Kamis, 30 Januari 2014

SERIAL HARIMAU SAGO PART 2

SAHABAT SEJATI
PART 2
Matahari sudah beranjak ke ufuk barat ,suara azan baru saja terdengar mengalun dari surau dikaki bukit,sambil menghapus peluh yang menetes dari dahi keriputnya,pria tua itu beranjak meninggalkan dangau kecil tempat beristirahatnya sehari hari disawah menuju sungai kecil disamping dangau untuk membersihkan diri serta berwudhu untuk melaksanakan sholat ashar.
Dengan khusu' pria tua ini mengangkat kedua tangannya bertakbir memuji kebesaran sang Khalik..kadang-kadang terdengar bisikan ayat2 suci meluncur dari mulutnya,tapi entah mengapa jantungnya berdetak dengan cepat seolah olah ada firasat buruk yang datang menghampirinya,begitu ia mengucapkan salam,tiba-tiba terdengar deru suara mesin mobil mendekat,sambil tertatih tatih pria ini melongok dari dangaunya,ia melihat 2 orang lelaki membopong sesosok tubuh yang sangat dikenalinya.
" Astaghfirullah...Indra....apa yang terjadi dengan dirimu nak..? teriak pria itu dengan keras begitu ia melihat kondisi pemuda yang dibopong oleh 2 pria itu,sambil bergerak cepat,pria tua itu meloncat kehalaman menyambut kedatangan mereka


" Assalamualaikum...ucap 2 pria itu
" Wa alaikum salam..jawab pria itu baru seolah baru sadar kalau Indra bersama 2 orang yang membawanya.
" Maaf pak...kami menemukan anak ini terkapar berlumuran darah dijalan,tapi anehnya dia menolak kami bawa kerumah sakit dan meminta kami mengantarkan nya kesini..
" Terimakasih nak...tapi alau bapak boleh tahu...anak berdua ini siapa? tanya pria tua itu kembali
" Oh ya...saya IPTU Riko pak,dan ini AIPTU Satrio,kami dari kepolisian pak..
" Ooo....maaf kalau begitu nak,bapak mengucapkan terimakasih atas bantuan anak berdua,nama bapak Radias,Paman dari Indra,saya juga tidak mengerti kenapa keponakan saya ini malah minta diantar kesini,bapak bukan dokter atau tabib yang mengerti pengobatan,tapi karena sudah ada disini,bapak akan coba mengobatinya dengan obat-obat tradisional yang bapak tahu...tolong baringkan dia diatas dipan itu nak,bapak mau mencari apa yang bisa dijadikan obat,anak berdua silahkan duduk dulu,sebelumnya bapak minta maaf karena tidak bisa menjamu anak berdua..maklumlah bapak hanya tinggal sendiri didangau ini..


" Tidak apa apa pak....kami juga maklum,kalau bapak izinkan,kami mau pamit pak,kami harus melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian setempat,sekaligus kami akan berkoordinasi untuk melakukan pengejaran pelaku yang saat ini diduga melarikan diri ke wilayah Agam dengan menyandera seorang gadis teman keponakan bapak ini...Insya Allah nanti atau besok pagi saya akan datang lagi unuk melihat kondisi Indra..Sahut IPTU Riko sambil menyalami Pria itu untuk berpamitan.
" Baiklah kalau begitu...sekali lagi bapak mengucapkan terimakasih atas pertolongan anak berdua,saya juga mohon doa agar keponakan saya bisa tertolong dan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,kita hanya bisa berusaha namun keputusan tetap ditangan Nya...
" Sama-sama pak,kami juga akan mendoakan Indra bisa sembuh karena kondisinya merupakan tanggung jawab saya....Jawab IPTU Riko.

\" Insya Allah...kita sama sama berdoa saja,karena segala sesuatu bersumber kepada Allah,Laa Hawla wala qu'ata illah bilahi aliyyil azhiim....tiada daya upaya melainkan pertolongan Allah...
setelah menyalami pria tua bijaksana itu,kedua perwira POLRI itu langsung menaiki mobil dan melaju meninggalkan debu dibelakangnya menuju kota Payakumbuh guna berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.tinggal pria tua itu termangu menatap kepergian kedua perwira itu,sambil menghela nafas,pria itu melangkahkan kakinya kembali kedalam dangau,ia melihat sekilas keadaan Indra yang masih belum sadarkan diri.
" Indra....sudah setahun engkau tidak pulang,tapi mengapa disaat engkau pulang malah berlumuran darah?apa ini pertanda sudah waktunya engkau menerima amanat yang diberikan ayahku...kakek mu untuk engkau belajar Ilmu Hakikat dalam kehidupn ini,apakah sudah waktunya dan apakah dirimu sudah sanggup menerimanya mengingat usiamu yang masih relatif muda,jiwamu masih labil,tapi kalau memang Allah berkehendak,tidak ada yang tidak mungkin....Bisik pria tua itu sendiri.

Radyas,pria tua itu melangkah keluar untuk mengumpulkan tumbuh tumbuhan yang banyak tumbuh diseputaran dangau dilereng gunung Sago itu, serta bahan bahan lain yang sekiranya bisa dijadikan obat,setelah semua terkumpul,Radyas membawanya kembali kedangau untuk segera diolah,jauh dilubuk hatinya Radyas sangat heran dan kagum dengan daya tahan tubuh Indra,sebab sangat tidak masuk akal dan sulit diterima logika manusia sehat manapun,mana mungkin ada orang yang sanggup bertahan hidup setelah terluka parah dan belum mendapat bantuan medis sama sekali...kalau di komik atau di film laga mungkin,tapi sulit terjadi dialam nyata,kecuali kalau kita kembali ke pada syariah dan syara'...tidak ada yang tidak mungkin oleh Allah kalau Dia sudah berkehendak..KUN FAYA KUN...jadi...maka terjadilah...
Setelah semua ramuan selesai,Radyas mengangkat tubuh Indra dan meminumkan obat itu kedalam mulut Indra sambil membacakan Basmallah serta ayat ayat qalam Ilahi seraya berdoa kepada sang Khalik penguasa Alam semesta ini mengharapkan kesembuhan buat keponakan tersayangnya ini,sedangkan ampas dedaunan itu ia tempelkan keluka Indra,karena getah tumbuh tumbuhan itu biasa digunakan oleh penduduk setempat sebagai obat luka jika terkena senjata tajam yang pergunakan sebagai peralatan kerja sehari hari sebagai petani maupun peladang.
Tidak terasa berjalannya waktu,panggilan azan maghrib sudah terdengar memanggil umat manusia untuk menghadapkan mukanya kepada sang khalik Allah azza wa jallah...Pria tua itupun beranjak mengambil wudhu dan melaksanakan panggilan Ilahi.begitupun ketika waktu Isya masuk,pria tua itu tidak beranjak dari sajadahnya,ia kembali menunaikan panggilan Ilahi tersebut,dari bibir tuanya tidak henti henti mengalir ayat ayat suci serta zikir memuji kebesaran Allah..dia memohon kepada Zat Yang Maha Suci dan Yang menguasai Hati manusia, Allah SWT agar diberikan agar indra diberikan kesembuhan dan kekuatan untuk bangkit dari koma yang dialaminya.disamping berzikir,ia juga berusaha menghadirkan wajah Ayahnya,kakeknya Indra dan berusaha berkomunikasi secara ghaib lewat batin..
" Radyas...seperti yang pernah ku amanatkan kepada mu agar mengajarkan syariat dan hakikat kepada keponakanmu,dan inilah waktunya engkau jalankan amanat ini,walaupun dengan jalan seperti sekarang,tapi ini sudah kehendak Allah engkau harus berhadapan dengan keadaan anak adik mu itu datang dalam keadaan luka parah,justru dengan jalan inilah engkau tanamkan kepadanya hakikat kehidupan,syariat dan ilmu ma'rifat agar dia bisa  menuju dan mendapatkan Ma'rifatullah..tiba tiba Radyas mendengar bisikan ghaib di batinnya.

" Baiklah Yah...tapi tolong berikan saya petunjuk darimana saya harus memulainya..tanya batin Radyas.
" Tentu saja engkau mulai dulu secara syariat,engkau bersihkan dulu hatinya dari sifat dunia,hapuskan dari hatinya kesombongan,takabur,amarah,dendam dan sifat tercela lainnya,karena mustahil engkau bisa menanamkan budi pekerti dan azas Rabbaniah ( ketuhanan ) jika hati sebagai ladangnya belum engkau bersihkan,apabila sudah bersih,barulah engkau mulai dengan kaji diri..sebab Allah pernah berfirman dalam Hadist Qudsi : Barangsiapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Aku...
"....ku lihat adikmu sudah mengajarinya dengan baik agar tetap dijalan Allah,hatinya kelihatannya bersih,tapi tugasmu untuk membersihkannya lagi.....Jawab suara ghaib itu lagi.

" Tapi yang menjadi pertanyaan saya,kenapa ayah justru melimpahkan amanat ini kepada saya?padahal kami bertiga sudah mendapat pengajaran yang sama dari ayah..Tanya Batin Radyas kembali.
" Hmm...mengapa kepada engkau ku amanatkan karena diantara kalian bertiga,engkau yang tertua dan kulihat hanya engkau yang bisa mendidik anak ini dibandingkan adik adik mu yang lain,disamping itu...bukannya hanya engkau yang mahir bersilat?bukankah engkau tahu kalau kalian ku ajari tidak sama,ayah anak ini ku tunjukan ilmu obat obatan dan tabib,Yunus ku bekali dengan hanya dengan kebatinan tapi engkau ku bekali ke duanya, yaitu Galuik Harimau dan kebatinan,walau engkau tidak kubekali dengan kepandaian obat obatan tapi anak ini sudah mempunyai bakat alam yang diturunkan oleh ayahnya...berarti lengkap sudah yang pernah ku ajarkan kepada kalian didalam tubuh anak ini...Jawab suara ghaib itu lagi.
" Baiklah yah...kalau memang itu kata ayah,akan saya jalankan amanat ini..Jawab Radyas menutup kontak batinnya dengan  Sang ayah,sebab tanpa disadarinya waktu subuhpun telah masuk,sungguh cepatnya waktu berjalan atau memang dikarenakan lamanya dia berkomunikasi secara ghaib lewat batin dengan ayahnya,sangat banyak pengarahan yang sudah diberikan sang ayah secara ghaib.

Sambil sempoyongan,Radyas pun kembali mensucikan dirinya dengan berwudhu serta menjalankan kewajibannya bersujud kehadirat Allah,setelah salam,Radyas kembali melihat keadaan Indra yang masih tergolek diatas dipan,Subhanallah...Maha suci Allah...siapa menyangka luka Indra yang tadinya menganga sudah terlihat mengering dan menutup kembali walaupun belum sempurna.
Walaupun Radyas masih diliputi rasa heran tapi ia tetap memanjatkan puji syukur kehadirat Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah karena Allah telah menunjukan sifat Arrahiim Nya dengan memberikan kesembuhan kepada Indra dengan sangat tidak masuk akal,tapi kalau Dia berkehendak..tidak ada yang tidak mungkin.seraya menyelimuti tubuh Indra,Radyas melangkah kedapur untuk menjerangkan/ memasak air ditungku ( ada yang ngerti nggak nech menjerangkan itu apa? hehehehehehe )buat kebutuhannya pagi ini,setelah menyeduh segelas kopi,pria tua ini melangkah keluar dangau dan duduk dibangku bambu didepan dangaunya,para petani dan pemilik ternak satu persatu terlihat sudah memulai aktifitasnya disawah maupun diladangnya,matahari pagi pun sudah mulai terlihat menyinari puncak dan lereng gunung sago.

Asap rokoknya meliuk2 ditiup angin,tapi fikirannya masih menerawang memikirkan kontak batinnya tadi malam,ia belum bisa memutuskan apa yang akan dilakukannya,sebab keinginannya saat ini hanya melihat Indra sembuh dari luka yang dialami pemuda itu.
" Uhhh.....Tiba tiba terdengar suara keluhan dari dalam dangau,dengan bergegas pria itu melangkah kedalam,ia melihat Indra sudah bangkit dari tidurnya sambil meringis menahan sakit dan rasa ngilu akibat lukanya.
" Sudah bangun ndra? bagaimana perasaan mu sekarang? tanya pria itu tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya melihat Indra sudah sadar..
" Masih sakit pak Adang ( Paman/saudara dari pihak bapak ),ngilu sekali.....jawab Indra
" Sudahlah...kalau memang masih sakit,lebih baik kamu berbaring lagi biar lukamu cepat kering....
" Iya seh...tapi saya dari kemarin indra belum sholat pak adang...cetus Indra lagi
" Ya sudah...kalau kamu masih mau sholat,diatas dipan itu saja,karena lukamu belum boleh terkena air,sebaiknya tayyamum saja....sambung pria tua itu sambil membantu Indra duduk diatas dipan.
tanpa menjawab,Indra langsung tayyamum dan menunaikan sholat,walaupun sudah terlambat karena matahari sudah muncul diufuk,tapi Agama Islam tidak pernah mempersulit umatnya,lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.kesejukan tampak dari wajah pemuda ini menandakan hatinya sangat bersih dari segala kotoran dunia.


***********************************************************************************

       Sementara itu disebuah pondok usang yang terletak dipinggir hutan kaki gunung Singgalang,para perampok itu memutuskan untuk bersembunyi ditempat itu,area pondok itu memang jarang dilalui dan ditempati oleh penduduk,paling paling kalaupun ada hanya disingahi oleh para pemburu babi hutan yang kebetulan berteduh atau kemalaman, sehingga para perampok ini merasa aman bersembunyi dari kejaran aparat,sambil menyeret liza dan menyekap disalah satu ruangan dipondok itu,para perampok itu duduk dilantai mengistirahatkan diri mereka.ada yang merokok dan ada juga yang membaringkan dirinya dilantai,sedangkan pemimpin gerombolan itu berdiri didepan jendela sambil menghembuskan asap rokoknya,ia lagi berfikir untuk memanfaatkan Liza sebagai sandera untuk mendapatkan uang tebusan,sambil menimang-nimang telepon selular milik Liza ditangannya,ia berniat akan menghubungi orang tua gadis itu
sementara dipojok ruangan Liza terisak sambil tiada hentinya memohon kepada Allah agar dihindarkan dari niat jelek pria pria kasar itu.ia tidak mau masa depannya hancur ditangan gerombolan para begajul itu,hatinya ngeri membayangkan jika kejadian seperti difilm maupun sinetron yang mengambarkan nasib wanita yang disekap dan diperkosa penjahat itu terjadi pada dirinya.kiranya Doa nya dikabulkan Allah karena tidak lama kemudian ia mendengar pembicaraan para perampok itu.
" Boss...ni cewek mau kita apain? tubuh anak ini cukup mengiurkan...ucap salah satu perampok itu.
" Ehh monyet....jangan ada yang coba coba menyentuh gadis itu,dia merupakan aset kita untuk mendapatkan uang,kalau kita sudah mendapat tebusan dari orang tuanya,wanita manapun yang kita inginkan pasti kita dapatkan,belum lagi hasil penjualan mobilnya,pasti laku dengan harga tinggi,sebab kita gak mungkin menyembunyikan mobil ini lama lama,jadi sebelum polisi mencium jejak kita,kita sudah berada jauh dari daerah ini...intinya...kalau ada yang punya niat mengganggu gadis itu,gw kaga' segan segan membocorkan isi kalian...faham? bentak pria yang pemimpin gerombolan itu sambil menodongkan senjata AK 37 kearah pria yang berbicara kepadanya itu.
" yaelah boss....segitunya,lagian gw becanda lagi,mana berani sech kita ngelawan perintah ente..? jawab pria itu dengan muka pucat pasi.
Liza yang mendengar obrolan itu tiada hentinya berucap syukur,walaupun hatinya belum tenang karena mengingat nasib Indra yang entah bagaimana keadaannya sekarang,hati kecilnya tidak rela pemuda yang dicintainya sejak lama itu celaka.

" Ehh neng....berapa nomer HP orang tua loe....kalau mereka mau loe selamat,mereka harus memberikan uang tebusan buat keselamatan lo....teriak pemimpin gerombolan perampok itu sambil membuka kain yang menutup mulut Liza,dengan terbata bata,gadis itu menyebutkan nomer telepone orang tuanya.
" Good...pinter...Sambut pria itu sambil menekan keypad telepon gengam milik Liza untuk menghubungi orang tua gadis itu.
" Hahahahahaha....sebentar lagi kita kaya,orang tua gadis ini bersedia menebus anak kesayangannya ini dengan tebusan Rp 100 Juta,ternyata ne gadis  anak tunggal coy......!! teriak pria itu sambil tertawa keras kegirangan.
" Mas...saya boleh ngomong dengan orang tua saya? tanya LIza dengan perasaan takut.
" Hmm...boleh cah ayu....tapi jangan ngomong macam atau memberi kode keberadaan kami,secantik apapun dirimu,gw kaga' segan segan menghabisi nyawa loe...jawab Pria itu sambil menempelkan Hp ditelinga LIza..
" Pa....selamatkan Liza pa..ma....suara liza dengan lirih
" Iya nak...papa akan berusaha menebus mu secepatnya,kalau tau begini,papa tidak akan mengizinkan kamu pergi dengan anak sialan itu....terdengar suara Papanya dari ujung telepon,dari nadanya pria itu tidak menyukai kehadiran Indra,dia mengganggap pemuda itu penyebab dan pembawa masalah buat anak gadisnya.
" Pa...jangan begitu,justru dia tertembak sewaktu menyelamatkan Liza....jawab gadis ini,tangisnya pun pecah mendengar cercaan papanya terhadap Indra.
" Haah....kamu serius? tanya pria itu kembali dari seberang ujung telepon.
" Iya pa....sampai sekarang Liza gak tau bagaimana keadaannya sekarang.....tangis gadis ini semakin pilu.
" Ahh...sudah...kebanyakan omong lo...teriak Pria brewokan itu seraya mematikan hp,ia kuatir lokasinya dilacak polisi dengan menyadap telepon.
perampok yang lain menutup mulut Liza lagi dengan sapu tangan agar tidak bersuara.

" sekarang apa rencana kita selanjutnya boss...? tanya salah satu perampok itu
" Hmm...salah satu dari kalian turun kebawah menyelidiki keadaan,sedangkan loe hubungi Gito dipadang,bilang kalau kita punya barang bagus,kalau harga cocok,gw akan ngantar langsung mobil gadis itu kepinggir hutan,biar sama sama aman,karena gw gak mau penadah sialan itu mengetahui tempat persebunyian kita,jujur gw gak percaya ma dia...jadi disaat kita menerima tebusan dari orang tua gadis itu,kita bisa langsung melenggang kabur sejauh mungkin,gw mo balik ke lampung,kangen ma orang rumah....jawab pria brewok itu sambil menunjuk salah satu anggotanya yang berbadan ceking,karena orang tidak akan mencurigai dirinya sebab wajah dan perawakannya hampir sama dengan penduduk sekitar.

" Oke boss....jawab anggotanya dengan serentak,si pria ceking lang sung keluar kepinggir hutan untuk memastikan keadaan aman,sedangkan pria yang tadi berbicara dengan pria brewok itu juga beranjak meninggalkan pondok untuk menghubungi penadah Mitra mereka dikota Padang via telepone genggam,setelah mendapat harga pasti,mereka menentukan waktu dan lokasi transaksi yang telah mereka setujui via telepone.pria itu balik kepondok untuk melaporkan hasil pembicaraannya.
" Oke....sekarang seraya menunggu kabar dari si ceking dan kedatangan Gito,sebaiknya kita beristirahat dulu seraya melepaskan ketegangan otak dan syaraf...perintah pria brewok itu lagi kepada anggotanya yang lain.



***********************************************************************************
Dihari ketiga,Indra sudah mampu bangkit dari dipan dan beranjak keluar dangau,ia duduk dibangku bambu didepan dangau,ia melihat Radyas sedang mencangkuli sawah tak jauh dari dangau,pria tua bermandikan keringat mengayunkan cangkul ditangannya,Indra yang melihat keadaan itupun melangkahkan kakinya mendekati pria tua itu,ia tidak tega melihat diusia tuanya Radyas masih bekerja disawah.
" Pak adang...biar indra saja yang melakukannya...pinta Indra sambil mengambil cangkul ditangan radyas.
" memangnya kamu sudah sanggup?luka mu belum kering betul sahut Radyas dengan perasaan kuatir.
" gak apa apa pak adang,justru kalau terus2an tidur malahan gak enak sama sekali karena tubuh Indra gak bergerak dan gak mengeluarkan keringat....sahut Indra sambil mengayunkan cangkul.walaupun masih terasa nyeri,ia tahan karena ia tidak ingin berdiam diri tanpa ada bergerak selama 3 hari,tidak terasa sudah hampir separuh petak sawah itu selesai dicangkulinya,Ajaibnya seiring peluh yang membasahi tubuhnya,ia merasakan badanya terasa ringan dan nyeri yang dirasakannya sudah idak terasa lagi..
Sambil isirahat melepaskan lelah dipematang,mereka melihat sebuah mobil berhenti dipinggir jalan,dari mobil itu turun seorang pemuda tampan mendekati mereka,ternyata pemilik mobil itu adalah IPTU Riko memenuhi janjinya untuk melihat keadaan Indra,Perwira Polisi ini merasa kaget karena tidak menduga Indra bisa sembuh dari lukanya tanpa perawatan medis sama sekali,malahan yang membuat inspektur muda ini geleng geleng kepala ketika ia menyadari bahwa Indra malah sanggup mencangkul hampir separuh petak sawah didepannya.
" Busyet....bapak pakai tenaga dalam atau bagaimana? kok Indra bisa secepat ini pulih dari luka tembak yang dialaminya beberapa hari yang lalu..? tanya Iptu Riko keheranan.
" Hahahaha....abang bisa juga melucu ya? emangnya Wiro Sableng bisa sembuh dengan tenaga dalam? jawab indra sambil tertawa terbahak bahak mendengar pertanyaan konyol IPTU Riko yag dirasanya sangat mengelitik hatinya,sedangkan Radyas hanya tersenyum kecil.
" Kan bapak sudah bilang,bapak tidak punya keahlian apa apa seperti yang anak katakan,ini semua terjadi karena kebesaran Allah semata...Jawab Radyas pelan.
" Ajaib saja pak....tukas perwira itu lagi.
" Kalau Allah berkehendak,tidak ada yang tidak mungkin....sahut pria tua itu lagi.
" Wahh...saya jadi merasa betapa masih jauh ilmu agama yang saya pelajari dibangku sekolah dulu,kalau bapak tidak keberatan,maukah bapak mengajari saya ilmu agama lagi pak..? pinta Iptu Riko.
" Bapak bukan orang pintar atau alim ulama,ilmu agama bapak pun tidak begitu dalam,tapi sesuai dengan sunnah Rasul,ajarkanlah kebaikan itu walaupun hanya satu ayat,bapak akan mencoba mengajarkan apa yang bapak ketahui....sahut pria tua itu merendah.
" Oh ya bang....lebih baik kita ngobrol didalam dangau saja,sekalian saya ingin mengetahui keadaan dan kabar teman saya yang diculik perampok2 itu...cetus Indra sambil mengajak Iptu Riko masuk kedalam dangau,sambil menggangguk pelan,Iptu riko dan Radyas pun beranjak mengikuti langkah Indra menuju dangau,karena disamping menjenguk Indra,Iptu Riko juga ingin menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan pihak kepolisian atas kasus perampokan dan penculikan yang dialami Indra dan Liza beberapa hari yang lalu.
" Kami sudah menyelidiki keberadaan para perampok itu,berkat inteligen dan kerjasama semua pihak kepolisian sumatra barat,kami berhasil melacak keberadaan mereka dipinggir hutan dilereng gunung singgalang,meraka berencana meminta tebusan dari orang tua gadis teman dek indra,rencananya besok mereka akan mengambil tebusan itu disebuah rumah tua dekat pemukiman penduduk,liciknya mereka tidak mau menunjukan diri,mereka minta agar uang tebusan ditinggal didalam rumah itu,dan meminta pemilik rumah yang mengantar uang itu ketempat persembunyian mereka,tentu saja dengan menyandera salah satu keluarga pemilik rumah agar mau melaksanakan perintah mereka,setelah uang mereka terima baru semua sandera mereka lepaskan tentu saja dengan todongan senjata dari jarak jauh untuk menghindari hal hal yang mereka rasa membahayakan mereka, salah satu anggota kita akan menyamar sebagai penduduk setempat agar bisa mendekat tanpa dicurigai,dan kami juga mendengar kabar bahwa mereka juga berencana menjual mobil milik gadis itu,kami sudah menangkap sipenadah dan memintanya bekerja sama untuk menjebak para perampok ini....papar Iptu Riko panjang kali lebar...( Kayak rumus matematika aja P X L hehehehehehe )
" Tolong selamatkan teman saya bang....saya merasa bersalah kepada orang tuanya karena telah lalai menjaga nya sehingga mendapat masalah sperti ini....pinta Indra Kembali.
" Insya Allah...kami akan berusaha semaksimal mungkin,mari kita berdoa agar kami bisa menyelesakan tugas kami dalam memberantas kejahatan....sahut Iptu Riko
" Ehh...by the way any way....abang dah makan blom? lapar neh,makan yuk bang....disini gak ada makanan,yg ada juga ubi rebus...mau? imbuh Indra
" Ya udah...kita makan diluar saja,kebetulan saya juga lapar sahut Iptu Riko sambil menoleh kearah Radyas yang baru saja membersihan diri dan manganti pakaiannya.
" Indra...kamu bikin malu saja,kasihan nak Riko ini baru datang malah kamu minta yang macam macam....cetus Radyas.
" Hadeuhh...pak adang,indra gak minta macam macam kok,cuma ngajak abang ini makan,tapi berhubung didangau kita ini cuma ada ubi rebus sisa tadi pagi,ya udah abang ini ngajak makan diluar...sahut Indra nyengir,ternyata seiring pulihnya kesehatannya,kekonyolan pemuda ini juga kembali timbul,karena dia yakin Iptu Riko adalah sosok pemuda yang baik,karena berdasarkan pengalamannya,kalau saja Iptu riko bukan orang atau polisi yang baik,sudah pasti dia tidak akan datang menjenguknya kekaki gunung sago ini,adapun masalah yang yg dihadapinya,sudah pasti polisi itu hanya melimpahkan kasus ini kepihak dan jajaran polisi setempat tanpa mau terlibat lebih jauh,tapi apa yang terjadi,perwira muda ini malahan ikut menyelidiki kasus ini serta mau bersusah payah menjenguknya, padahal mereka sebelumnya tidak saling mengenal satu sama lain.

" Tidak apa apa kok pak...lagian saya senang melihat sikap indra,spontanitasnya membuat saya seperti dianggap saudara sendiri,maaf biasanya orang lain akan merasa kaku jika mereka berhadapan dengan orang yang baru dikenalnya,apalagi kalau mereka tahu yang dihadapinya polisi..biasanya mereka akan menjaga jarak.tapi indra tidak kaku sama sekali.....sahut Iptu Riko menjawab teguran Radyas terhadap indra.
"...Lagian saya berencana nginap malam ini disini,seperti permintaan saya tadi,saya ingin memperdalam ilmu agama saya dengan bapak...sambung Iptu Riko.
" Eits....serius tuh bang? apa abang gak risih tidur diatas dipan bersama saya? ntar badan abang gatal,maklumlah lah bang,biasanya orang kaya alergi tidur ditempat beginian....cetus Indra seolah tidak yakin dengan jawaban Iptu Riko.
" Yee...kamu tau dari mana saya kaya..? tanya Iptu Riko disaat mereka dalam perjalanan menuju rumah makan dikota payakumbuh.
" Buktinya abang punya mobil dan punya pangkat tinggi,wangi,pakain necis....orang miskin mana mungkin bisa memiliki seperti apa yang abang miliki sekarang,kalau bukan orang kaya apa namanya? tanya Indra kembali.
" Kamu mungkin tidak percaya,saya bukan berasal dari keluarga berada,ayah saya cuma petani sayur,tapi berkat kegigihan ,saya bisa masuk AKPOL dengan hasil murni dan bertahap demi tahap saya berusaha meraih semua mimpi saya,ingat ndra....hanya orang tangguhlah yang bisa bermimpi dan mewujudkan mimpinya...jadi gak ada cerita orang miskin tidak boleh bermimpi,yang dilarang adalah larut dalam mimpi tanpa ada usaha meraih dan mewujudkannya....jawab Iptu Riko dengan jelas..
" Masa sech..? tapi kalau memang benar,cerita abang ini bisa menjadi motivasi buat saya tuk meraih mimpi dan cita cita saya bang....sahut Indra dengan mata berbinar.
" Betul yang dikatakan oleh nak Riko,Allah sendiri telah menyatakan dalam Al qur'an bahwa tidak akan berubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak berusaha merubahnya....sambung Radyas menjelaskan kepada kedua pemuda itu,Indra dan Riko hanya mengangguk membenarkan penjelasan pria tua tersebut.
" Oke kita sudah sampai,mari kita turun dan memesan makanan....ujar Riko begitu mereka sampai didepan sebuah rumah makan,meraka turun dan memasuki rumah makan tersebut,sambil makan,obrolan mereka tetap berlanjut sampai selesai dan pulang kembali kedangau...tanpa terasa keakraban diantara mereka makin terjalin.

" Wah...udah asyar tuh bang....sholat dulu yuk...ajak Indra sewaktu terdengar kumandang azan sayup sayup dari surau dipinggir kampung.
" ayo...sambut Riko dan Radyas berbarengan,mereka pun melaksanakan sholat berjamaah dengan khusu',terasa ada kesejukan dihati mereka ketika bersujud dihadapan Allah sehingga setelah selesaipun kenikmatan itu masih terasa dihati mereka.
" Pak...selama ini saya melaksanakan sholat tapi belum pernah sekalipun saya merasakan kenikmatan seperti yang saya rasakan pada saat ini,selama ini saya menunaikan sholat hanya semata mata pelepas hutang dan kewajiban saja..tukas Riko mengutarakan perasaannya.radyas hanya mengangguk angguk seraya tersenyum mendengarkan penuturan Riko.
" Itulah Rahasia Allah...mungkin selama ini nak Riko belum mendapat kekhusu kan dalam beribadah,tapi mungkin disaat inilah kekhusu'kan itu baru tercapai,Dizaman dulu pada saat perang melawan kaum kafir qurais,syaidina Ali bin Abi thalib Ra terkena panah musuh,dikarenakan pada saat itu ia belum sholat,maka tanpa menghiraukan rasa sakitnya,beliau sholat,disaat itu para sahabat yang tidak tega melihat darah bercucuran dari tubuh Ali sepakat mencabut anak panah tersebut,ajaibnya karena saking khusu' nya Ali dalam sholatnya sehingga ia tidak merasakan sakit ketika anak panah tersebut dicabut,setelah salam baru ia sadar....begitulah nikmatnya sholat khusu'...papar Radyas panjang lebar,mereka bertiga saling berdiskusi tentang syariat sehingga tanpa disadari diskusi itu berlanjut ke tingkat hakikat,Radyas membuka semua ilmu yang pernah dipelajarinya dari ahli ahli sufi dan ahli tarekat,dimulai dari kaji diri sampai hakikat dan ma'rifat itu sendiri tanpa ditutupi sama sekali,waktu terus berjalan,dari asyar dan baru berhenti ketika maghrib,setelah selesai sholat,mereka pun kembali ke tempat duduk di depan dangau.
sambil menikmati angin malam didepan dangau,Riko menawarkan diri untuk mengajari Indra sedikit dasar ilmu beladiri dengan alasan agar suatu saat Indra bisa menjaga dirinya sendiri,tanpa disangka radyas yang melihat dari tempat duduknya langsung berdiri,danbergabung dengan kedua pemuda ini,ia tertarik dengan gerakan silat riko yang menurutnya sangat familiar,tapi masih belum sempurna.pria tua itupun mulai mempertontonkan gerakan silat yang membuat kedua pemuda didepannya berdecak kagum,diusia tuanya ternyata gerakan yang dilakukan Radyas sangat indah,lentur tapi bertenaga,pria tua itu ternyata belum kehilangan kegesitannya.satu persatu Radyas mengajarkan semua gerakan silek tuo yang terkenal dengan langkah nan ampek kepada kedua pemuda ini,sehingga perlahan lahan gerakan kedua pemuda ini sudah hampir menyamai Radyas.gerakan mereka tak ubahnya seperti macan meloncat dan meliuk lincah kesegala arah,badan dan tubuh mereka telah dibasahi keringat sehingga udara pegunungan yang dingin menusuk ketulang tidak lagi mereka rasakan.
" Anak anak ku sekalian,cukup sudah yang bisa Pak adang ajarkan kepada kalian berdua,untuk selanjutnya kalian bisa mencarinya sendiri lewat sholat,Insya Allah itu akan kalian dapatkan asal kalian tetap teguh dalam menjalankan syariat yang telah diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW kepada kita umat nya.pergunakanlah apa yang kalian dapat untuk mensyiarkan agama Allah serta menegakkan keadilan,karena sesungguhnya mustahil kalian bisa membangun jalan ke surga didalam gejolak api neraka,Lii annal mu;minin na haq...kembalilah kepada yang Haq...
" baik pak adang..sahut kedua pemuda itu serentak
" sekarang sebaiknya kalian sholat Isya dulu,baru setelah itu kita lanjutkan lagi,jangan lupa basahilah lidah dan lisan kalian dengan kalimat istighfar,tasbih maupun zikir memuji kebesaran Allah.semoga kalian diberikan petunjuk dan hidayah Nya...lanjut pria tua itu kembali sebelum kedua pemuda itu melangkah kepancuran kecil dibelakang dangau untuk berwudhu dan menunaikan ibadah sholat Isya berjamaah,begitu selesai salam,merekapun beristighfar,bertasbih memuji kebesaran Rabb pencipta alam semesta ini,kalimat zikir dan asmaul husna pun meluncur dengan lirih dari mulut kedua pemuda tampan ini,sehingga saking khusu' nya,Indra merasakan sukmanya melayang meninggalkan raganya dan melesat masuk kedalam lingkaran cahaya putih,yah...pemuda ini tanpa sadar telah memasuki dimensi alam ghaib,ia menemukan dirinya berjalan disebuah taman yang sangat indah,Indra terus melangkahkan kakinya dengan diiringi perasaan kagum bercampur keheranan,ia tidak tahu sedang berada dimana sampai akhirnya ia melihat sesosok pria tua berjubah putih yang sedang duduk diatas batu sedang menatapnya dengan senyuman,Indra seperti mengenal wajah lelaki itu tapi ia tidak tahu dimana ia pernah melihat sosok pria berjubah itu,disaat masih diliputi rasa heran,tiba tiba terdengar suara mengucapkan salam kepadanya,ia melihat pria tua itu bangkit dan menyambutnya.
" Assalamulakum wahai cucuku....dan terimakasih engkau telah datang memenuhi undangan ku...
" Wa alaikum salam kek....oh ya..kalau saya boleh tau,kakek ini siapa dan sekarang saya lagi berada dimana? tanya indra heran.
" Aku adalah ayah dari ayahmu,dengan kata lain aku adalah atuk ( Kakek ) mu,ini adalah tempatku menunggu waktunya penghitungan / Yaumul Hisab dilaksanakan..adapun tujuanku mengundangmu kesini dikarenakan diriku ingin melengkapi apa yang telah diajari oleh ayah dan pak adang mu,kalau dialam nyata,engkau akan memakan waktu bertahun tahun untuk mempelajari apa yang akan kuberikan kepada mu..pria tua berjubah itu menjawab dengan lembut.
" Emang atuk mo ngajari apa sech? kok dah kayak cerita wiro sableng aja...belajar ilmu kesaktian dilereng gunung...hehehehehehehehe....sambut Indra tertawa.
" Wiro sableng? siapa tuh? tanya Kakek itu berbalik sekarang keheranan.
" Hahahahaha....itu ...tokoh cerita yang saya baca dari buku serial tuk....jawab indra tersipu malu.
" Ooo...buku cerita...terserah kamulah..yang jelas ini bukan khayalan sperti yang kamu baca itu cu....
" Maaf tuk....sekarang apa seh yang kan indra pelajari dari atuk? tanya Indra kembali
" sperti yang telah atuk sampaikan tadi,atuk akan melengkapi pelajaran yang diajarkan Radyas,pak adang mu itu Ndra....karena dia memberiakan dasarnya sehingga engkau tidak akan kesulitan menerima apa yang akan atuk berikan dan tidak akan memakan waktu lama bagimu menyerap apa yang akan atuk berikan...
" hmm...baiklah!mari kita mulai tuk....ujar indra tidak sabar.
" Baiklah... jawab kakek itu seraya membuka langkah dan jurus silat yang sebetulnya tidak begitu jauh berbeda dengan yang dipejarinya barusan hanya saja yang ditunjukan kakek ini jauh lebih padat  dengan gerakan lihai menyerupai gerakan harimau yang sedang bergelut.Indra pun berusaha mengikuti semua gerakan itu dan sekali sekali kakek itu membetulkan posisi kuda kuda indra.jurus demi jurus telah dipertunjukan sampai pada akhirnya kakek itu mengajak Indra kembali duduk.
" Nah...sekarang engkau telah selesai mempelajari Galuik Harimau ini,sebetulnya galuik ini telah atuk rubah sedikit dan atuk pecah menjadi dua,sehingga kesempurnaan galuik ini akan nampak jika dimainkan berpasangan...tutur kakek itu ketika mereka telah dudk berhadapan kembali.
" berpasangan? dengan siapa? dengan bang riko maksudnya tuk? tanya Indra kembali.
" Tentu saja bukan,yang namanya berpasangan sudah pasti laki laki dan perempuan,lagian ilmu ini hanya bisa dilakukan oleh dua orang yang bersaudara....lanjut kakek itu kembali
" Nah itu masalahnya tuk....Indra berpasangan dengan siapa? karena adik perempuan Indra satu satunya telah dipanggil Allah keharibaan Nya...jawab indra dengan mimik keheranan.
" memang Allah telah memanggil adik kandung mu,tapi suatu hari kamu akan menemukan sorang gadis yang akan menjadi pengganti adik kandungmu,dia juga akan atuk ajari galuik harimau secara ghaib lewat mimpinya....
" lalu bagaimana cara Indra menemukan gadis yang atuk maksud itu? tanya Indra kembali.
" Tidak susah buat menemukan gadis ini,dia mempunyai sifat keras seperti adikmu,dia juga memakai sebuah liontin berbentuk kepala harimau seperti yang pernah diberikan ayahmu dulu...papar kakek itu menjelaskan.
" yang ini maksud atuk? tanya indra seraya mengeluarkan sebuah benda dari dalam dompetnya
" Betul...ini dulu ada sepasang satu diberikan kepadamu dan satu lagi kepada Almarhumah adik mu,tapi sewaktu ia berpulang,kalung itu raib secara ghaib dari lehernya,makanya ibumu hanya menemukan kalung tanpa liontin,karena ketidak tahuannya,ibumu beranggapan liontin itu terjatuh tanpa disadari adik mu...kakek itu kembali memaparkan apa yang menjadi pertanyaan Indra.
" Ooo...gitu ya tuk? kapan tuh? jadi gak sabar nech punya adik lagi....cantik gak tuk? tanya Indra konyol
" Itulah sifat manusia,selalu tidak sabaran...cetus kakek itu melihat ketidak sabaran Indra serta kekonyolan yang diperlihatkan pemuda itu.
" Hehehehehehe....maaf tuk..jawab indra tersipu malu seraya menggaruk kepalanya yang mendadak gatal.
" that's ok....jawab sang kakek gak kalah konyolnya
" Nah lo....Indra langsung melongo sewaktu kakeknya itu menjawab pakai bahasa inggris.
" Hahahahahaha.....tawa sang kakek langsung meledak melihat ekspresi cucunya itu yang tidak lama juga diikuti oleh tawa Indra..
Perasaan belum lama Indra bercengkrama dan mendapat pengajaran dari kakeknya,sayup sayup telinga Indra mendengar suara azan.
" Tuk...dah azan tuh...sholat dulu yuk...ajak Indra.
" Hmm...karena azan sudah terdengar,maka atuk cukupkan sampai disini kaji mu,Insya Allah akan atuk tambah lewat mimpimu,sekarang kembalilah ketubuhmu,karena tugas besar telah menunggumu dialam nyata...ujar kakek itu seraya memeluk indra,ketika Indra membuka matanya,ia menemukan dirinya kembali didalam dangau milik Radyas.,ia melihat Iptu Riko sudah tertidur diatas sajadah,tapi ia tidak menemukan Radyas,setelah membangunkan iptu riko untuk sholat subuh,Indra melihat Radyas dari belakang,ternyata pria tua ini mengambil wudhu dan berniat membangunkan Indra dan Riko,ternyata kedua pemuda itu telah bangun,akhirnya mereka pun kembali sholat subuh berjamaah...
setelah sholat,indra pun melangkah kedapur untuk menyeduh kopi buat menemani mereka dipagi ini.indra meliht Riko sedang bercengkrama dengan Radyas diruangan depan,Indra pun langsung meletakkan cangkir berisi kopi dihadapan Riko dan radyas dan bergabung dengan mereka,alangkah kagetnya kedua orang tersebut disaat Indra menceritakan pengalamannya tadi malam.ternyata tidak satupun dari mereka yang menyadari apa yang telah dialami Indra,mereka berfikir Indra tertidur karena kelelahan sehabis latihan dan sholat Isya semalam,ternyata pemuda itu bukan tidur tapi sedang mengadakan perjalanan spiritual kedimensi lain.
Disaat mereka sedang asyik ngobrol,tiba tiba handphone milik Iptu Riko berbunyi,ternyata itu telepon dari salah satu anggota kepolisian yang memberi kabar kalau tempat persembunyian para perampok itu telah diketahui dan telah dikepung oleh aparat kepolisian gabungan dari Luhak yang tigo,yaitu Polres 50 kota,bukittinggi,dan tanah datar..tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyergap para perampok itu.

" pak adang....saya mohon pamit untuk kembali bertugas,karena gerombolan perampok yang melukai indra dan menyekap teman indra sudah berhasil kami temukan,saya sendiri yang akan memimpin penyergapan ini...Iptu Riko minta izin untuk melaksanakan tugasnya.
" Saya ikut bang....tiba tiba Indra bersuara dari belakang

" Jangan  Ndra...kamu disini saja,biar kami yang menyelesaikan kasus ini...tolak Iptu Riko
" Saya mohon bang...izinkan saya ikut,karena saya tidak akan tenang karena sahabat saya masih ditangan para penjahat itu...please...!! indra kembali memohon agar diizinkan ikut.
Sambil menghela nafas,akhirnya perwira itu mengganggukkan kepalanya dengan berat.
" thank you bang....sorak indra kegirangan
" kamu boleh ikut, tapi dengan syarat...jangan melakukan hal bodoh yang bisa mengganggu tugas aparat dan membuyarkan rencana yang telah kami susun buat menyelamatkan sahabatmu itu,biarkan kami menyelesaikan tugas kami meringkus perampok antar pulau dan provinsi itu,kami sudah mengincar mereka sejak setahun yang lalu,tapi kami selalu gagal meringkus mereka,makanya kami berharap saat ini harus berhasil menghentikan tindak tanduk mereka....
" Occe dech....jawab Indra seraya mengedipkan sebelah matanya kearah Riko.
" Sompret....gak sudi banget liat kamu ngedip kek gitu,mending kalo yng ngedip cewek...teriak Riko seraya menjitak kepala Indra.,seraya mengelus kepalanya yang kena jitak,Indra melangkah mengikuti Riko naik ketas mobil setelah pamit dan mohon do'a restu dari radyas.
Iptu riko pun memacu mobilnya menuju tempat yang dikabarkan oleh anggotanya tadi.


**********************************************************************************

" keparat....kok bisa polisi polisi sialan ini menemukan persembunyian kita? padahal kita sudah berhati hati....teriak pemimpin perampok brewok itu dengan kalap.
".....Pasti ada diantara kalian yang berbuat sembrono sehingga memancing kecurigaan polisi....teriak pria brewok itu lagi...
" Gak boss....sahut anak buahnya dengan wajah ketakutan melihat ekspresi pemimpin mereka yang terlihat sangat kalap,biasanya klau sudah kalap,bajingan satu itu tidak segan2 berbuat kejam kepada siapa saja.
" dah gitu si gito malah ketangkap lagi....grrrrhh.....
" Kami gak tau kalau gito malah bekerjasama dengan polisi boss....jawab siceking.
" Ahh berisik lo....gw yakin jejak kita tercium polisi karena kecerobohan lo mengganggu janda dipingir kampung itu kan? padahal setau gw tu janda sebelumnya tidak pernah kelihatan dikampung ini,jangan jangan dia adalah polwan yang sedang menyamar,shit....teriak sibrewok itu lagi.
"...Oh ya....bagaimana dengan uang tebusan dari orang tua gadis ini...tanya sibrewok lagi seraya menunjuk LIza yang sedang meringkuk bersama seorang wanita tua dan anak kecil yang merupakan keluarga pemilik rumah yang mereka rencanakan sebagai tempat orang tua liza mengantarkan tebusannya.
" Aman boss...si bayu sudah mengawal lelaki itu dari jauh untuk mengantarkan uang tebusan itu,walau bagaimanapun pria tua tak akan berani berbuat macam2 kaena keselamatan keluarganya berada ditangan kita...
" Hmm...mudah mudahan saja.....sahut sibrewok dengan singkat,otaknya masih berkecamuk memikirkan cara agar bisa lolos dari kepungan polisi.
Tak lama pintu pondok terbuka,sesosok lelaki tua masuk diiringi lelaki berbadan gempal membawa sebuah tas berisi uang tebusan.
" Tuan...saya sudah membawa yang tuan minta,sekarang tolong lepaskan istri dan cucu saya....pinta lelaki tua itu meratap melihat istri dan cucunya disudut ruangan,sambil mengibaskan tangannyamsibrewok menyuruh lelaki itu cepat pergi dari situ,dengan terburu buru lelaki itu beserta keluarganya langsung bergegas keluar dari pondok itu sebelum sibrewok berubah pikiran.
Sibrewok sudah tidak peduli lagi dengan lelaki tua itu,perhatiannya lebih fokus dengan isi tas berisi uang tebusan,tapi belum sempat ia membuka tas itu,tiba tiba sibrewok melihat ada orang yang sedang melintas didepan pondok,sesosok pemuda dengan santai tampak menjinjing sebuah sangkar burung yang terbuat dari bambu,seolah tidak peduli dengan sekitar pemuda itu dengan santai mamasang jerat untuk menagkap burung puyuh disemak semak didekat pondok.
" Itu siapa? tanya sibrewok berbisik kepada salah satu anggotanya.
" Ooo...itu si Anto boss,dia menderita keterbelakangan mental,setiap hari kerjanya kalau gak nangkap belut disawah ya itu nangkap burung dihutan boss...jawab anngotanya.
" Lo yakin dia bukan polisi yang menyamar? tanya brewok lagi.
" yakin boss...semua penduduk kampung ini mengenal anak itu,mereka semua mengatakan anak itu memang mengalami keterbelakangan mental boss sejak kecil boss,emang dia pernah tidak kelihatan dikampung ini selama hampir 2 tahun,tapi sebulan yang lalu dia kembali kekampung ini,menurut pengakuannya dia berada dikampung sebelah,jadi saya yakin anak ini tidak berbahaya boss....jawab sianak buah meyakinkan bossnya.
" Hmm...gitu ya? tapi gw belum yakin tuh...coba lo ambil tu anak dan bawa kedalam,gw pengen buktiin ucapan lo....perintah sibrewok.tanpa membantah sigempal langsung bergerak cepat meringkus pemuda itu,tanpa perlawanan berarti pemuda itu berhasil dibawa masuk,begitu sampai didalam sibrewok tidak bisa menahan tawanya melihat mimik tolol yang tergambar diwajah pemuda itu....
" hahahahahahaha....kalian benar,ne anak tolol banget,lo lempar lagi keluar,gw empet liat wajahnya....perintah sibrewok sambil tertawa geli,begitu sigempal mau manariknya keluar,tiba tiba saja pemuda itu berbalik dan memplintir tangan sigempal kebelakang...
" Keaparat....siapa lo...? tanya Sibrewok kaget.
" Awak aantooo....daaaaaaaaaa....uda gapuak kooo jaeeeekkk....unggeh wak lapehhhh......( awak anto bang,abang gendut ini jahat,burung saya lepas ) jawab si pemuda dengan terbata bata...air ludahnya berhamburan keluar
" Lepaskan dia...kalau nggak kepala kamu saya tembak....gertak sibrewok begitu menyadari pemuda itu memang idiot,
" Jaddiihhhhhh....jawab pemuda itu sambil melepasakan tangan sigempal,tapi kakinya juga menendang pintu pondok sehingga terbuka lebar,dan tiba tiba beberapa orang berpakaian preman menerobos masuk,begitu menyadari kalau yang barusan menerobos masuk adalah polisi,si brewok langsung menyambar LIza dan menodongkan senjata kekepala gadis itu..
" Berani lo pada bergerak,kepala gadis ini gw ledakin....teriak sibrewok,anak buahnya pun sudah siaga mengarahkan senjata ditangan mereka kearah polisi yang barusan masuk.
" Letakin senjata loe....dan lemparin kesini,atau kalian pengen melihat gadis ini mati dengan sia sia...
dengan terpaksa polisi2 itu meletakkan senjatanya,para perampok itu tertawa puas karena begitu gampangnya mematahkan taktik polisi.
" Lo pake radio lo....gw pengen komandan lo kesini....teriak sibrewok lagi,dengan pelan salah seorang mengambil radio panggilnya dan berbicara dengan atasannya.,tak lama kemudian seorang perwira polisi yang tidak bukan Iptu Riko memasuki pondok itu,anak buah sibrewok langsung saja mengeledah dan mengambil senjata milik Riko.
" Lepaskan gadis itu....toh apa yang kalian butuhkan telah kalian dapatkan.....ujar Riko dengan tenang,
" banyak bacot lo....emang gw dah dapat tebusan dari orang tua gadis ini,kalau saja kalian tidak ikut campur sudah pasti gadis ini dah berkumpul ma orang tuanya karena jujur gw hanya mau uang dan mobilnya aja,tapi kerana kebodohan kalian yang ikut campur,mau tidak mau gadis ini gw sandera buat gw jadiin tiket gw keluar dari hutan ini dengan selamat,tapi gw gak menjamin keselamatn gadis ini lagi...faham loe..?? bentak sibrewok.
" sekarang lo suruh anak buah lo menyingkir atau lo akan melihat gadis ini dengan kepala bolong.....
Dengan Radio Iptu riko terpaksa menyuruh anggotanya menyingkir dan membiarkan para perampok itu beranjak keluar, orang tua Liza yang ada diluar bersama polisi langsung berteriak histeris melihat anak gadis kesayangannya masih berada ditangan para penjahat itu,tapi mereka tidak bisa berbuat apa apa karena memikirkan keselamatan anak mereka,disaat sibrewok akan menarik Liza masuk kemobil,tiba tiba saja ada sekelebat bayangan menubruk sibrewok sehingga kehilangan keseimbangan dan menyebabkab Liza ikut terpelanting jatuh kedalam semak,polisi langsung bergerak menyelamatkan liza  dan meringkus anggota perampok yang lain tapi sebelum mereka meringkus sibrewok,pria itu sudah bangkit dan kembali menodongkan senjatanya kesosok bayangan yang brdiri didepannya.
" Indraaaa.....serentak Iptu Riko dan liza berteriak ketika menyadari yang menubruk boss perampok itu adalah Indra.,pemuda itu malah dengan tenang melangkah mendekati pemimpin perampok yang menodongkan senjata kepadanya.
" Keparat  lagi2 lo yang menghalangi jalan gw,belum puas nerima peluru gw? bentak sibrewok dengan marah

" Belom boss....abis peluru lo gurih sih.... peluru lo kemaren cuma gw jadiin cemilan doang..pakai apa sech?masih banyak gak? tanya pemuda ini dengan konyol.
" Indraa...apa apan sih kamu? bukannya kamu janji gak akan bertindak bodoh,tapi kalau ini bukan bodoh lagi tapi tolol....teriak Iptu Riko kesal karena Indra melanggar janjinya,disamping kesal,dilubuk hatinya Iptu riko juga mencemaskan keadaan Indra,pemuda ini seolah tidak rela kalau Indra terluka kembali,Dia sudah terlanjur menyukai pemuda itu dan mengganggapnya sebagai adik,tapi ia jg tidak bisa berbuat banyak.
" Sorry bang....cuma itu yang keluar dari mulut pemuda itu dengan tenang dan terus melangkah maju mendekati sibrewok yang sudah mulai kalap melihat kenekatan pemuda itu.
" Keparat....lo rasain ne kebodohan lo....makan ne peluru gw....teriak pria brewok sambil menembak dengan kalap,letusan beruntun terdengar beruntun keluar dari moncong senjata begajul itu,Liza langsung berteriak histeris sambil menutup matanya,ia tidak kuat melihat pemuda yang dicintainya diberondong peluru,Iptu Riko yang melihat Indra diberondong puluhan peluru hampir kalap,ia merebut senjata laras panjang dari salah satu anggota polisi,tapi langkahnya tertegun melihat pemandangan didepan matanya,Indra masih berdiri tenang sambil menyambut puluhan peluru bersarang didadanya,bukan hanya riko yang tertegun melihat kejadian itu,polisi yang ada disitu jg melongo melihatnya,termasuk sibrewok....ekspresi wajahnya melongo seperti melihat hantu dising bolong,karena mustahl pemuda itu bisa kebal,padahal beberapa hari yang lalu pemuda itu hampir meregang nyawa dimoncong senjatanya.
" Lo...lo....bukan manusia...lo hantu ya? teriak sibrewok dengan gugup.
" Ho ohh...gw datang menuntut balas kematian gw.....jawab indra sambil memasang wajah seram,tapi bukannya kelihatan seram,malahan wajahnya terlihat konyol,sibrewok yang akhirnya menyadari bahwa yang didepannya bukan hantu atau dedemit karena melihat ekspresi konyol Indra dan ia juga melihat kaki indra nginjak tanah....melemparkan senjatanya sudah mulai kosong kearah indra.
" Kutu kupret....mo jual tampang depan gw? boleh...hadapin dulu mainan gw...teriak sibrewok masang kuda kuda,ternyata perampok itu punya simpanan juga.
" mainan apa nech? kalau mainan lo cuma odong2 gw malas ahh....itu mainan anak umur tiga tahun,tapi kalau roulette boleh tuch....hehehehehehehehehe....jawab indra membuat telinga perampok itu memerah,selama ini dia paling ditakuti karena kekejamannya serta dikenal sebagai jawara yang memilki ilmu kebal warisan engkongnya,tanpa pikir panjang ia langsung menerjang kearah indra,tapi inndra hanya memiringkan badannya sehingga pukulan sibrewok lewat 1 inci dari dadanya...merasa pukulannya meleset,brewok menarik pukulannya disertai tendangan kearah selangkangan Indra,menyadari alat vitalnya yang dijadikan sasaran,Indra melompat dan berputar seratus delapan puluh derajat
" kraak..kraaak....kaki Indra menyapu pukulan dan tendangan sibrewok yang menyebabkan tangannya langsung patah tebu,belum menyadari apa yang terjadi,tiba tiba kaki indra kembali mendarat didadanya sehingga pemimpin perampok itu terjungkal kebelakang,ia mencoba bankit tapi roboh kembali,karena begitu ia bangkit indra menjatuhkan badannya dan melakukan gerakan mengunting sehingga kedua kaki sibrewok ikut patah,sehingga dedengkot perampok itu hanya bisa berteriak kesakitan,dari hdungnya mengucur darah segar karena jotosan indra kembali bersarang dihidungnya,Indra tidak mau berlama lama,ia sudah sangat geram melihat kelakuan penjahat yang sudah berulangkali meresahkan penduduk ini,ditambah perlakuan yang dialaminya beberapa hari yang lalu membuat indra tidak tanggung tanggung bertindak untuk secepatnya melumpuhkan sibrewok
karena melihat sibrewok sudah tidak berdaya,polisi langsung meringkusnya dan mengiringnya kedalam mobil polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya selama ini.
Melihat Indra tidak apa apa,Liza langsung melepaskan diri dari orang tuanya dan menghambur kepelukan Indra,gadis ini menangis bahagia karena pemuda yang dicintainya itu baik baik saja.
Iptu Riko yang sedari tadi sudah gemas melihat kelakuan Indra,tanpa komando langsung saja menjitak kepala pemuda itu..
" Anak setan...kau buat abang jantungan......Teriak Riko dengan perasaan gemas dan terharu.
" Hehehehehe.....Indra hanya nyengir melihat ekspresi Iptu Riko
" Ehh....kok kamu bisa kebal sech? kan kita belajar sama -sama,siapa yang nagajarin? tanya Riko penasaran.
" Pak adang...jawab Indra sinkat
" Wah curang...kita belajar bareng kok cuma kamu yang dikasih....ujar Iptu Riko
"....Pokoknya kamu harus ngajarin ilmu itu....sambung Riko kembali.
" Beneran abang mau..? tanya Indra
" Ya iyalah....
" Kalau gitu...nech buat abang aja dech....ujar Indra sambil mengeluarkan sessuatu dari balik bajunya.
" Haahhh...piring kaleng? teriak Iptu riko kaget sewaktu ia melihat Indra menyerahkan 3 buah piring kaleng kepadanya.
" Yo'i my bro....itu namanya piring kaleng,seperti yang saya bilang tadi itu pemberian pak adang,masa abang lupa kalo tu piring kita pake buat tempat ubi goreng tadi malam? jawab Indra sambil tertawa ngakak.
" Ehh anak setan...tunggu dulu....kalau hanya piring kaleng,gak mungkin kamu bisa nahan terjangan puluhan peluru tadi kalau kamu gak nyimpan sesuatu...hayo jujur gak? sahut Iptu riko penasaran
" Ehh untung diingetin bang....emang sech indra pakai yang lain..jawab indra polos
" nah lo...akhirnya ngaku juga lo...hayo bilang...kamu pakai ilmu apa? cecar Iptu Riko gembira karena berhasil juga mengorek rahasia Indra
" Pakai ilmu fisika bang...jawab indra singkat
" ehh anak setan...jangan main main lagi...teriak Riko mulai kehabisan kesabaran karena merasa dipermainkan Indra.
" Yee...gak percaya amat sech? biar abang gak tembus peluru,abang pake apaan? Indra balik bertanya
" ya pakai rompi anti peluru...jawab Riko singkat
" nah itu dia bro....tadi indra minjam punya bapak polisi yang ada dimobil,hampir saja kelupaan,untung aja abang ingatin...jadiiii...sekalian tolong balikin ya bang....jawab Indra sambil menyerahkan sessuatu ketangan Iptu riko seraya nyengir kuda...
" Emang setan kau ndraaaaaaaaaaaa......teriak Riko sambil membanting rompi itu ketanah,kejadian konyol itu disambut tawa riuh semua yang ada ditempat kejadian.

" liza...ayo kita pulang kepakanbaru....tiba tiba papa liza menarik tangan liza untuk diajak pulang.
" Gak ahh...tujuan liza kesini mau liburan,masa liburan blom jadi dah diajak pulang....tolak Liza sopan
" Tapi za....
" Pa...dengarin liza dulu....za belum mau pulang,liza mau menghabiskan sisa liburan liza disumbar ini,kalau masalah keselamatn liza.papa gak perlu kuatir karna indra pasti menjaga keselamatn za,buktinya papa liat sendiri tadi kan? sahut liza kembali.
" Betul kata putri bapak,biarkan saja dia menghabiskan sisa liburannya,lagian dia butuh refreshing buat menghilangkan rasa trauma yang dialaminya,masalah keselamatan putri bapak,tanggung jawab kami.saya yang menjamin pak...!! Iptu riko memberikan penjelasan serta jaminan bahwa Liza aman bersama indra dan dirinya.,sambil menghela nafas,pria parobaya itu mendekati Indra..
" Ndra....om titipkan liza padamu,apapun yang terjadi,kamu harus bertanggung jawab menjaga keselamatannya sampai pulang kepekanbaru....ujar pria itu
" baik Om...saya janji akan menjaga keselamatn Liza selamanya..jawab Indra dengan sopan
liza yang mendengar ucapan indra memandang indra dengan tatapan heran,apa maksud perkataan indra akan menjaganya selamanya,apakah ini berarti indra juga mencintainya? entahlah biar waktu saja yang akan menjawab.


***********************************************************************************

Setelah menyelesaikan masalah mereka dikantor polisi,Indra dan liza pun mohon pamit kepada Radyas untuk melanjutkan perjalanan kekampung ibu nya indra yang sebetulnya tidak begitu jauh dari tempat radyas,hanya berjarak sekitar 5 km,setibanya didesanya,indra pun disambut adik ibunya ( Etek ) dengan air mata haru,ternyata apa yang dialami Indra sudah sampai ketelinga wanita ini,tapi dia tidak tau harus bagaimana.selama itu wanita ini hanya bisa berdoa agar Allah memberikan keselamatn terhadap keponakannya ini,Alhamdulillah doanya terkabul.
" Indra gak apa tek...jangan nangis lagi...sahut Indra berusaha menenangkan perasaan eteknya
" Iya nak...etek senang kau tidak apa apa....jawab wanita ini begitu ia menyadari kalau indra tidak datang sendiri tapi diiringi oleh seorang gadis cantik dan seorang pemuda tegap,mereka adalah Liza dan Iptu Riko.
" Mari masuk nak...maaf etek terbawa perasaan.....ujar wanita ini mengajak indra dan kedua temannya masuk rumah.
setelah berbncang,Iptu Riko pun pamit kapada semua yang hadir karena ia pun harus melanjutkan perjalanannya pulang ke Padang dan kembali kerutinitasnya sebagai perwira di POLDA Sumatra Barat,dengan ucapan terimaksih,mereka melepas kepergian IPTU Riko,sebelum berangkat,dia berpesan agar kalau sempat agar indra dan liza menyempatkan diri singah kepadang,karena malam sebelumnya,Iptu Riko dan Indra telah membuat ikrar janji membuat ikatan keluarga,yach...mereka saling berikrar menjalin hubungan persaudaraan dalam susah maupun senang karena Iptu riko tidak punya adik laki laki,
" Oh ya ndra...ajaklah pacarmu makan dulu,kasihan kayaknya dia sudah lapar...sang etek menyuruh indra mengajak liza makan
" Yee...etek terlalu berharap,lagian siapa mo nganggap ne anak jadi menantu? dia bukan pacar saya tek...jawab indra sambil nyengir mendengar ucapan eteknya,.
" Ihh jahat banget seh ndra? sahut Liza sambil mencubit tangan Indra,tapi jujur hatinya sempat senang sewaktu dibilang pacarnya Indra
" hehehehehehe...indra hanya tersenyum konyol
" Makan dulu gih sana....aku blum lapar,dah lama betul gak mancing ke sinamar nech....jawab indra sambil mengambil peralatan mancing sederhana didapur.
" Ikut...teriak liza sambil mengejar Indra yang sudah melangkah keluar
" Lho kok g jadi makan? tanya wanita tua itu sewaktu melihat kedua sejoli itu malah melangkah keluar
|" nanti aja lah tek...kami belum lapar,sepulang dari mancing ja kami makan..jawab indra sambil melanjutkan langkahnya menuju sungai yang membelah desa nya itu.
sesampainya ditepi batang sinamar,Indra langsung duduk dibawah pohon dan melemparkan mati kailnya kedalam sungai,liza pun ikut dudk disampingnya.
" Ndra...aku boleh nanya gak? tanya liza perlahan
" Hmm...jawab indra singkat
" apa menurut kamu aku kurang cantik?
" Heeh...? maksud kamu apa sech? indra balik bertanya
" Apa tidak ada ruang dalam hatimu buat diriku ndra?tanya liza kembali
" Ada...kamu sudah kuletakkan dalam hatiku...sebagai sahabat...jawab Indra
" Ndra...aku boleh jujur nggak?sebenarnya aku ingin kamu anggap lebih dari sekedar sahabat....
sambil menghela nafas indra pun menatap liza.
" Za...kamu tu cantik,semua orang mengakui itu,tapi jujur...aku belum bisa memberikan lebih dari sekedar sahabat,aku masih harus memikirkan masa depanku,kamu kan tau kalau aku berasal dari keluarga tidak mampu,tidak mungkin rasanya aku bermimpi bisa memberikan lebih dari apa yang ada sekarang ini...
" Tapi aku mencintai mu ndra...aku tak perduli siapa kamu...teriak liza sambil menangis
" Aku tahu za...tapi aku blm berani mncintai mu,biarlah rasa ini berkembang dengan sendirinya....jawab indra sambil merangkul liza kedalam pelukannya,
Tangis liza akhirnya reda,otaknya sudah bisa berfikir jernih lagi,cinta memang tidak bisa dipaksakan,toh walau indra masih mengganggapnya sahabat tapi perhatian indra kepadanya tidak pernah berkurang,liza masih bisa mendapatkan kasih sayang indra walaupun hanya dalam kadar seorang sahabat,tapi baginya itu sudah cukup.
" Ehh za....sebetulnya kalau dipikir pikir...kita jauh lebih beruntung dari orang pacaran lho za..? ujar Indra pelan
" Apa untungnya? tanya liza dengan bingung
" Coba kamu bayangkan...orang pacaran selalu terikat hanya dengan pasangannya saja,dan suatu saat bisa putus,tapi kita...persahabatn kita tidak akan pernah putus dan kita akan tetap saling memiliki satu sama lain,tapi yang paling menguntungkan,kita tidak harus terikat satu sama lain....
" Maksud kamu? tanya lza lagi
" iya...apa gak asyik tuh..kamu bisa ngelaba cowok ganteng dan aku juga bisa ngelaba cewek cantik tanpa harus kuatir kita putus....betul gak? tanya indra sambil tertawa ngakak
" Dasar manusia sedeng.....tapi bener juga sech.....hehehehehehehehe...Liza akhirnya ikut juga tertawa setelah merenung sekian lama,biarlah waktu yang akan memelihara cintanya kepada Indra,walau tanpa disadarinya,indra sebetulnya mempunyai perasaan yang sama dengan nya,cuma pemuda ini belum punya niat untuk menunjukkan cintanya,biarlah waktu yang akan menentukan nasib cinta mereka.

mentari sore diufuk barat memancarkan sinar keemasannya seolah memayungi cinta terpendam dua sejoli ini.










Tamat

***********************************************************************************

Tunggu kelanjutannya pada serial harimau sago berikutnya
lagi ditulis bro....sabar ya....!!
see you @ next edition....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar