, Rabu (13/11/2013).

"Kami selaku orangtua Asmirandah menyatakan bahwa Jonas Rivano benar adanya telah masuk Islam. Tetapi dengan adanya pernyataan Jonas tersebut membuat kami kecewa dan merasa dibohongi," kata Habib Idrus membacakan surat pernyataan yang dibuat oleh Anton Zantman, pria asal Belanda ayahanda Asmirandah.

Para wanita muslimah, ambil pelajaran dari kasus Zaskia Gotik dan pengusaha 'from Karang Asih City' Vicky Prasetyo yang telah beristri dan kumpul kebo dengan wanita Perancis, Ayu Tingting dan anak mantan petinggi Polri Enji Hendarso yang sebelumnya menghamili Anggita Sari dan kini Asmirandah dan Jonas Rivano. Dan yang paling fenomenal adalah kasus Ariel "Noah" vokalis ex group Band Peterpan yang berselingkuh dengan lebih dari 30 orang! Cowok bejat mulai nekat. Cuek berzina dengan menghamili wanita bukan mahram dan nekat mengelabui keluarga wanita dan agama Allah. Tolak Pria Munafik! Naudzubillah mereka tidak takut siksa Allah.
Agar tidak Durhaka, Bagaimana Memilih Pasangan Yang Diridhoi Allah?
Kriteria memilih seorang pasangan baik pria dan wanita yang baik agama dan akhlaknya adalah sebuah kriteria yang sangat penting ketika seseorang hendak menikahi seorang wanita.
Tentang hal ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
تنكح المرأة لأربع لمالها ولحسبها وجمالها ولدينها, فاظفر بذات الدّين تربت يداك
“Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari dari shahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu)
Jika seseorang hendak menikahi seorang wanita maka pilihlah seorang wanita yang shalihah lagi baik akhlaknya, insya Allah dia akan bahagia. Yaitu seorang wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, hanya beribadah kepada Allah semata dan tidak berbuat syirik (menyekutukan) kepada-Nya. Melaksanakan shalat lima waktu, shaum (puasa) pada bulan Ramadhan, memakai hijab syar’i, berbakti kepada orang tua, rajin menuntut ilmu dien (agama) dan wanita yang melakukan berbagai ketaatan lainnya. Seorang wanita yang memiliki rasa malu, penyabar, jujur, lembut dalam bertutur kata dan dari sifat-sifat mulia yang lainnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ” Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim dari Abdullah Bin ‘Amr)
Jika seseorang hendak menikahi seorang wanita maka pilihlah seorang wanita yang shalihah lagi baik akhlaknya, insya Allah dia akan bahagia. Yaitu seorang wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, hanya beribadah kepada Allah semata dan tidak berbuat syirik (menyekutukan) kepada-Nya. Melaksanakan shalat lima waktu, shaum (puasa) pada bulan Ramadhan, memakai hijab syar’i, berbakti kepada orang tua, rajin menuntut ilmu dien (agama) dan wanita yang melakukan berbagai ketaatan lainnya. Seorang wanita yang memiliki rasa malu, penyabar, jujur, lembut dalam bertutur kata dan dari sifat-sifat mulia yang lainnya.
Demikian pula sebaliknya, carilah pria shalih yang menaruh rasa hormat dan menghargai mertua, bukan pria sok kecakepan durjana yang memainkan agama, pernikahan, orang tua, hukum dan Allah subhanahu wa ta'ala

Jika ingin pria yang baik, kita pun perlu memperbaiki iman kita, atau se-kufu atau sederajat iman kita, kita lah yang memperbaiki jodoh kita itu kelak beriman atau tidak. Yang Baik dengan yang baik, karena ruh mencari pasangannya. Duh, mbok yo di ajak ngaji dulu, jangan milih tampang saja. Pilih karena Iman dan taat pada Allah lebih beruntung. [hijrah/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

- See more at: http://www.voa-islam.com/read/smart-teen/2014/01/29/28858/waspada-modus-anak-durhaka-pada-orang-tua-demi-pria-kafir-durjana/#sthash.hNMrcSSA.dpuf