JAKARTA (voa-islam.com) –Banyanya cibiran atas kemurtadannya, Asmirandah ngadu ke
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengungkapkan kegalauannya. Pemeran film
‘Ketika Cinta Bertasbih’ ini meminta kepada masyarakat dan media tidak mempersoalkan
keputusannya tersebut.
"Ini sudah melampaui privacy,
melewati batas pribadi saya. Aku minta dihargai. Untuk keyakinan saya, itu
urusan saya sama Tuhan. Saya mohon dari masyarakat maupun media untuk lebih
bijak menanggapi berita,"ujarnya di Kantor KPI, Jalan Gajahmada, Jakarta
Pusat, Rabu, (29/1/2014)
Andah –sapaan akrabnya- terlihat
semakin bangga dengan dosa yang bisa menyebabkan dirinya kekal di neraka
tersebut. Muncul pernyataan darinya, dirinya tidak mau berpusing-pusing dengan
komentar masyarakat.
"Orang-orang di luar mencibir,
saya enggak permasalahkan itu. Buat saya semua orang bebas dan punya hak
menilai saya seperti apa," ucapnya yang dikutip tribunnews.com.
Isu Andah murtad dari Islam ramai
setelah muncul foto ‘mirip’ dirinya dan Jonas Rivanno yang sedang ibadat di
gereja. Laporan Liputan6.com, pengirim foto menuliskan lampiran keterangan
bahwa foto tersebut diambil di sebuah gereja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta
Utara. Hanya saja, menurut Liputan6.com, si pengirim tidak mencantumkan tanggal
peristiwa.
Kepada media (Rabu, 29/1/2014),
Asmirandah yang juga pemain film ‘Dalam Mihrab Cinta’ ini mengakui foto
tersebut adalah dirinya. Andah juga mengakui dengan terus terang dirinya sudah
berpindah keyakinan, yang dalam Islam disebut dengan murtad. [Baca: Musibah Besar! Muslimah Murtad Supaya Dinikahi Pemuda Kafir]
"Saya jelaskan di sini. Saya
akui itu foto saya. Jangan bilang foto ini mirip Asmirandah. Mana mungkin sih
ada dua orang kembar, terus bersama lagi, kan nggak mungkin. Media itu pintar
mencermati, apalagi masyarakat sudah cukup cerdas," katanya. [PurWD/voa-islam.com]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar