Kamis, 30 Januari 2014

ANTIPASI KENAKALAN REMAJA DIKOTA PADANG

Kemerosotan moral serta meningkatnya angka kenakalan pelajar  di Kota padang  butuh perhatian dari lembaga pendidikan untuk mencari solusi. Hal tersebur tidak terlepas dari peranan seorang  guru yang menjadi panutan bagi generasi penerus bangsa. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Padang, Indang Dewata mengatakan, selain kewajiban seorang guru membangun kualitas intelektual siswa. Sekolah, katanya, perlu memberikan training emotional kepada peserta didik. Hal tersebut sama pentingnya dengan pengembangan ilmu teknologi yang kini gencar dilakukan.
Untuk mengimbangi perkembangan teknologi informasi maka para siswa harus dibentengi dengan nilai-nilai budi pekerti luhur dan nilai-nilai religius lewat pembinaan mental dan spiritual,” ujar Indang

Disebutkan, dunia pendidikan punya tanggung jawab terhadap berbagai prilaku menyimpang generasi penerus. Profesi kependidikan, kata dia, harus  profesional, mampu memiliki kompetensi sosial, kepribadian sebagai panutan dalam mengembangkan intelektual tetapi juga budi pekerti.
“Sebab dengan budi pekerti serta nilai iman yang baik, bisa membekali para pelajar dari pengaruh negatif perkembangan dunia informasi dan teknologi sekarang, agar tidak terjadi lagi kenakalan pelajar “ ungkap Indang.
Ditambahkan Indang, training emotional tersebut merupakan kegiatan positif dan harus diikuti sekolah-sekolah yang lain. Karena pembinaan watak dan mental siswa diharapkan bisa mengubah perilaku siswa menjadi lebih baik.

Sumber bacaan : Pos metro Padang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar